Demi Persebaya, Hansamu Yama Rela Menumpang Truk dari Mojokerto
INDOSPORT.COM - Dalam perkenalannya secara resmi sebagai pemain sepak boia baru Persebaya Surabaya, Hansamu Yama Pranata secara gamblang menyebut bahwa mimpinya menjadi nyata dengan bergabung bersama klub bola Indonesia kebanggaan Bonek itu. Hansamu pun teringat momen saat ia rela menumpang truk demi menonton Persebaya.
Bukan hanya sebatas ucapan manis semata, karena Hansamu Yama mengaku sudah menjadi Bonek sedari kecil tinggal di Mojokerto.
Bahkan dirinya rela jauh-jauh menumpang truk dari Mojokerto ke Surabaya untuk menyaksikan pertandingan klub berjuluk Bajul Ijo itu.
”Waktu itu saya bersama-sama teman sekampung, berangkat ke Surabaya, estafetan untuk nonton Persebaya. Kalau orang sini istilahnya nggandol truk,” ungkap Hansamu lewat halaman resmi Persebaya Surabaya.
1. Cinta Persebaya Surabaya Karena Orang Tua
Pemain 24 tahun itu mengaku sudah sejak sekolah dasar (SD) sering mbonek dari Mojekerto untuk menonton langsung Persebaya Surabaya di stadion Gelora 10 november Tambaksari, Surabaya.
”Ayah saya Bonek, saya sering diajak mbonek sejak sekolah dasar,” kata Hansamu.
Salah satu pengalaman yan tak bisa dilupakan Hansamu sebagai suporter setia Persebaya Surabaya adalah ketika dirinya bersama sang Ayah hadir langsung di stadion menyaksikan pertandingan menghadapi Persija Jakarta tahun 2004 yang berujung juara bagi Bajul Ijo.
"Salah satunya saya nonton Persebaya lawan Persija pada 2004 di Tambaksari. Ketika itu Persebaya menang dan akhirnya menjadi juara,” imbuh pemain 24 tahun itu.
Mantan pemain Barito Putera yang lahir tanggal 16 Januari 1995 di Mojokerto dan tumbuh besar di kawasan kabupaten di Jawa timur itu.
Seperti banyak masyarakat di kawasan sekitar Surabaya, dirinya sudah mengidolakan Persebaya sejak kecil, bahkan juga sempat mencicipi karier junior dalam kompetisi internal Persebaya.