x

Euro 2020: Singkirkan Ronaldo, Lukaku Berhasil Buktikan Sindirannya Berhasil

Senin, 28 Juni 2021 10:30 WIB
Penulis: Yohanes Ishak | Editor:

INDOSPORT.COM – Romelu Lukaku berhasil buktikan sindirannya usai membawa Belgia menang atas Portugal di babak 16 besar Euro 2020.

The Red Devils berhasil bungkam Selecao dengan skor tipis 1-0 melalui gol tunggal Thorgan Hazard jelang turun minum atau tepatnya di menit ke-42.

Meski tak mencetak gol, Lukaku setidaknya berhasil membuktikan jika sindirannya tak main-main jelang laga melawan Portugal.

Baca Juga
Baca Juga

Sebelum melawan tim yang menyandang status juara bertahan itu, Lukaku mengatakan jika ia mampu tampil apik bersama Belgia dan juga klubnya, Inter Milan bukan karena termotivasi dari Cristiano Ronaldo, sang megabintang dan kapten Timnas Portugal.

“Jelas sangat terasa luar biasa bisa mendapatkan Scudetto dan sekarang bisa meraih kemenangan bersama Belgia, sungguh tahun yang mengesankan,” tutur Romelu Lukaku kepada Football Italia.

“Saya selalu berusaha memberikan lebih dan banyak perkembangan dan ini bukan karena termotivasi dari Cristiano Ronaldo. Banyak yang mengira demikian, tapi faktanya saya ingin berkembang untuk tujuan lain, yaitu membawa Belgia juara Euro 2020,” lanjutnya.

Baca Juga
Baca Juga

Sebelum bermain bersama Belgia di Euro 2020, Lukaku memang berhasil membawa Inter Milan menjadi juara Serie A Italia 2020-21.

Hal itulah yang kini membuatnya termotivasi untuk bisa membawa gelar Euro 2020 bagi negaranya.


1. Sindiran untuk Pemain Lain

Romelu Lukaku trlihat menghibur Cristiano Ronaldo.

Sebelum laga melawan Portugal, mantan pemain Chelsea dan Manchester United ini membuat pernyataan yang dianggap menyindir sejumlah pemain bintang lain, termasuk Cristiano Ronaldo.

Hal inilah yang membuatnya sempat mendapat cemooh atau rasa kecewa dari penggemar sepak bola karena dianggap terlalu sombong, apalagi pemain yang ia sebutkan memiliki pengalaman yang lebih baik darinya.

“Saat banyak orang membahas Robert Lewandowski, Karim Benzema, atau Harry Kane, mereka dibilang pemain kelas dunia atau kelas top, giliran bahas saya, malah dibilang saya hanya salah satu yang terbaik,” tandas Lukaku.

“Pernyataan itu tidak membuat saya sakit hati, tapi memotivasi saya untuk bisa bekerja lebih keras dan menjadi lebih kuat, sekarang saya yakin sekali kalau saya juga termasuk daftar striker kelas dunia itu,” sambungnya.

“Saya juga akui mau punya teknik menggiring bola seperti Ronaldo dan juga tembakannya yang kencang nan akurat, tapi kalau dipikir-pikir Ronaldo juga pasti suka dengan kekuatan fisik saya dan cara yang berada di depan gawang,” tutup Lukaku.

Jika menilik pernyataan dari pemain yang melambungkan namanya bersama Everton itu, Romelu Lukaku jelas tak ada maksud untuk menyindir Ronaldo, Lewandowski, atau siapapun.

Justru dirinya lah yang mendapat perbandingan tidak baik dari banyak orang, namun perbandingan itu justru menjadi pelecut baginya untuk bisa tetap bangkit.

Kini, ia pun berhasil membuktikan jika dirinya bisa menjadi salah satu penyerang kelas dunia andai gagal membawa Belgia juara Euro 2020.

Pada babak perempatfinal Euro 2020 nanti, Romelu Lukaku bakal kembali perkuat Belgia yang dipastikan bakal bertemu tim tangguh lainnya, yakni Italia yang digelar pada hari Minggu (03/07/21) di Fussball Arena, Jerman.

Cristiano RonaldoPortugalBelgiaKarim BenzemaEuro 2020Bola InternasionalEuforia Eropa

Berita Terkini