x

Duel Antarlini Lazio vs AS Roma: Siapa Dominan di Ibu Kota?

Jumat, 15 Januari 2021 11:23 WIB
Editor: Prio Hari Kristanto
Membedah duel perlini laga bertajuk Derby della Capitale yang akan tersaji pada pekan ke-18 Serie A Italia antara Lazio menghadapi AS Roma.

INDOSPORT.COM - Membedah duel perlini laga bertajuk Derby della Capitale yang akan tersaji pada pekan ke-18 Serie A Italia antara Lazio menghadapi AS Roma

Duel panas bertajuk Derby Ibu Kota akan tersaji pada pekan ke-18 Serie A Italia antara Lazio menghadapi AS Roma. Duel Derby della Capitale ini akan berlangsung di Stadion Olimpico, Sabtu (16/01/21) dini hari WIB. 

Sama seperti laga-laga derbi lainnya, laga Lazio vs AS Roma selalu berlangsung panas. Apalagi melihat sejarah panjang kedua tim asal ibukota Italia tersebut.

Derby della Capitale seakan menjadi sebuah ajang untuk menunjukkan siapa yang paling ‘Roman (orang Roma)’ di antara AS Roma dan Lazio.

Baca Juga
Baca Juga

Saat ini posisi AS Roma tengah unggul karena duduk di peringkat ketiga Serie A 2020/21. Sedangkan Lazio duduk di tempat ke-8 dengan perbedaan enam poin.

Perbedaan poin yang tak jauh ini pun akan menjadi bumbu penyedap saat Lazio menjamu AS Roma. Hanya kemenangan atau tiga poin saja yang akan menjawab siapakan ‘Roma’ sejati  di Serie A Italia musim ini.

Lantas seperti apakah kedua tim bakal bertarung di lapangan dini hari nanti? Berikut kami ulas duel antarlini Lazio vs AS Roma.

FORMASI 
Lazio 3-5-2
AS Roma 3-4-1-2

KIPER

Pada pos kiper kedua klub mampu menurunkan skuad terbaik mereka. Di kubu tuan rumah Lazio, nama Pepe Reina masih akan terpampang di daftar starer. 

Musim ini kiper gaek Pepe Reina menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Lazio. Total 16 penampilan ditorehkan oleh mantan kiper Liverpool itu di semua kompetisi. 

Dari 11 penampilannya di Liga Italia, Reina mencatatkan tiga clean sheet dan sudah kebobolan 13 kali. Secara umum Reina masih mampu tampil baik di usia yang sudah 38 tahun. 

Sementara itu kubu tim tamu AS Roma bakal memainkan kiper pelapis mereka, Pau Lopez. Giallorossi masih harus bergantung kepada Pau Lopez lantaran kiper nomor satu mereka, Antonio Mirante, masih berkutat dengan cedera. 

Sejauh ini Pau Lopez tampil lumayan. Dari 12 laga di semua kompetisi, ia mencatatkan empat assist dan hanya kebobolan sembilan gol. 

BEK 

Bergeser lebih ke depan, kedua tim sama-sama menerapkan skema tiga pemain belakang. Tim tuan rumah Lazio bakal memainkan kapten mereka, Fransesco Acerbi, di sisi tengah dan akan diapit oleh Luiz Felipe di kanan dan Stefan Radu di kiri. 

Sejauh ini Lazio sudah kebobolan 25 gol dari 17 laga Serie A. Angka yang tak terbilang istimewa dan menempatkan mereka di posisi kesembilan tim dengan kebobolan paling sedikit musim ini. 

Sementara itu kubu tim tamu, AS Roma, juga bakal memainkan tiga bek di barisan belakang mereka. Pelatih Paulo Fonseca akan mengandalkan trio Gianluca Mancini (kanan), Chriss Smalling (tengah), dan Roger Ibanez (kiri). 

Catatan pertahanan AS Roma di Liga Italia sedikit lebih buruk dari Lazio sejauh ini. Sampai pekan ke-17 ini Serigala Roma kebobolan 26 gol atau satu gol lebih banyak dari Lazio


1. TENGAH

Pertandingan Lazio vs AS Roma di Serie A Italia.

Pertarungan seru akan terjadi di lini tengah. Lazio besutan Simone Inzaghi seperti biasa akan memainkan lima gelandang mereka dalam formasi 3-5-2 flat. 

Pada formasi ini, Lazzari, Milinkovic-Savic, Leiva, Alberto, dan Marusic akan mengambil bagian. Mengandalkan formasi 3-5-2, Lazio pun menawarkan transisi permainan yang baik. 

Musim ini Milinkovic-Savic kembali menjadi andalan Lazio di pos tengah bersama dengan Luis Alberto dan Leiva. Sementara di kedua sayap Inzaghi bakal mengandalkan kemampuan Lazzari (kanan) dan Marusic (kiri). 

Sementara itu AS Roma bakal memainkan skema sedikit berbeda. Jika Lazio memainkan lima gelandang sejajar, maka Roma akan menempatkan empat gelandang di depan bek. 

Tepat di depan empat gelandang ini, akan ada dua gelandang serang yang akan menjadi motor serangan sekaligus menyuplai bola ke striker tunggal di depan. 

Keempat gelandang yang diturunkan AS Roma di depan bek adalah Karsdrop, Villar, Veretout, dan Spinazzola. Sementara itu dua gelandang serang yang siap mengobrak-abrik pertahan Lazio ditugaskan kepada Lorenzo Pellegrini dan Henrikh Mkhitaryan. 

Musim ini Henrikh Mkhitaryan tampil sangat luar biasa untuk Roma. Dari 17 laga yang dimainkan, Mkhitaryan telah menyumbang 8 gol dan 8 assist. Ia menjadi pilar penting yang membawa Roma bersaing di tiga besar musim ini. 

DEPAN

Pada pos pemain depan, Lazio bakal menduetkan dua striker yakni Ciro Immobile dan Felipe Caicedo. Sama seperti musim lalu, Ciro Immobile kembali jadi mesin gol Biancocelesti. 

Total, 11 gol sudah disarangkan oleh Immobile di Serie A yang membuatnya masuk ke dalam tiga besar top skor Serie A musim ini. Sementara itu, torehan tak kalah bagus juga dibuat oleh Felipe Caicedo yang sudah mencetak 6 gol di Serie A musim ini. 

Jika di Lazio ada duet Immobile-Caicedo, maka AS Roma memilih untuk memainkan striker tunggal di depan. Sosok itu tak lain Edin Dzeko. 

Sama seperti Immobile, Edin Dzeko musim ini juga jadi mesin gol untuk AS Roma. Total sebanyak tujuh gol ditorehkan oleh bomber Bosnia Herzegovina itu di Serie A Italia.

Di usianya yang tak lagi muda, Edin Dzeko tetap jadi striker mengerikan di kotak penalti lawan. Lazio pun pantas mewaspadai pergerakan Edin Dzeko yang disokong gelandang serang sekelas Henrikh Mkhitaryan.  

Serie A ItaliaAS RomaLazioLiga ItaliaBerita Liga Italia

Berita Terkini