x

Ingin Balas Dendam ke Inter Milan, Kiper Ludogorets Punya Pemikiran Jenius

Kamis, 27 Februari 2020 19:20 WIB
Penulis: Edo Bramantio | Editor: Nugrahenny Putri Untari
Pemain Ludogorets Razgrad, Vladislav Stoyanov, optimistis timnya bisa menghadapi perlawanan Inter Milan di leg kedua babak 32 besar Liga Europa.

INDOSPORT.COM - Pemain Ludogorets Razgrad, Vladislav Stoyanov, memiliki pemikiran cerdas untuk bisa membantu timnya membalas dendam ke Inter Milan di leg kedua 32 besar Liga Europa 2019-2020.

Klub asal Bulgaria, Ludogorets Razgrad, akan kembali menghadapi raksasa Serie A Liga Italia, Inter Milan, di leg kedua 32 besar Liga Europa musim ini. Leg pertama digelar di Razgrad Stadium dan leg kedua di Giuseppe Meazza, Italia.

Di leg pertama pekan lalu, klub yang berjuluk The Eagles itu menelan kekalahan di kandang sendiri dengan skor 0-2. Nerazzurri sukses mencetak dua gol melalui Christian Eriksen pada menit ke-71 dan Romelu Lukaku pada menit ke-90+5.

Baca Juga

Kali ini, tugas Ludogorets menjadi lebih sulit karena bermain tandang di Giuseppe Meazza. Tertinggal dengan agregat 0-2 sementara ini, skuat asuhan Pavel Vrba itu harus menang setidaknya dengan skor 3-0 untuk bisa lolos ke 16 besar Liga Europa.

Meski sulit, penjaga gawang mereka, Vladislav Stoyanov, justru memiliki pola pikir brilian. Melansir dari laman portal berita olahraga Sempre Inter, kiper berusia 32 tahun itu mengatakan mereka harus mencetak gol terlebih dulu untuk memberi tekanan ke Inter Milan.

"Di leg pertama, kami telah bermain baik dan saya harap kami bisa tampil lebih baik lagi untuk menang di pertandingan kali ini. Di sepak bola, tidak ada yang tidak mungkin. Jika kami mampu mencetak gol terlebih dulu, mereka (Inter) akan mendapatkan tekanan yang besar," ujarnya.

Dari ucapan, Stoyanov mengungkap bahwa taktik Ludogorets hanya satu, yaitu mencetak gol terlebih dulu ke gawang Nerazzurri yang dijaga Samir Handanovic.

Stoyanov meyakini, dengan tertinggal minimal satu gol, Inter Milan akan tertekan dan mulai menggempur Ludogorets. Hasilnya, pertahanan mereka lengah dan bisa ditembus oleh klub Bulgaria itu lagi.

Baca Juga

Meski hal itu merupakan pemikiran yang jenius dan masuk akal, Inter Milan bukanlah tim sembarangan. Mereka mampu melakukan comeback meski tertinggal terlebih dulu, termasuk saat laga Derby della Madonnina kontra AC Milan beberapa waktu lalu, di mana Inter sukses menang 4-2 setelah tertinggal 0-2.

Ludogorets Razgrad tampaknya akan tetap kesulitan untuk bisa menang dan melaju ke 16 besar Liga Europa musim ini. Mereka menghadapi raksasa sekelas Inter Milan yang bukan hanya bertabur bintang, tapi juga punya pelatih berkelas seperti Antonio Conte.

Liga EuropaInter MilanLudogorets RazgradSepak BolaBerita Liga Europa

Berita Terkini

Berita Terpopuler