3 Bek yang Lebih Layak Dipanggil Timnas Indonesia ketimbang Otavio Dutra
INDOSPORT.COM - Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, baru saja merilis 27 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC). Pemanggilan pemain itu sebagai persiapan untuk menghadapi pertandingan uji coba internasional melawan Myanmar pada Senin (25/02/19).
Dari 27 pemain yang dipanggil Simon McMenemy, terdapat dua nama pemain asal Persebaya Surabaya yakni Hansamu Yama Pranata dan Otavio Dutra. Masuknya nama Otavio Dutra tentu cukup mengejutkan.
Bagaimana tidak, proses naturalisasi yang saat ini dijalani oleh Dutra masih berjalan. Namun, namanya sudah masuk dalam daftar susunan pemain Timnas Indonesia dibawah arahan Simon McMenemy.
Terlepas dari status Dutra yang ingin menjadi WNI, sejatinya ada bek-bek lain yang lebih layak mendapat panggilan Timnas. Siapa saja mereka? Berikut rangkumannya.
1. 1. Victor Igbonefo
Victor Igbonefo merupakan salah satu pemain naturalisasi yang cukup sukses bermain di tim nasional Indonesia.
Sampai saat ini pun sejatinya Igbonefo masih sangat layak untuk dipanggil mengisi slot bek tengah timnas.
Ia selalu menjadi pemain inti di tim yang dibelanya. Musim lalu, saat berseragam Persib, ia bermain sebanyak 27 kali di liga 1 dan membawa Maung Bandung finis di posisi empat.
Igbonefo termasuk pemain dengan jam terbang yang sangat tinggi di kompetisi Indonesia. Sebagai bek, pemain 32 tahun ini memiliki kekuatan fisik yang bagus serta lihai dalam menghalau bola-bola atas.
Secara usia, pengalaman, maupun skill, Igbonefo masih sangat layak membela timnas ketimbang Otavio Dutra.
2. 2. Arif Satria
Indonesia sepertinya harus mulai meninggalkan kebiasaan menggunakan pemain-pemain naturalisasi. Mengapa? karena sepak bola Indonesia kini telah lebih berkembang di banding masa lalu.
Di skuat timnas senior saat ini, pelatih Simon McMenemy memanggil empat pemain naturalisasi. Khusus untuk Otavio Dutra, sejatinya ada pemain lain yang kiprahnya patut untuk ditunggu.
Sosok itu tak lain adalah Arief Satria, si pemain kejutan asal Persela Lamongan. Pemuda kelahiran 17 September 1995 ini mampu menampilkan penampilan yang konsisten di lini belakang Persela.
Hal ini terlihat dari statistik penampilannya di Liga 1 musim lalu yang mencapai 32 laga. Itu artinya ia hampir selalu dimankan oleh pelatih Aji Santoso.
3. 3. Ryuji Utomo
Ryuji Utomo memang telah semusim meninggalkan Liga Indonesia. Namun, bukan berarti kemampuannya harus dikesampingkan.
Bersama PTT Rayong, ia berhasil membantu klub meraih tiket promosi ke Liga Primer Thailand. Kini, di Persija Jakarta ia kembali menjadi pilar tim, setidaknya sampai awal 2019 ini.
Ryuji mampu tampil apik bersama Maman Abdurrahman di lini belakang Persija selama kualifikasi Liga Champions Asia.
Bahkan, Jakmania menilai penampilannya lebih gahar dari bek asing baru Macan Kemayoran, Neguete.
Ikuti Terus Perkembangan Timnas Indonesia dan Berita Olahraga Lainnya Hanya di INDOSPORT.COM