x

Musibah Eriksen Jadi Bahan Bakar Denmark di Euro 2020

Minggu, 4 Juli 2021 17:25 WIB
Penulis: Izzuddin Faruqi Adi Pratama | Editor: Prio Hari Kristanto
Sakit yang diderita Christian Eriksen ruapnya jadi motivasi tambahan Denmark untuk terus melaju di Euro 2020.

INDOSPORT.COM - Kehilangan playmaker senior dan bintang terbesar mereka, Christian Eriksen, rupanya tidak membuat Denmark berkecil hati. Absennya gelandang 30 tahun tersebut justru menambah daya ledak The Dynamite di Euro 2020.

Denmark seolah tertimpa langit runtuh kala di laga pembuka grup B kontra Finlandia mereka harus menyaksikan Eriksen tiba-tiba ambruk saat bermain. Kecemasan kontan menyelimuti perasaan para pemain dan suporter mereka.

Beruntung walau harus ditandu keluar lapangan dan diboyong ke rumah sakit, Eriksen yang mengalami gangguan pada jantungnya masih selamat. Meski demikian Denmark tidak bisa lagi memainkan sang jenderal lini sentral di sisa turnamen.

Baca Juga
Baca Juga

Setelah itu, Denmark gagal meraih satu pun poin sampai matchday kedua, Denmark baru bangkit di partai terakhir penentuan. Skuat asuhan Kasper Hjulman sukses membabat Rusia dengan skor 4-1.

Di 16 besar, mereka bertemu tim Wales. Simon Kjaer dkk sukses membantai tim yang dipimpin Gareth Bale itu dengan empat gol tanpa balas. 

Baca Juga
Baca Juga

Kini Denmark sudah menapaki semi final pasca kemenangan atas sesama kuda hitam, Republik Ceko, berkat skor tipis 2-1. Simon Kjaer selaku kapten The Dane Army memastikan jika ia dan rekan-rekannya masih ingin melaju lebih jauh lagi.


1. Eriksen Jadi 'Bahan Bakar '

Kapten Timnas Denmark, Simon Kjaer.

"Apa yang dialami Christian berimbas pada tim. Kami jadi semakin bersatu dan merasa saling percaya. Hasilnya semua merasa aman karena semua saling melindungi," papar Kjaer.

"Lolos ke empat besar adalah pencapaian bagus tapi bukan berarti kami puas. Bohong jika ada yang bilang Denmark senang dengan ini," tambah bek tengah asal AC Milan itu.

Walau bukan negara yang dianggap raksasa di sepak bola Eropa, tetapi Denmark pernah merajai benua biru itu di Euro 1992 lalu. Kisah heroik Peter Schmeichel dan kolega makin melegenda karena mereka sukses menggebuk Jerman 2-0 di final usai jadi tim pengganti Yugoslavia yang terkena sanksi.

Andai bisa melewati hadangan Inggris di semi final yang digelar di Wembley, London, maka bukan tidak mungkin Denmark mengulang sejarah. Trofi Euro 2020 tentu bisa jadi kado kesembuhan terbaik untuk Christian Eriksen yang kemungkinan bisa mengakhiri kariernya secara prematur.

DenmarkEuro 2020Christian EriksenBola InternasionalSimon KjaerEuforia Eropa

Berita Terkini