x

3 Pemain Timnas U-16 yang Layak Promosi ke U-19, Siap Jajal Piala Dunia U-20?

Sabtu, 13 Agustus 2022 10:12 WIB
Editor: Juni Adi
Selebrasi pemain Timnas Indonesia U-16 vs Myanmar U-16 di semifinal Piala AFF U-16, Rabu (10/08/22).

INDOSPORT.COM - Sebanyak tiga pemain tampil memukau dalam membantu timnas Indonesia U-16 juara Piala AFF U-16 2022. Mereka pun dinilai layak promosi ke tim U-19.

Publik sepak bola Tanah Air tengah merasakan suka cita, setelah Tim Nasional (timnas) Indonesia U-16 sukses meraih gelar juara Piala AFF U-16 2022 usai menundukan Vietnam.

Baca Juga

Bermain di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Jumat (12/08/22) malam WIB, skuad asuhan Bima Sakti menang dengan skor tipis 1-0.

Satu-satunya gol pada pertandingan yang disaksikan lebih dari 15 ribu suporter Indonesia itu dilesakkan oleh gelandang Muhammad Kafiatur Rizky.

Dengan demikian, Indonesia sudah mengoleksi dua gelar juara Piala AFF U-16. Sebelumnya, mereka menjadi kampiun di Piala AFF U-16 tahun 2018 yang digelar di Sidoarjo, Jawa Timur.

Baca Juga

Sementara bagi Vietnam, status runner-up menyamai pencapaian mereka pada Piala AFF U-16 tahun 2016.

Kala itu Vietnam kalah adu penalti 5-3 dari Australia, setelah bermain imbang 3-3 di waktu normal.

Jalannya pertandingan sendiri berlangsung sengit. Timnas U-16 yang bermain dengan formasi 4-3-3 sempat kesulitan membongkar pertahanan Vietnam di 10 menit awal.

Namun, perlahan Timnas Indonesia U-16 mampu menemukan celah di pertahanan Vietnam dan membuka tendangan tepat ke gawang pada menit ke-13 lewat tendangan Figo Dennis. 

Baca Juga

Vietnam tak mau kalah dan melepaskan satu tembakan satu menit kemudian dari sundulan Le Dinh Long Vu yang mampu ditepis kiper Andrika Fathir Rachman. Setelah itu, kecepatan permainan semakin meningkat. 

Baik Timnas U-16 maupun Vietnam sama-sama dominan menyerang dari sisi sayap, tetapi tak bisa menghadirkan gol lantaran disiplinnya lini belakang masing-masing.

Skuad berjuluk Garuda Asia sempat mendapatkan peluang pada menit ke-29 melalui tendangan bebas Muhammad Riski Afrisal yang mampu ditangkap penjaga gawang Vietnam Pham Dinh Hai. 

Ketika laga sepertinya akan seri tanpa gol, Muhammad Kafiatur melepaskan tendangan di dalam kotak penalti yang menjebol gawang Vietnam pada menit ke-45+2. 

Timnas Indonesia U-16 pun menutup babak pertama itu dengan keunggulan 1-0. Usai jeda, kedua tim sama-sama berupaya keras untuk menghadirkan gol tambahan. Akan tetapi, upaya Indonesia dan Vietnam tak membuahkan hasil. 

Pada akhir-akhir laga, pelatih Vietnam Nguyen Quoc Tuan mendapatkan kartu merah karena protes berlebihan kepada wasit. 

Gelandang Indonesia Muhammad Riski Afrisal juga keluar lapangan karena kartu merah setelah terlibat keributan dengan pemain Vietnam. 

situasi tetap tak berubah setelahnya, Timnas Indonesia U-16 memastikan kemenangan 1-0 atas Vietnam di final Piala AFF U-16 2022.

Berikut tiga pemain Timnas Indonesia U-16 yang tampil bersinar di sepanjang turnamen dan layak promosi ke Timnas U-19 asuhan pelatih Shin Tae-yong, untuk menjadi bagian di Piala Dunia U-20. Siapa saja?


1. Andrika Fathir Rachman

Kiper Timnas U-16, Andrika Fathir Rachman di semifinal Piala AFF U-16, Rabu (10/08/22).

Andrika Fathir Rachman adalah kiper yang pertama kali dipercaya untuk mengawal Timnas Indonesia U-16 di Piala AFF U-16 2022, saat menghadapi skuad Filipina.

Dilansir dari Wunderkid, Andrika Fathir merupakan kiper kelahiran Jakarta, 17 Februari 2006, dan saat ini bermain untuk tim Borneo FC di Elite Pro Academy Liga 1.

Baca Juga

Walaupun masih berusia 16 tahun, tetapi postur tubuh Andrika sangat mendukung untuk menjadi kiper, dengan tinggi 178 cm.

Sekadar informasi, Andrika Fathir menjadi kiper ketiga jebolan Bina Taruna FA yang dipercaya menjadi kiper Timnas Indonesia U-16 secara beruntun di tiga event terakhir.

Sebelumnya, ada Muhammad Riyandi yang dipercaya untuk bermain di Piala AFF 2020 (dimainkan di akhir tahun 2021), kemudian Yogi Hermawan di Piala AFF U-19 2022.

Baca Juga

Ditangani oleh pelatih kiper legendaris, Markus Horison di timnas Indonesia U-16, kemampuannya semakin matang.

Ia jadi salah satu kunci keberhasilan Skuad Garuda Asia merebut gelar juara Piala AFF U-16.

