x

Kisah Tragis Kadek Agung sebelum Tampil Gemilang Bersama Timnas Indonesia

Sabtu, 5 Juni 2021 23:00 WIB
Penulis: Zainal Hasan | Editor: Nugrahenny Putri Untari
Nama Kadek Agung tengah menjadi perbincangan hangat usai tampil gemilang bersama Timnas Indonesia.

INDOSPORT.COM - Nama Kadek Agung tengah menjadi perbincangan hangat. Bagaimana tidak dia mencetak satu dari dua gol yang dilesakkan Timnas Indonesia ke gawang Thailand.

Timnas Indonesia sendiri bermain imbang 2-2 ketika menghadapi Thailand.

I Kadek Agung memang menjadi bintang malam itu. Gol yang cetak pun begitu indah lewat kerja sama apik dengan Syahrian Abimanyu.

Namun siapa sangka di balik kegemilangannya sekarang bersama Timnas Indonesia, Kadek Agung sempat mengalami kisah tragis. Bahkan, kisah ini bisa mengubur mimpi ia menjadi seorang pesepak bola profesional.

Baca Juga
Baca Juga

Kisah itu datang pada tahun 2014 lalu. Dirinya mengalami kecelakaan sepeda motor dan membuat dirinya cedera cukup parah.

Bagaimana tidak? Kadek harus naik ke meja operasi karena tempurungnya yang retak. Padahal, kecelakaan itu terjadi ketika ia akan mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-19 besutan Indra Sjafri.

Kadek menceritakan kecelakaan itu berlangsung sangat cepat hingga dirinya tidak sadarkan diri dan baru siuman ketika sudah mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit.

Baca Juga
Baca Juga

“Iya, waktu 2014 saya mengalami kecelakaan sepeda motor, harus ada operasi tempurung kaki kiri yang retak, jadi istirahat satu tahun," kata Kadek dalam rilis PSSI.

"Beberapa waktu tidak sadar, saat dekat rumah tiba-tiba saya sudah tidak ingat lagi dan terbangun sudah di rumah sakit. Begitu tersadar, sudah banyak jahitan dan retak di tangan serta di dagu. Semua operasi pada waktu itu," kenangnya.


1. Tidak Kehilangan Semangat

Gelandang Bali United, Kadek Agung, tidak putus asa dan tetap berjuang mewujudkan cita-cita sebagai pesepak bola.

Kadek Agung menceritakan bahwa kedua orang tuanya kala itu menangis, karena memang orang tuanya tahu jika Kadek kecil memiliki cita-cita menjadi seorang pesepak bola.

“Orang tua waktu itu sudah menangis karena mereka tahu jika cita-cita saya ingin menjadi pemain sepak bola. Namun saya tidak putus asa, saya semangatkan diri sendiri, dan dengan tekad yang kuat," ungkap Kadek.

Rasa semangat tinggi dan tak pernah putus asa pun akhirnya terbayar. Dirinya kembali berlatih sepak bola dan akhirnya bisa menjadi pesepak bola hingga saat ini.

"Saya sembuh dan sedikit demi sedikit kembali bisa berlatih sepak bola. Butuh waktu satu tahun bagi saya untuk tidak bisa bermain sepak bola dan berjuang pulih kembali,” pungkas gelandang 22 tahun tersebut.

Indra SjafriTimnas IndonesiaBola InternasionalLiga IndonesiaI Kadek Agung Widnyana Putra

Berita Terkini