x

Kerinduan Nyata Inter Milan Akan Jose Mourinho di Liga Champions

Kamis, 10 Desember 2020 15:27 WIB
Editor: Coro Mountana
Jose Mourinho saat membela Inter Milan

INDOSPORT.COM – Kegagalan di Liga Champions, sepertinya semakin menguatkan sebuah teori jika Inter Milan memang sangat merindukan sosok Jose Mourinho.

Saat disebutkan Inter Milan bakal bermain di grup B Liga Champions musim ini, ada sedikit nada optimisme bahwa kali ini bisa lolos ke babak 16 besar. Pasalnya, di atas kertas, Inter Milan tergabung dengan grup lebih mudah dibanding dua musim terakhir.

Seperti yang kita tahu sejak dua musim lalu, Inter Milan selalu gagal melewati fase grup Liga Champions. Namun masuk grup neraka mungkin bisa menjadi alasan pembenaran mengapa Inter Milan gagal lolos ke babak 16 besar.

Baca Juga
Baca Juga

Seperti yang terjadi pada dua musim lalu, saat Inter Milan tergabung dengan Barcelona, Tottenham Hotspur dan PSV Eindhoven. Barcelona saat itu nyaris masuk final andai Liverpool tidak comeback, sedangkan Tottenham bahkan melaju hingga final.

Nasib sial Kembali mendatangi Inter Milan musim lalu setelah masuk grup neraka lagi Bersama Barcelona, Borussia Dortmund dan Slavia Praha. Sedangkan kali ini, grup yang dihuni Inter Milan jauh dari kata neraka.

Praktis hanya Real Madrid saja yang merupakan tim dengan kekuatan di atas Inter Milan. Sisanya seperti Borussia Monchengladbach dan Shakhtar Donetsk dapat dikatakan lebih sebagai kuda hitam saja dengan kualitas di bawah Inter Milan.

Baca Juga
Baca Juga

Akan tetapi, Inter Milan hanya bisa menang sekali lawan Borussia Monchengladbach sehingga membuat mereka harus tersingkir. Kian memalukan karena Inter Milan bahkan tak mendapat kesempatan main di Liga Europa seperti dua musim sebelumnya.

Tak pelak kegagalan tiga musim berturut-turut dengan yang kali ini terburuk, membuat Inter Milan sangat sedih. Pelatih Antonio Conte memanglah sosok jenius dari Italia, tapi untuk Liga Champions, dia tak memiliki kenangan indah.

Padahal Inter Milan sedekade lalu memiliki kenangan indah dengan menjadi juara Liga Champions Bersama Jose Mourinho. Apakah kerinduan akan Jose Mourinho bakal semakin nyata menghinggapi Inter Milan? soalnya hingga kini cerita manis di Liga Champions sulit diulangi lagi.


1. Jose Mourinho, Pelatih Legendaris Inter Milan

Ekspresi kekecewaan Romelu Lukaku di laga Inter Milan vs Shakhtar Donetsk

Helenio Herrera memang adalah pelatih yang sukses mempersembahkan gelar Liga Champions terbanyak untuk Inter Milan yaitu dua kali. Tapi rasanya gelar Liga Champions yang dipersembahkan Jose Mourinho terasa lebih spesial.

Pasalnya selain juara Liga Champions, Mourinho sukses membawa Inter Milan meraih treble winners dengan juara Serie A Italia dan Coppa Italia. Hal itu membuat Inter Milan menjadi satu-satunya tim Italia yang bisa meraih treble winners.

Bahkan Juventus yang sudah menjadi penguasa sepak bola Italia dalam kurun waktu kurang lebih 9 tahun saja masih belum bisa menyamai pencapaian Inter Milan. Tapi, di antara gelar treble winners Inter Milan sedekade lalu, tetap saja Liga Champions paling spesial.

Soalnya, Jose Mourinho dengan taktik briliannya yang hingga kini masih terus coba dianalisis berhasil menyingkirkan tim terkuat di dunia, Barcelona. Jika kita putar ulang waktu sejenak ke 2009/10, Barcelona saat itu adalah tim terkuat di dunia.

Bagaimana tidak, duet Xavi Hernandez dan Andreas Iniesta sedang dalam tahun terbaik kariernya. Belum lagi di depan ada Zlatan Ibrahimovic dan Lionel Messi yang sedang berada di puncak kariernya juga.

Akan tetapi begitu dihadapkan pada Inter Milan asuhan Jose Mourinho, ternyata Barcelona yang dilatih Pep Guardiola tidak bisa berbuat banyak. Hingga Akhirnya Inter Milan sukses menghempaskan Barcelona di semifinal.

Sisanya, seperti yang kita tahu Inter Milan pun menjadi juara Liga Champions usai mengalahkan Bayern Munchen di babak final. Sayang setelah itu, Jose Mourinho memilih untuk meninggalkan Inter Milan demi bergabung dengan Real Madrid.

Seketika itu juga Inter Milan alami penurunan peforma di Liga Champions dengan hanya bisa lolos ke babak 8 besar saja sebagai pencapaian terbaik. Bahkan dalam tiga musim terakhir, Inter Milan tak mampu ke babak 16 besar.

Melihat pencapaian Inter Milan yang hancur lebur di Liga Champions dalam sedekade terakhir, mungkinkah mereka memanggil Kembali Jose Mourinho, pelatih legendarisnya? Tidak ada yang tahu, yang jelas Mourinho sendiri sedang bulan madu dengan Tottenham Hotspur.

Jose MourinhoLiga ChampionsInter MilanIn Depth SportsFeature

Berita Terkini