Pelatih Skotlandia Beberkan Alasan Bhayangkara FC Gagal Pertahankan Gelar Juara Liga 1
INDOSPORT.COM - Juara Liga 1 2017, Bhayangkara FC musim ini sudah tak mampu mempertahankan gelar yang diraihnya musim lalu.
Meski berada di papan atas, The Guardians tak lagi berpeluang mengulang kesuksesan musim lalu lantaran pertandingan hanya menyisahkan dua laga dan tim asuhan Simon McMenemy itu sudah terpaut jauh poinnya dengan dua pesaing juara PSM Makassar (posisi pertama dengan 57 poin) dan Persija Jakarta (posisi kedua dengan 56 poin).
Hingga memasuki pekan ke-33, Bhayangkara FC baru mengumpulkan 49 poin sehingga saat ini tim yang bermarkas di Stadion PTIK, Jakarta Selatan itu fokus untuk mengamankan posisi tiga besar. Peluang juara itu hilang usai Bhayangkara kalah 0-1 dari Persebaya Surabaya pada pekan ke-32.
"Kami sudah tahu di laga kemarin melawan Persebaya, itu berat. Kami tidak mungkin juara. Jadi sekarang, kami ingin maksimalkan susa laga untuk dekat dengan peringkat kedua," kata Simon McMenemy.
Kendati cukup konsisten di musim ini, Simon mengatakan timnya punya kelemahan mendasar yang membuat mereka tak mampu mempertahankan gelar juara Liga 1. Salah satu hal pelik yang membuat Bhayangkara kesulitan bersaing adalah tidak adanya striker asing yang tajam di skuat The Guardians seperti halnya musim lalu.
"Saya bangga sama pemain, mereka bisa konsentrasi dan bertarung sampai menjelang akhir musim. Di luar itu ada kesulitan, contohnya, kami hampir sepanjang musim tidak bermain dengan striker asing, tapi saya tetap bangga dengan yang dicapai hingga saat ini," beber pelatih asal Skotlandia tersebut.
Musim ini Bhayangkara FC memang tidak banyak menggunakan jasa striker asing. Satu-satunya juru gedor asing yang didatangkan adalah Elio Martins dan itupun di rekrut pada putaran kedua untuk menemani Marinus Wanewar dan Herman Dzumafo.
Terus Ikuti Perkembangan Sepak Bola Seputar Liga 1 Hanya di INDOSPORT.COM