x

Legenda Olahraga: Djajang Nurdjaman, Terlahir untuk Bawa Persib Juara

Kamis, 4 Juli 2019 19:26 WIB
Penulis: Arief Tirtana | Editor: Ivan Reinhard Manurung
Djajang Nurdjaman pelatih Persib Bandung.

INDOSPORT.COM - Djajang Nurdjaman terlahir sebagai sosok yang selalu bisa menghadirkan juara untuk Persib Bandung di berbagai jenjang kariernya.

Lahir di Majalengka 30 Maret 1959, Djajang Nurdjaman menjadi satu diantara banyak anak Parahyangan yang berhasil mewujudkan mimpinya menjadi bagian skuat Persib Bandung.

Bukan hanya sekadar bergabung, namun pria yang akrab disapa Djanur itu juga mampu melengkapinya dengan capaian prestasi luar biasa.

Baca Juga

Awal Karier

Melambung bersama Persib Bandung, Djajang Nurdjaman sebenarnya tak mengawali karier di klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat itu.

Djajang justru mengawali karier sepak bolanya sebagai pemain profesional di klub Galatama, Sari Bumi Raya. Di klub yang setengah pemainnya berstatus sebagai Sarjana itu, Djajang merupakan bagian pertama Sari Bumi Raya di musim 1979.

Di klub sepak bola yang awalnya bermarkas di Bandung itu, Djajang cukup setia. Bahkan ketika Sari Bumi Raya pindah markas ke Yogyakarta, Djajang tetap setia mengikuti.

Baca Juga

Bertahan empat musim di Sari Bumi Raya, pada tahun 1985, Djajang akhirnya hijrah ke klub Galatama lainnya, Mercu Buana Medan. Di tanah Sumatera, Djajang mengembara hingga pertengahan tahun 1985, sata klub yang dibelannya dinyatakan bubar.

Bubarnya Mercu Buana Medan itupula yang mengawali karier panjang Djajang Nurdjaman dengan klub sepak bola daerah kelahirannya, Persib Bandung.


1. Hijrah ke Persib Bandung

Djajang Nurjaman (dibopong) merayakan gelar juara bersama Persib.

Seakan memang berjodoh dengan Persib Bandung, pemain yang berposisi sebagai pemain tengah itu tak butuh waktu lama untuk mendulang sukses. Pada kompetisi Perserikatan tahun 1986, Djajang berhasil membawa klub barunya itu menjadi juara.

Bukan hanya sekdar menjadi bagian, bahkan Djajang saat itu menjadi pahlawan di partai puncak menghadapi Perseman Manokwari di Stadion Utama Senayan. Gol semata wayang Djajang membuat klub berjuluk Pangeran Biru itu menang tipis 1-0 dan membawa gelar ke Kota Kembang.

Karier profesional Djajang sebagai pemain Persib Bandung juga disempurnakannya dengan dua lagi gelar juara untuk Persib Bandung. 

Baca Juga

Pertama pada musim 1990. Saat itu dirinya berkontribusi besar lewat satu asistnya di pertandingan final kontra Persebaya Surabaya, yang berakhir dengan skor 2-0.

Selanjutnya ketika kompetisi Perserikatan dan Galatama melebur di tahun 1994, Djajang yang juga merangkap sebagai asistant pelatih Indra Thohir, berhasil memberikan gelar juara kembali. 

Gelar yang juga memantapkan dirinya untuk gantung sepatu sebagai pemain dan melanjutkan karier ke jenjang kepelatihan bersama Persib U-23 pada tahun 1996.


2. Gelar Juara Sebagai Pelatih

Djajang Nurdjaman saat berhasil membawa Persib Bandung menjuarai Piala Presiden 2015.

Sempat kembali ke tim senior Persib Bandung sebagai asistant pelatih, mendampingi Arcan Iurie di rentan tahun 2006 hingga 2008. Djajang Nurdjaman akhirnya dipercaya penuh sebagai pelatih kepala memimpin skuat Persib Bandung di Liga Super Indonesia 2012/13.

Datang dengan romantisme gelar juara Liga Indonesia I, Djajang yang didampingi Indra Thohir sebagai Direktur Teknik, tak butuh watu lama untuk membawa klubnya kembali merengkuh juara.

Seakan memang dilahirkan untuk membawa Persib Juara. Di musim keduannya, atau di Liga Indonesia 2014, pria asli Majalengka itu berhasil menyudahi puasa gelar Maung Bandung sejak terakhir juara di tahun 1994 silam.

Baca Juga

Gelar juara itu sekaligus menyempurnakan statusnya sebagai legenda PersiB abndung yang paling sempurna. Berhasil memberikan juara dnegan status sebagai pemain, asistant pelatih dan juga pelatih kepala.

Sempat kembali memberikan gelar juara Piala Presiden 2015 untuk Persib Bandung, sayangnya karier Djajang harus berakhir di klub yang membesarkan namanya itu dengan tak cukup mengenakan.

Djajang terpaksa mengundurkan diri tepat di tanggal 15 Juli 2017, setelah timnya kalah dari Mitra Kukar dan tak mampu bernajak dari papan bawah Liga 1 2017. 

Selepas meninggalkan Persib Bandung dan beristarahat beberapa saat, Djajang kemudian melanjutkan karier di PSM Medan dan kini menukangi Persebaya Surabaya.

Persib BandungDjajang NurdjamanLegenda OlahragaLiga IndonesiaLiga 1Bola Indonesia

Berita Terkini