x

Kumpulan Alasan Liga 1 Tetap Gereget Meski Ada Wacana Tanpa Degradasi

Selasa, 9 Juni 2020 11:25 WIB
Penulis: Tiyo Bayu Nugroho | Editor: Indra Citra Sena
Berikut ada deretan alasan kompetisi sepak bola nasional Liga 1 2020 tetap greget meski ada wacana tanpa degradasi.

INDOSPORT.COM - Berikut deretan alasan kompetisi sepak bola nasional Liga 1 2020 tetap gereget meski ada wacana tanpa degradasi.

Pentas Liga 1 2020 mulai ada titik terang setelah PSSI melakukan rapat virtual dengan perwakilan klub baru-baru ini. Muncul rencana kompetisi Liga 1 2020 bisa digelar Oktober mendatang dengan melihat situasi sekarang.

Pasalnya, kompetisi sepak bola nasional harus vakum sementara waktu akibat pandemi virus corona (COVID-19) yang melanda Indonesia sejak Maret.

Baca Juga
Baca Juga

Bergulirnya lagi pentas Liga 1 2020 tak lepas dari beragam protokol kesehatan yang harus dipatuhi bersama agar tak tertular COVID-19.

Mengingat sepak bola merupakan cabang olahraga yang mengundang massa. Sehingga, hal tersebut dirasa cukup wajar untuk benar-benar dipatuhi bersama.

Operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI pun tengah menggodok bagaimana sistem musim ini usai sempat terhenti sementara waktu ini.

Beredar rumor pula wacana Liga 1 2020 bakal bergulir tanpa degradasi. Hal ini pun menimbulkan polemik yang cukup beragam di kalangan publik.

Baca Juga
Baca Juga

Ada yang menilai bakal kurang kompetitif, tapi sebagian menganggap bagus karena orang-orang yang berkecimpung di dunia sepak bola sudah rindu.

Kendati begitu pada kenyataannya ada deretan alasan yang membuat Liga 1 2020 tetap seru meski ada wacana tanpa degradasi pada musim ini.


1. Alasan Liga 1 Gereget

Berikut ada deretan alasan kompetisi sepak bola nasional Liga 1 2020 tetap greget meski ada wacana tanpa degradasi.

1. Tetap Kejar Juara

Meski baru wacana, tetapi Liga 1 2020 diperkirakan bakal tetap gereget karena tiap peserta masih memilih untuk mengejar tangga juara.

Pasalnya, juara dan runner up bakal mewakili Indonesia di kompetisi internasional semacam play-off Liga Champions Asia dan Piala AFC musim depan.

"Tidak ada degradasi, kami pikir Liga 1 masih akan tetap kompetitif. Karena tim yang juara berhak mewakili Indonesia di pentas Asia," kata General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, Kamis (4/6/20).

2. Turunkan Pemain Muda

M Supriadi berhasil membuat lini pertahanan Persija kelimpungan dengan gerakannya yang gesit, Sabtu (24/8/19).

Hal yang membuat Liga 1 2020 tetap greget meski ada wacana tak ada degradasi pada musim ini ialah bakal munculnya talenta-talenta muda.

Sebab, klub bisa lebih tenang andai Liga 1 2020 benar-benar tak ada sistem degradasi dalam menurunkan pemain dalam sebuah pertandingan.

Baca Juga
Baca Juga

Terlebih, pemain muda ini bisa saja menjadi tulang punggung klub serta timnas Indonesia di masa depan karena telah mendapat panggung yang cukup.

Tak hanya itu, pemain muda ini juga bisa menjadi ajang seleksi bagi timnas Indonesia U-19 yang akan tampil di Piala Dunia U-20 2021.

3. Sponsor Bisa Setia

Perkenalan Wuling Motors sebagai sponsor Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (24/2/20). Foto: Nofik Lukman Hakim

Hal gereget terakhir ialah para peserta Liga 1 2020 kemungkinan bakal tetap mendapat sponsor yang setia andai kompetisi musim ini tak ada degradasi.

Baca Juga
Baca Juga

Sebab, pemenuhan target tim dan sponsor yang awalnya tinggi kemungkinan bisa melunak akibat pandemi virus corona agar masyarakat dapat hiburan.

Tak jarang klub malah bisa mendapatkan sponsor baru andai Liga 1 2020 benar-benar tanpa degradasi pada musim ini. Hal tersebut sungguh menarik untuk dinantikan.

PSSILiga IndonesiaLiga 1PT Liga Indonesia Baru (PT LIB)TRIVIABola IndonesiaShopee Liga 1Berita Liga 1Virus CoronaLiga 1 2020

Berita Terkini