x

Olimpiade Tokyo: Ajak Lawan Salaman, Pemain Liga Inggris Ini Malah Dicuekin

Jumat, 23 Juli 2021 15:32 WIB
Penulis: Katarina Erlita Cadrasari | Editor:
Aksi selebrasi Chris Wood pada Piala FA melawan Barnsley di Turf Moor pada 05 Januari 2019. Jordan Mansfield/Getty Images

INDOSPORT.COM - Pemain Liga Inggris yang membela klub Burnley, Chris Wood mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat tampil di matchday pertama Olimpiade Tokyo 2020, Kamis (22/07/21).

Dalam laga tersebut, Selandia Baru berhasil menang dengan skor 1-0. Gol semata wayang yang tercipta dalam laga tersebut ditorehkan oleh Chris Wood pada menit ke-72.

Wood menjadi satu dari tiga pemain senior Timnas Selandia Baru yang diturunkan di Olimpiade Tokyo 2020. Setelah laga usai, pemain Burnley itu mencoba menjabat tangan Lee Dong-gyeong.

Baca Juga
Baca Juga

Namun, pemain Korea Selatan itu menunjukkan respon tak terduga. Alih-alih menyambut ajakan Chris Wood, Lee Dong-gyeong justru mengabaikan dan melengos begitu saja.

Sontak momen tersebut langsung viral dan menjadi perdebatan publik. Meski demikian, Chris Wood tidak mau memperpanjang masalah dan memaklumi hal itu.

Baca Juga
Baca Juga

"Saya yakin mereka mengira itu akan menjadi pertandingan yang mudah melawan kami jadi dia mengabaikan saya. Tetapi ternyata kami membuatnya jadi lebih sulit dari yang mereka harapkan," ujar Wood dilansir dari Stuff.

"Saya yakin dia hanya kecewa dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Kami melanjutkan perjuangan ini," sambungnya lagi.


1. Klarifikasi dari Pihak Korea Selatan

Logo Olimpiade Tokyo 2020.

Chris Wood yakin respon Lee Dong-gyeong itu adalah ungkapan kekecewaan pasca kalah dari Selandia Baru. Setelah laga usai, Dong-gyeong mendapatkan cibiran dari netizen.

Ia dicap sebagai pecundang di media sosial karena menolak untuk menjabat tangan Chris Wood di akhir pertandingan. Untuk meluruskan masalah itu, Seorang juru bicara Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan akhirnya angkat bicara.

Sang juru bicara menegaskan bahwa saat itu Lee Dong-gyeong hanya mematuhi protokol kesehatan dengan tidak melakukan kontak dengan pemain lain baik sebelum maupun sesudah.

"Sebelum turnamen ini, saya mendidik orang-orang untuk menghindari kontak yang tidak perlu dengan lawan mereka sebelum dan sesudah pertandingan," ujar sang juru bicara.

"Bahkan sebelum pertandingan pada hari itu, saya dengan tegas mengatakan kepada mereka untuk tidak menyentuh lawan," pungkasnya.

Korea SelatanBola InternasionalSelandia BaruOlimpiade Tokyo 2020

Berita Terkini