x

Meracik Dream Team Persija Jakarta Bersama Ivan Kolev di Liga 1 2019

Rabu, 16 Januari 2019 11:31 WIB
Editor: Coro Mountana
Meracik Dream Team Persija Jakarta Bersama Ivan Kolev di Liga 1 2019

INDOSPORT.COM – Sesungguhnya mempertahankan gelar juara lebih sulit dibanding meraihnya, hal itu yang sangat dipahami oleh Persija Jakarta. Mempertahankan gelar juara Liga 1 yang diraih musim lalu bukanlah perkara mudah.

Apalagi Persija Jakarta sudah ditinggal oleh sejumlah pilar di musim lalu seperti pelatih Stefano Cugurra alias Teco, bek Jaimerson Xavier, hingga pemain terbaik Liga 1 musim lalu yaitu Rohit Chand. Praktis, perlu perbaikan yang konkret dari Persija Jakarta jika ingin mempertahankan gelar juara.

Baca Juga

Salah satu langkah yang diambil oleh manajemen Persija Jakarta adalah merekrut pelatih sekaliber yang pernah tangani Timnas Indonesia yaitu Ivan Kolev. Bahkan usut punya usut, Ivan Kolev ternyata pernah menangani Persija Jakarta sehingga dirinya pasti sudah paham betul ‘dapur’ dan kultur tim.

Tentu akan menjadi sangat menarik melihat sepak terjang Ivan Kolev dalam meracik dream team atau tim impiannya bersama Persija Jakarta dalam mengarungi kompetisi Liga 1 2019. Bagi Jakmania, mereka pastinya berharap agar dream team hasil racikan Ivan Kolev dapat setidaknya menyamai pencapaian Teco.

Baca Juga

Berikut INDOSPORT mencoba untuk mengulasnya dalam meracik dream team Persija Jakarta bersama Ivan Kolev di Liga 1 2019.


1. Kiper dan Lini Pertahanan

Andritany melakukan pemanasan jelang laga Persija vs Selangor FA

Jika mengacu pada Transfermarkt, Ivan Kolev adalah tipe pelatih yang gemar menggunakan formasi menyerang 4-3-3. Hal itu dapat dilihat ketika Kolev masih mengasuh PS TIRA dimana dirinya kerap menggunakan formasi tersebut sebagai pakem utamanya.

Di posisi penjaga gawang, rasanya nama Andritany Ardhiyasa masih sangat sulit untuk digeser terlebih statusnya saat ini sebagai kiper nomor satu di Timnas Indonesia dan kapten Persija Jakarta. Bermain dalam 19 laga di Liga 1 2018 dengan mampu menciptakan 7 kali nirbobol adalah contoh betapa tangguh dirinya dalam mengawal kesucian gawang Persija.

Permasalahan Persija Jakarta mungkin ada pada posisi pelapis dari Andritany Ardhiyasa yang diisi oleh para kiper muda seperti Daryono dan Gianluca Pagliuca Rossy. Mungkin akan menjadi perjudian dari Persija Jakarta jika menurunkan mereka yang masih minim jam terbang jika Andritany absen.

Baca Juga

Di posisi bek sayap kiri, Rezaldi Hehanusa adalah nomor satu di Persija Jakarta dengan torehan 3 gol dan 2 assists di musim lalu. Rezaldi merupakan contoh terbaik untuk bek kiri modern yang mampu melakukan overlapping yang ditunjang dengan tendangan keras dan umpan terukur.

Sedangkan di bek kanan, posisi tersebut tampak masih akan diberikan kepada Ismed Sofyan yang sudah bermain dalam 25 pertandingan dengan 5 assists di musim lalu. Meski sudah berusia 39 tahun, Ismed Sofyan masuk dalam kategori tua-tua keladi karena masih sanggup bermain konsisten di Liga 1.

Ismed Sofyan dikawal ketat pemain arema.

Sementara itu posisi duet bek tengah akan menjadi rebutan bagi Vava Yagalo, Ryuji Utomo, dan Maman Abdurahman. Dalam persaingan itu tampaknya Ryuji Utomo dan Maman Abdurahman tampaknya akan lebih diprioritaskan karena reputasi dan peformanya selama ini.

Uniknya Ryuji Utomo dan Maman sama-sama pernah memperkuat Timnas Indonesia, hanya saja itu terjadi di generasi yang berbeda. Bisa jadi duet ini akan terlihat seperti Ryuji Utomo yang telah menimba ilmu di Thailand akan melanjutkan ‘belajarnya’ langsung dari Maman.

Kiper: Andritany Ardhiyasa

Bek Sayap: Rezaldi Hehanusa (kiri) dan Ismed Sofyan (kanan)

Bek Tengah: Maman Abdurahman dan Ryuji Utomo


2. Lini Tengah

Sandi Sute juara Liga 1 bersama Persija Jakarta

Dalam formasi 4-3-3, lini tengah merupakan kunci dari permainan suatu tim, ada banyak variasi seperti menempatkan satu playmaker dengan 2 gelandang bertahan atau sebaliknya. Atau jika Ivan Kolev ingin menerapkan variasi lain seperti Liverpool yang bermain dengan 3 gelandang pekerja tanpa playmaker.