Beberapa penyelamatan ia buat, tapi peran krusialnya terlihat saat menghadapi babak adu penalti melawan Myanmar di semifinal.

Baca Juga

Satu eksekutor Myanmar dipaksa gigit jari, Shine Wanna Aung yang berstatus penendang keempat Myanmar U-16 gagal melakukan tugasnya mencetak gol setelah bola ditepis Andrika.

Timnas Indonesia U-16 pun melaju ke final dan juara, dengan gawang Andrika bersih dari kebobolan saat melawan Vietnam 1-0.

Usai pertandingan, Andrika merasa tegang meski mampu membuat timnas Indonesia U-16 lolos ke final berkat doa dan dukungan dari seluruh suporter dan keluarga.

"Perasaan saya Alhamdulillah sudah agak lega sekarang karena tadi pas adu penalti saya merasa sedikit tegang," ucap Andrika dalam konferensi pers.

Namanya layak dipertahankan untuk terus berada di Tim Nasional kelompok umur, termasuk mencoba jajal kemampuan di timnas U-19 bersaing dengan Cahya Supriadi.


2. Nabil Asyura

Selebrasi pemain Timnas Indonesia U-16, Muhammad Nabil Asyura usai membobol gawang Singapura U-16 pada laga kedua fase grup Piala AFF U-16 2022 di Stadion Maguwoharjo, Rabu (03/08/22).

Nama Nabil Asyura menjadi salah satu pemain yang banyak diperbincangkan karena penampilan impresifnya bersama timnas Indonesia U-16 di Piala AFF U-16 2022.

Dia masuk dalam daftar pencetak gol terbanyak turnamen ini dan tersubur di Skuad Garuda Asia dengan empat gol.

Baca Juga

Empat gol itu ia bukukan saat melakoni pertandingan babak penyisihan grup, ke gawang Singapura dan Vietnam.

Melawan Singapura, ia mencetak tiga gol atau hattrick dalam kemenangan 9-0. Sedangkan ke gawang Vietnam, ia membuat satu gol dalam kemenangan 2-1.

Pemain asal Sumatra Barat ini tercatat pernah menimba ilmu di Sekolah Sepak Bola (SSB) Arafah di Payakumbuh.

Baca Juga

Dari sana, ia kemudian bergabung dengan Gasliko Limapuluh Kota U-15 hingga mendarat di klub PSP Padang.

Menunjukkan penampilan gemilang, ia juga menuntut ilmu di Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) daerah.

Nabil Asyura merupakan salah satu andalan Bima Sakti di Piala AFF U-16 2022 usai dimainkan sebagai starter sejak laga melawan Filipina di matchday pertama.

Baca Juga

Kala itu, ia sebenarnya sudah mendapat peluang mencatatkan nama di papan skor, namun memang belum berhasil.

Dengan permainan yang akan matang dalam beberapa waktu ke depan, Nabil Asyura layak dijajal masuk ke timnas Indonesia U-19.

Apalagi ia bisa menjadi jawaban atas kritikan pelatih Shin Tae-yong yang sulit menemukan penyerang tajam untuk Skuad Gaurda Nusantara.


3. Muhammad Iqbal Gwijangge

Kapten Timnas U-16, Muhammad Iqbal Gwijangge

Muhammad Iqbal Gwijangge pemain berdarah Papua kelahiran Sumedang, Jawa Barat, tahun 2006.

Karier sepak bolanya dimulai saat berlatih di klub Bandung Pro United, sebelum akhirnya bergabung dengan tim profesional Bhayangkara FC U-16.

Performanya yang apik di kompetisi kelompok umur lokal, membuatnya dipanggil ke pemusatan latihan di Stadion Madya.

Pemain berposisi sebagai bek tengah lantas masuk dalam skuad seleksi Piala AFF U-16 2022, dan lolos membela Merah Putih di Sleman awal Agustus nanti.

Keputusan Bima Sakti membawa Muhammad Iqbal Gwijangge ke Piala AFF U-16 2022, tidak lepas dari performa impresif yang ditunjukannya di pemusatan latihan.

Tak hanya melihat dari performa, putra dari legenda atlet angkat berat asal Jawa Barat, Besinah Haluk, itu juga dinilai mempunyai jiwa kepemimpinan yang baik sehingga ditugaskan sebagai kapten.

Muhammad Iqbal Gwijangge sendiri menegaskan dirinya tidak akan setengah-setengah ketika membela timnas Indonesia U-16. Ia bertekad tampi 100 persen untuk membela panji Garuda di dada.

Benar saja, sepanjang turnamen ia tampil sangat konsisten dan jadi salah satu pemain penting dalam skuad Timnas Indonesia U-16, yang menjuarai Piala AFF U-16.

Hal itu dibuktikan dengan menyabet gelar pemain terbaik. Beroperasi di lini belakang, Iqbal membantu timnas u-16 mencatat clean sheet di final. 

Garuda Asia juga menjadi tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit di Piala AFF U-16. 

Pasukan Bima Sakti hanya kebobolan dua kali dalam lima pertandingan menuju gelar.

Tidak hanya itu, Iqbal juga menunjukkan ketenangan saat menjadi algojo adu penalti pertama Indonesia pada semifinal saat menang atas Myanmar 5-4.

Timnas Indonesia U-16Bima SaktiTRIVIAOne FootballPiala AFF U-16 2022

Berita Terkini

Berita Terpopuler