x

San Lorenzo, Klub Semenjana Argentina yang Rutin Ekspor Winger Ternama ke Eropa

Selasa, 9 Juni 2020 12:25 WIB
Penulis: Petrus Tomy Wijanarko | Editor: Indra Citra Sena
San Lorenzo, Klub Semenjana Argentina yang Rutin Ekspor Winger Ternama ke Eropa

INDOSPORT. COM - San Lorenzo, pamornya di Liga Argentina mungkin hanya sebagai klub semenjana alias sedang-sedang saja. Reputasi mereka memang masih kalah dari duo raksasa Buenos Aires lainnya, yakni Boca Juniors dan River Plate. 

Buktinya bisa terlihat dalam ranking klub Liga Argentina dengan jumlah gelar terbanyak. San Lorenzo yang mengoleksi 15 piala, duduk di peringkat kelima, kalah dari River Plate serta Boca Juniors yang menempati peringkat pertama dan kedua masing-masing dengan koleksi 36 serta 34 trofi.

Bukan hanya kompetisi lokal saja, San Lorenzo juga kalah saing bila membahas prestasi regional Amerika Selatan. Mereka cuma punya satu gelar Copa Libertadores, sedangkan River Plate sudah mengoleksi empat piala, dan Boca Juniors enam.

Baca Juga
Baca Juga

Meski demikian, kekuatan klub yang juga bermarkas di Buenos Aires ini tetap tidak boleh dipandang sebelah mata. Performa San Lorenzo tak jarang mampu memberikan perlawanan sengit.

Pada 2013, San Lorenzo menjuarai Liga Argentina Inicial. Berlanjut ke edisi 2015 dan 2016, mereka secara berturut keluar sebagai runner-up.

San Lorenzo masih punya satu kehebatan lagi yang tak boleh diremehkan sama sekali. Sejarah mencatat mereka tergolong cukup sering pula dalam mengeskpor winger ternama ke Eropa.

Setidaknya ada tiga nama yang merasakan karier manis di Benua Biru. Berikut INDOSPORT rangkum winger-winger top Eropa yang muncul berkat polesan San Lorenzo.

Ezequiel Lavezzi

Ezequiel Lavezzi

Ezequiel Lavezzi terkenal sebagai salah satu winger cepat Argentina. Karier sepak bola Ezequiel Lavezzi mampu meraih kejayaan di Eropa, tepatnya ketika berseragam Napoli dan Paris Saint-Germain (PSG).

Bersama Napoli, Lavezzi mengabdi selama kurang lebih lima tahun (2007-2012), tampil 188 kali, mencetak 48 gol, serta 57 assists, sekaligus menghasilkan satu gelar juara Coppa Italia 2011-2012.

Kegemilangan Lavezzi di Napoli, membuat raksasa Prancis, PSG, memboyongnya pada bursa transfer musim panas 2012.

Ketenaran Lavezzi sepanjang memperkuat PSG meroket, semakin sering tampil dalam pentas Liga Champions, serta meraih banyak gelar, seperti empat trofi juara Ligue 1 Prancis.

Baca Juga
Baca Juga

Lavezzi juga menjadi salah satu langganan Timnas Argentina. Ia tercatat tampil 51 kali membela timnas Argentina dan mencetak sembilan gol.

Segala kegemilangan karier Lavezzi, sejatinya tak lepas dari peran San Lorenzo. Mulai 2005 sampai 2007, kemampuan olah bola sang pemain lebih dulu ditempa bersama San Lorenzo, hingga akhirnya pindah ke Napoli.

Kurang lebih dua tahun memperkuat San Lorenzo, dia menorehkan 16 gol dari 55 penampilan. Lavezzi sendiri kini sudah tidak aktif merumput lagi, setelah memutuskan gantung sepatu pada Desember 2019.


1. Angel Correa

Angel Correa, striker Atletico Madrid

Nama Angel Correa sejak 2015 terus menjadi andalan raksasa LaLiga Spanyol, Atletico Madrid. Dia punya andil saat membawa Atletico Madrid menjuara Liga Europa 2017-2018.

Kemampuan Angel Correa juga membantu Atletico Madrid menembus final Liga Champions 2015/16. Namun, laga puncak tersebut berakhir pahit dengan kenyataan kalah dari rival sekota, Real Madrid.

Sampai sekarang, Angel Correa terus mendapatkan menit bermain reguler mengisi sisi sayap Atletico Madrid. Musim 2019/20, dia tercatat tampil 22 kali dalam ajang LaLiga Spanyol, menghasilkan lima gol dan tujuh assist.

Segala ketenaran Angel Correa, ternyata memiliki campur tangan klub Liga Argentina, San Lorenzo. Pada dasarnya  dia memang merupakan winger hasil produk akademi klub tersebut, yang kemudian diekspor ke Eropa.

Dipromosikan ke skuat utama San Lorenzo pada 2013, penampilan Correa langsung mampu memikat hati banyak penikmat sepak bola. Bahkan, dia berhasil mempersembahkan trofi Copa Libertadores perdana untuk San Lorenzo pada 2014.

Sepanjang membela San Lorenzo, Correa tercatat tampil 58 kali, mencetak 12 gol, dan membukukan 17 assist. Sampai akhirnya pada bursa transfer musim dingin 2015, Atletico Madrid datang mendekat dan membawanya merantau ke Eropa.

Papu Gomez

Papu Gomez, pemain Atalanta

Liga Champions 2019-2020, publik dikejutkan dengan penampilan wakil Italia, Atalanta. Mereka mampu menghasilkan banyak gol, hingga menembus perempat final Liga Champions.

Kejutan Atalanta tersebut tentu tak lepas dari peran sang kapten, Papu Gomez. Dia terbiasa menyisir sisi sayap ataupun lini serang, sehingga membuat daya gedor Atalanta sangat menakutkan.

Kelebihan Gomez adalah tentang sisi kreativitasnya melihat peluang. Buktinya, sepanjang musim ini, torehan assist Gomez sudah menyentuh angka 12 buah.

Bahkan kalau mau dilihat lebih jauh, Gomez selalu konsisten menghasilkan dua digit assist per musim, sejak 2015/16. Sungguh beruntung Atalanta kini bisa memiliki kapten dengan kualitas sepertinya.

Baca Juga
Baca Juga

Segala kegemilangan Gomez sekarang, tidak akan tercipta tanpa peran bantuan San Lorenzo. Sedari 2009 sampai 2010, Gomez memang menjadi bagian skuat San Lorenzo, dengan catatan 57 penampilan, delapan gol, dan lima assist.

Selepas membela San Lorenzo, Gomez untuk pertama kalinya mendapatkan tawaran bermain di Eropa, bersama klub Liga Italia, Catania.

Berjuang meningkatkan kualitas di Catania, sempat pindah pula jauh ke klub Liga Ukraina, Metalist, Papu Gomez kini sudah bisa mendapatkan kematangan karier bersama Atalanta.

ArgentinaParis Saint-GermainBoca JuniorsRiver PlateEzequiel LavezziSan LorenzoAngel CorreaBola Internasional

Berita Terkini