x

Menilai Kemampuan Lini Belakang Timnas Indonesia Senior yang Dipanggil Shin Tae-yong

Jumat, 31 Juli 2020 20:47 WIB
Penulis: Subhan Wirawan | Editor: Ivan Reinhard Manurung
Menilai Kemampuan Lini Belakang Timnas Indonesia Senior yang Dipanggil Shin Tae-yong

INDOSPORT.COM - Menilai kemampuan barisan lini belakang Timnas Indonesia senior yang dipanggil pelatih Shin Tae-yong. Akankah menjadi solid di laga resmi nanti?

Timnas Indonesia sendiri memang tengah mempersiapkan diri untuk melakoni tiga pertandingan terakhir di kualifikasi Piala Dunia 2022 bulan Oktober hingga November mendatang.

Meski tidak lagi menentukan, namun tiga laga tersebut tetap wajib dimenangkan oleh Timnas Indonesia untuk mempermudah langkah Garuda di Piala Asia serta memperbaiki peringkat di ranking FIFA.

Baca Juga
Baca Juga

Berbekal lima kekalahan sebelumnya di kualifikasi Piala Dunia 2022, membuat Timnas Indonesia sementara menjadi juru kunci Grup G serta menempati ranking 173 FIFA.

Di Bawah arahan pelatih Shin Tae-yong, sebanyak 29 pemain dipanggil untuk mengikuti Training Camp (TC) Timnas Indonesia senior yang berlangsung pada 23 Juli hingga 8 Agustus 2020 mendatang.

Dari sekian banyak pemain yang dipanggil tersebut, sektor pertahanan menjadi lini yang cukup menyita perhatian. Pasalnya, pelatih Shin Tae-yong memanggil beberapa nama yang cukup asing bahkan berpotensi menjalani debutnya di skuad Garuda.

Jika di U-19 ada sosok Elkan Baggott yang diprediksi bakal memainkan laga resmi perdana dengan seragam Merah-Putih, maka di skuad senior terdapat nana-nama seperti Koko Ari Araya, Arif Satria hingga Rachmat Irianto yang bakal debut atau naik kelas ke tim senior.

Dengan kepastian Timnas Indonesia yang gagal lolos dari kualifikasi Piala Dunia 2022, tampaknya pelatih Shin Tae-yong ingin melakukan uji coba besar-besaran dengan semua pemain serta berniat meremajakan skuad.

Hal itu tampak dari daftar pemain belakang yang dipanggil TC kali ini. Di mana hanya ada dua dari sembilan pemain bertahan yang dipanggil dengan usia diatas 30 tahun. Sisanya, hanya berkisar 20 hingga 25 tahun.

Sembilan pemain bertahan yang dipanggil dalam TC kali ini antara lain Bagas Adi Nugroho (23), Johan Ahmat Farizi (30), Fachruddin Wahyudi (31), Koko Ari Araya (20), Arif Satria (24), Ryuji Utomo (25), Andy Setyo Nugroho (22), Rachmat Irianto (21), dan Asnawi Mangkualam (20).

Baca Juga
Baca Juga

Lantas dengan materi pemain tersebut, seperti apakah peta dan gambaran kekuatan lini pertahanan Timnas Indonesia nanti? Lebih lengkapnya berikut INDOSPORT coba merangkum serta mengulasnya.


1. Gairah Bek Muda dengan Pengalaman Pemain Senior

Fachrudin Aryanto (kiri) merebut Siroch Chatthong (kanan) pada laga Thailand vs Timnas Indonesia di final leg kedua Piala AFF 2016.

Berbekal dua pemain senior yang dipanggil, besar kemungkinan jika Johan Ahmat Farizi dan Fachrudin Aryanto bakal menjadi starter sekaligus pembimbing adik-adik mereka.

Diprediksi bakal bermain dengan empat pemain bertahan, Johan Ahmat Farizi kemungkinan menempati pos wingback, sementara Fachrudin Aryanto berada di sentral jantung pertahanan yakni bek tengah.

Yang menjadi perhatian adalah dua calon tandem pemain senior tersebut. Jika melihat trek rekor serta pengalaman bersama Timnas Indonesia, sosok Bagas Adi dan Asnawi Mangkualam bisa menjadi pilihan utama.

Bagas Adi bisa menjadi rekan duet Fachrudin Aryanto di bek tengah. Walau bek berusia 23 tahun tersebut tidak memiliki tinggi yang menunjang, namun Bagas Adi memiliki kecepatan dan bisa menjadi senjata rahasia.

Kecepatan Bagas Adi bisa digunakan saat tim sedang terkena serangan balik. Khususnya saat Indonesia menghadapi corner kick dan tim lawan mampu mencuri bola.

Sedangkan untuk bola tinggi ataupun umpan silang, Fachrudin Aryanto bisa menjadi penghalang. Duet Fachrudin dan Bagas Adi bisa disebut sebagai duet Stopper dan juga Libero.

Sementara dari sisi wingback, Johan Ahmat Farizi yang sangat berpengalaman bersama Arema FC bakal bertandem dengan Asnawi Mangkualam.

Ketenangan Johan Ahmat Farizi diharapkan mampu membimbing Asnawi Mangkualam, terutama saat melepaskan umpan silang dan melakukan overlapping.

Dengan adanya duet dua wingback ini, peluang Timnas Indonesia untuk menciptakan peluang dari sisi lapangan kemungkinan bakal terbuka lebar. Apalagi Johan Ahmat Farizi dan Asnawi Mangkualam sama-sama punya kecepatan dan kekuatan menahan bola yang cukup kuat.

PSSIJohan Ahmad AlfariziTimnas IndonesiaLiga IndonesiaFachrudin AryantoAsnawi Mangkualam BaharBagas Adi NugrohoBola IndonesiaBerita Timnas IndonesiaShin Tae-yong

Berita Terkini

Berita Terpopuler