x

Fakta PS Hizbul Wathan, Klub Islami yang Depak Choirun Nasirin Akibat Kasus Narkoba

Selasa, 19 Mei 2020 16:44 WIB
Penulis: Tiyo Bayu Nugroho | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
Ada fakta menarik tentang PS Hizbul Wathan, sebuah klub nuansa islami yang depak kiper Choirun Nasirin akibat tersandung kasus narkoba.

INDOSPORT.COM - Ada fakta menarik tentang PS Hizbul Wathan, sebuah klub nuansa islami yang depak kiper Choirun Nasirin akibat tersandung kasus narkoba.

Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola tanah air di tengah wabah virus corona (COVID-19) yang melanda selama dua bulan terakhir ini.

Salah satu insan sepak bola nasional diketahui terjerat kasus narkoba. Sosok yang dimaksudkan ialah Choirun Nasirin, pria kelahiran Sidoarjo.

Pemain berusia 30 tahun itu diciduk oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur (BNNP Jatim), Minggu (17/05/20) waktu setempat.

Choirun Nasirin diketahui berposisi sebagai kiper. Dirinya ditangkap dengan beberapa rekan yang ternyata juga bergelut di dunia sepak bola nasional.

Eks penjaga gawang PSMS Medan, M. Choirun Nasirin.

Pasalnya, Nasirin kedapatan membawa barang bukti jenis methamphetamine sebanyak 50000 gram atau tujuh paket kala tengah menuju hotel di daerah Sedati, Sidoarjo.

Nasirin terancam hukuman pidana penjara paling minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup, sekaligus menutup kariernya di sepak bola.

Pemain yang berposisi sebagai kiper itu saat ini sebenarnya tengah bermain untuk klub Liga 2 2020, PS Hizbul Wathan (PSHW), dan dikontrak selama semusim penuh.

Mengetahui ada salah satu pemain yang melakukan tindakan hukum, manajemen PS Hizbul Wathan pun akhirnya mengambil sikap tegas dengan melepas Nasirin.

"Keputusan manajemen dia (Choirun Nasirin) dipecat dari skuat PS Hizbul Wathan karena terlibat narkoba," ujar Presiden PSHW Dhimam Abror, Senin (18/05/20).

Baca Juga
Baca Juga

Sadar tindakannya merugikan banyak pihak, Nasirin pun turut menyampaikan permohonan maaf kepada manajemen, pemain, serta suporter PSHW.

Di sisi lain, ada hal menarik yang bisa ditelisik bersama akan klub yang mengontrak Nasirin, yakni PSHW. Maka dari itu, berikut ini profil singkat PSHW.

Profil PS Hizbul Wathan

Juan Revi (kanan) didampingi Pelatih Kepala PSHW Yusuf Ekodono (kiri) dan Manajer PSHW Suli Daim (tengah) usai laga uji coba di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (7/3/20).

PSHW merupakak salah satu klub sepak bola profesional Indonesia yang berbasis di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur dan tengah berlaga di Liga 2 2020.

PSHW memiliki nama julukan, yakni Laskar Matahari. Lalu PSHW juga bermarkas di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo yang berkapasitas 30 ribu penonton.

Klub ini dimiliki oleh Kepemimpinan Daerah Muhamadiyah Jawa Timur dan diketuai oleh Dhimam Abror serta menunjuk Yusuf Ekodono sebagai pelatih.

Ternyata, PS Hizbul Wathan adalah klub baru hasil akuisisi. Sebab, sejarah awalnya tim ini cukup panjang dan jarang diketahui oleh para penggila sepak bola nasional.

Baca Juga
Baca Juga

Semula, ada sebuah klub bernama Persigo Gorontalo, yang berdiri sejak 1970. Persigo hanya berkecimpung di kasta bawah Indonesia.

Pada 2017, pemilik Persigo Ngateman setuju untuk merger dengan ASAT Malik. Kesepakatan tersebut pun menghasilkan perubahan nama menjadi Semeru FC dan berlaga di Liga 2.

Lalu, pada 2020, Semeru FC diakuisisi oleh organisasi yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan dan kini berubah nama dikenal sebagai PS Hizbul Wathan.

Klub Nuansa Islami

Pemain PS Hizbul Wathan berlatih di Lapangan UNESA.

PS Hizbul Wathan menjadi salah satu klub bernuansa islami di Indonesia pada era sepak bola modern. Tentunya, ada hal-hal unik di dalamnya.

Sebab, PS Hizbul Wathan hadir sebagai jalan dakwah bagi PW Muhamadiyah Jatim di dunia sepak bola. Diketahui pengelolaan PS Hizbul Wathan tetap profesional.

Riwayah PS Hizbul Wathan diketahui telah ada jauh sebelum Indonesia meredeka. Tepatnya 1918 silam, PS Hizbul Wathan turut bangun lapangan sepak bola di Yogyakarta.

Baca Juga
Baca Juga

PS Hizbul Wathan juga mencari sponsor dengan label halal. Bahkan, sponsor yang ingin mendanai klub ini harus lolos verifikasi dengan ketat.

Para calon sponsor dari luar harus benar-benar memiliki usaha yang halal serta tak bertentangan dengan ajaran agama Islam. Tentu kental sekali nuansa islami klub ini.

NarkobaLiga IndonesiaLiga 2FeatureBola IndonesiaM. Choirun NasirinBerita Liga 2Hizbul Wathan FC (HWFC)

Berita Terkini