x

Kisah Miris Chun Ju-do, Dibantai Ellyas Pical Jadi Titik Kehancuran Kariernya

Selasa, 21 Juli 2020 14:18 WIB
Editor: Prio Hari Kristanto
Pertarungan legendaris antara Ellyas Pical melawan Chun Ju-do di Jakarta tahun 1985 menjadi awal kehancuran dari karier singkat Chun Ju-do di dunia tinju.

INDOSPORT.COM - Pertarungan legendaris antara Ellyas Pical melawan Chun Ju-do di Jakarta tahun 1985 menjadi awal kehancuran dari karier singkat Chun Ju-do di dunia tinju. 

Nama Ellyas Pical pernah begitu melegenda di dunia tinju Indonesia. Sebelum Chris John yang mentereng di dunia WBA, petinju asal Maluku, Ellyas Pical, pernah punya pukulan hook kiri paling ditakuti di kelas terbang. 

Kejayaan Ellyas Pical terbentang di era 80-an dan awal 90-an. Sepanjang karier emasnya, Pical telah melakoni 26 pertarungan dengan catatan 20 kemenangan yang 11 di antaranya melalui TKO, dan menelan lima kekalahan serta satu kali imbang.

Dari sekian banyak pertarungan yang dijalani, terdapat satu laga paling diingat bahkan mungkin bersejarah dalam karier Ellyas Pical, yakni pertarungan antara dirinya dengan petinju Korea Selatan, Chun Ju-do, pada 3 Mei 1985 silam.

Baca Juga
Baca Juga

Chun Ju-do datang sebagai pemegang gelar tinju dunia kelas bantam junior versi IBF. Tentu saja laga itu menjadi sangat penting dalam karier Ellyas Pical. 

Tak cuma bagi Ellyas Pical, harapan jutaan masyarakat Indonesia pun ada di sarung tinju Ellyas Pical kala itu. Dalam laga yang disaksikan 17 ribu penonton di Istora Senayan itu, Ellyas Pical berhasil menumbangkan Chun Ju-do sekaligus memastikan diri meraih gelar juara dunia kelas bantam junior versi IBF (Federasi Tinju Dunia). 

Chun Ju-do kewalahan menghadapi agresivitas dari Ellyas Pical. Bahkan, Pical berhasil melukai pelupuk mata kanan Chun, saat keduanya melakukan pertarungan jarak dekat. Salah satu jurus yang kerap kali Pical keluarkan adalah hook kidal keras yang merepotkan Chun.

Sejak ronde awal, Ellyas Pical secara mengejutkan betul-betul mengeksploitasi kelemahan Chun Ju-do. Sisi kanan Chun Ju-do terlihat begitu terbuka sehingga jadi sasaran empuk hook kiri andalan Ellyas Pical. 

Baca Juga
Baca Juga

Puncaknya pada ronde ke-8, hook kiri Pical mampu melayang masuk dan menerpa keras ke rahang kanan Chun Ju-do. Imbasnya, petarung lawan tersungkur dan mencium kanvas. Wasit Joe Cortez pun langsung menghentikan pertarungan, setelah Chun gagal mencoba bangun.


1. Pengakhir Karier Singkat Chun Ju-do

Petinju legendaris Indonesia, Ellyas Pical.

Tanggal 3 Mei 1985 pun jadi hari paling bersejarah buat dunia tinju Indonesia, sebab tanggal tersebut lagu kebangsaan Indonesia Raya berhasil berkumandang, dan salah satu atletnya mampu meraih gelar juara dunia.

Namun di sisi lain, hal itu jadi pukulan telak bagi seorang Chun Ju-do. Sebab, kekalahan dari Ellyas Pical adalah yang pertama ia terima di dunia tinju sejak terakhir kali di karier juniornya tahun 1981. 

Chun Ju-do bukanlah petinju sembarangan. Saat itu ia empat tahun lebih muda dari Ellyas Pical yang berusia 25 tahun di laga bersejarah tersebut. 

Ia merupakan petinju muda Asia potensial yang penuh daya ledak. Rekor tandingnya dijamin bikin lawan ketar-ketir. Chun Ju-do muda datang ke Indonesia dengan rekor 18 kemenangan dan tiga hasil imbang tanpa kekalahan. 

Sebelum Ellyas Pical, ada lima petinju dunia lain yang berusaha merebut gelar darinya, tetapi dibuat KO secara berturut-turut. Chun Ju-do pun datang ke Indonesia dengan kepercayaan diri sangat tinggi. 

Namun hasil di atas ring berkata lain. Dirinya seperti terlalu meremehkan Pical dan harus merasakan kekalahan terbesar dalam kariernya. 

Semenjak itu, karier Chun Ju-do merosot drastis. Ia hanya bertarung tiga kali usai dipukul ambruk oleh Ellyas Pical. Dari tiga laga itu, ia menderita dua kekalahan dari Little Holmes dan Hae Il Kim. 

Chun Ju-do akhirnya memutuskan pensiun dari dunia tinju di usia masih sangat muda yakni 25 tahun pada 1989. Petinju potensial asal Korea Selatan itu seakan kehilangan kemampuan dan kepercayaan dirinya setelah kekalahan menyakitkan dari Ellyas Pical di Jakarta. 

Ellyas PicalTinjuBerita Tinju

Berita Terkini