3 Keuntungan Setelah Edinson Cavani Bertahan di Man United
INDOSPORT.COM - Edinson Cavani baru saja memutuskan untuk bertahan lebih lama lagi di Manchester United, dengan memperpanjang kontraknya satu musim lagi hingga Juni 2022 mendatang.
Pemain asal Uruguay itu bergabung dengan Manchester United setelah didatangkan dari Paris Saint-Germain (PSG), dengan gratis setelah kontraknya habis pada musim dingin tahun ini.
Tanda tanya sempat menyelimuti kedatangan Cavani di Old Trafford. Sebab, di musim terakhirnya bersama PSG, produktivitas golnya semakin menurun dan jarang menjadi pilihan utama pelatih.
Selain itu, usianya juga sudah tidak muda lagi (34 tahun) untuk bisa bersaing di Liga Inggris yang dikenal banyak bek lawan mengandalkan fisik.
Namun seiring berjalannya waktu, mantan striker Napoli ini berhasil membuktikan diri. Sejauh ini, ia sudah mengemas 15 gol dan menyumbang 5 assist dari 35 penampilannya.
"Sejak awal saya tiba di sini, saya merasakan kepercayaan dari manajer. Sebagai pemain, keyakinan ini memberi Anda kesempatan sempurna untuk menampilkan yang terbaik dan saya berterima kasih kepadanya untuk itu," kata Cavani dilansir dari situs resmi klub.
Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer pun mengaku puas dengan kinerja anak asuhnya itu sejauh ini.
"Saya bilang ketika Edinson gabung, kalau dia akan mendatangkan energi, kekuatan, dan kepemimpinan ke tim ini dan saya tidak salah. Dia sudah membuktikan semua yang saya pikirkan dan bahkan lebih," ucap Solskjaer soal Cavani.
Usai kabar Edinson Cavani perpanjangan kontrak ini, terdapat sejumlah keuntungan bagi Manchester United. Apa saja itu? berikut ulasannya.
1. 1. Punya Alternatif Pencetak Gol
Sebelum Edinson Cavani datangan pada Januari 2021, Manchester United hanya mengandalkan Marcus Rashford dan Bruno Fernandes dalam hal mencetak gol.
Namun, ketika dua pemain tersebut mengalami cedera atau tidak sedang perform, akan sulit bagi Setan Merah memecah kebuntuan dan meraih kemenangan.
Setelah kedatangan Cavani dan sudah bisa beradaptasi dengan tim, ia menjadi pemain penting di dalam skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer untuk mencetak gol.
Edinson Cavani kerap jadi pemain yang memecah kebuntuan, serta tidak jarang juga gol-golnya hadir pada momen krusial.
Hal itu dibuktikan dengan mencetak lima gol dalam tiga penampilan terakhirnya di semua kompetisi bersama Manchester United sejauh ini.
2. Tak Perlu Beli Striker
Manchester United pada bursa transfer musim panas nanti, tidak perlu lagi untuk membeli pemain bertipikal sebagai penyerang murni setelah Edinson Cavani bertahan.
Sebab, performa apik Cavani di pertengahan musim ini sudah menjadi buktinya. Andai sang pemain berada di Man United sejak awal musim, bukan tidak mungkin ia akan bisa membantu klub meraih gelar Liga Inggris.
Sebagai gantinya, alokasi dana membeli striker bisa dialihkan untuk mencari bek tangguh dan gelandang baru, yang mempunyai kreativitas tinggi demi meringankan beban dan tidak terlalu bergantung dengan Bruno Fernandes.
3. Jadi Panutan
Nama Edinson Cavani pernah dikenal sebagai striker yang begitu menakutkan di Eropa. Di era emasnya, ketajaman sang pemain begitu sulit untuk dibendung.
Bersama Napoli ia membuktikannya dengan torehan 104 gol dalam 138 penampilannya. Sedangkan bersama PSG, ia membuat gol lebih gila lagi yakni 200 gol dalam 301 penampilannya.
Pengalamannya sebagai striker, membuat Cavani sudah tidak perlu diragukan lagi kualitasnya meski usianya sudah tidak muda lagi.
Menurut mantan striker Newcastle United, Alan Shearer, Cavani sudah menjalani karir yang sukses sebagai penyerang. Ia menilai Cavani bakal menjadi teladan yang bagus bagi striker-striker muda MU.
"Ketika ada pemain sekelas dia [Cavani] di ruang ganti, maka mereka [striker muda Manchester United] akan sangat bodoh untuk tidak emngamatinya dari dekat, karena ia sudah meraih banyak kesuksesan."
"Cavani datang ke klub yang memiliki banyak pemain muda yang sangat potensial. Pemain-pemain ini bisa meneladaninya dan belajar darinya."