Jika melihat dari komposisi tim, tampaknya Ivan Kolev akan memainkan seorang gelandang serang dan satu gelandang pengangkut air yang bakal ditopang oleh gelandang bertahan. Untuk posisi di gelandang bertahan, Sandi Sute yang miliki kemampuan intersep yang sangat bagus dipastikan bakal jadi pemain inti seperti musim lalu.

Sedangkan gelandang serang yang bakal sibuk mencari celah di pertahanan lawan mungkin akan diberikan kepada Ramdani Lestaluhu. Pemain yang sudah bersama Persija Jakarta sejak 2014 itu miliki gaya main yang meledak-ledak serta itu ditunjang dengan visi brilian.

Baca Juga

Satu lagi posisi gelandang tengah yang mungkin akan menjalani free role adalah pemain baru Jakhongir Abdumuminov. Gelandang asal Uzbekitsan ini tampaknya memang diplot untuk menggantikan Rohit Chand.

Jakhongir miliki visi yang tak kalah brilian dengan Rohit Chand dan Ramdani Lestaluhu, itu terbukti ketika di tim sebelumnya ia kerap melepaskan tendangan keras dan umpan jauh yang presisi. Selain itu, Jakhongir juga sering melakukan intersep dengan bersih sehingga timnya dengan mudah dapat menguasai permainan.

Jakhongir Abdumuminov pemain Persija Jakarta.

Untuk posisi pelapis, nama-nama seperti Fitra Ridwan dan Yan Nasadit tentu harus bisa menggantikan peran pemain inti. Pasalnya Persija Jakarta bakal bermain di 3 ajang yang berbeda sehingga keberadaan pemain pelapis sangat dibutuhkan.

Gelandang Bertahan: Sandi Sute

Gelandang Tengah: Jakhongir Abdumuminov

Gelandang Serang: Ramdani Lestaluhu


3. Lini Depan

Bruno Matos Bahia resmi bergabung dengan Persija Jakarta.

Untuk lini serang, tiga penyerang akan diandalkan oleh Persija Jakarta yang bakal diisi oleh penyerang tengah dengan diapit oleh dua penyerang sayap. Di formasi 4-3-3, dua penyerang sayap yang cepat dan lincah adalah komponen utama dalam mengobrak-abrik pertahanan lawan.

Untuk itu sosok Bruno Matos dan Riko Simanjuntak diyakini bakal menjadi pemain inti di sayap kiri dan kanan. Bruno Matos merupakan sosok penyerang sayap kiri yang sangat tajam, berbahaya dan produktif di Liga Malaysia.

Baca Juga

Bayangkan saja bersama PKNS, Bruno Matos telah mencetak 13 gol hanya dalam 19 pertandingan saja. Ketajaman sebagai seorang penyerang sayap sangatlah penting karena ia dapat menjadi saluran gol alternatif jika penyerang tengah mandul.

Sedangkan di sisi kanan, nama Riko Simanjuntak tampaknya akan membuat para Jakmania sangat setuju. Pasalnya pergerakan lincah dan kecepatan bak kancil sangatlah menghibur Jakmania di Liga 1 musim lalu.

Tak hanya menghibur, dirinya juga efektif dalam memberikan assists yang telah mencapai di angka 10 bersama Persija Jakarta musim lalu. Selain itu, pergerakan yang eksplosif dari Riko Simanjuntak kerap menarik perhatian lawan sehingga rekan yang lain bisa berada di posisi bebas tanpa terkawal.

Riko Simanjuntak, bintang sepak bola Persija Jakarta

Marko Simic rasanya masih akan tetap menjadi penyerang tengah di Persija Jakarta dalam mengarungi Liga 1 2019. 17 gol yang sudah ia buat di Liga 1 musim lalu adalah bukti sahih jika ketajaman Simic adalah jaminan mutu Persija Jakarta untuk berprestasi di musim ini.

Di posisi pelapis, Persija Jakarta masih miliki sejumlah nama yang bisa diandalkan seperti Osas Saha, Bambang Pamungkas, dan Rudi Widodo. Sedangkan sejumlah nama seperti Novri Setiawan, Ahmad Syaifullah dan Frengky Kogoya akan menjadi pesaing utama dari Bruno Matos dan Riko Simanjuntak.

Penyerang Sayap: Bruno Matos (kiri) dan Riko Simanjuntak (kanan).

Penyerang Tengah: Marko Simic.

Meracik Dream Team Persija Jakarta Bersama Ivan Kolev di Liga 1 2019

Terus Ikuti Perkembangan Seputar Liga 1 dan Berita Olahraga Lainnya di INDOSPORT.COM.