x

Respons Positif Pelatih Bali United Setelah Perdamaian Suporter Persis Solo dan PSIM

Kamis, 6 Oktober 2022 18:28 WIB
Penulis: Nofik Lukman Hakim | Editor: Isman Fadil
Doa bersama yang digelar suporter PSIM, Brajamusti, turut dihadiri ribuan suporter PSS Sleman dan Persis Solo

INDOSPORT.COM - Pelatih klub Liga 1, Bali United, Stefano Cugurra Teco, ikut menyambut kabar baik tentang perdamaian suporter Persis Solo dan PSIM Yogyakarta. Rivalitas ekstrim harus diakhiri untuk sepak bola Indonesia lebih baik.

Hikmah dirasakan masyarakat Solo dan Yogyakarta setelah Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 125 orang. Gong perdamaian sudah ditabuh suporter Solo dan Yogyakarta.

Baca Juga

Perdamaian dua suporter ini bukan hanya menjadi kabar baik bagi pecinta sepak bola di Jawa Tengah dan DIY. Masyarakat yang tak tahu tentang sepak bola juga diuntungkan.

Pasalnya, rivalitas antara suporter Persis Solo dan PSIM kerap kali mengganggu kegiatan masyarakat. Bahkan, tak sedikit warga Solo atau Yogyakarta yang tak tahu tentang sepak bola ikut jadi korban.

Gong ini ditabuh ketika suporter Persis Solo menghadiri kegiatan doa bersama yang digelar suporter PSIM, Brajamusti. Yang datang bukan sekadar perwakilan suporter, seperti sebelum-sebelumnya.

Baca Juga

Tak tanggung-tanggung, ada ribuan suporter Persis Solo yang memadati Stadion Mandala Krida, Selasa (4/10/22) lalu. Untuk pertama kali dalam sejarah, ribuan suporter Persis bisa akur dengan ribuan suporter PSIM.

Kabar perdamaian ini disambut banyak stakeholder sepak bola nasional. Pasalnya, video perdamaian dua kelompok ini viral di media sosial, mulai dari Instagram, Facebook, dan Twitter.

Stefano Cugurra Teco ikut gembira dengan perseteruan yang melibatkan dua kubu ini. Meski belum pernah terdampak langsung dalam pertikaian dua kubu ini, namun Teco tetap senang saat permusuhan disudahi.

Baca Juga

"Ya ini kabar positif buat suporter yang memiliki rivalitas terlalu ekstrim dan sekarang bisa berdamai," kata Teco.

Perdamaian ini merupakan awal dari kabar baik dari sepak bola nasional. Pasalnya, suporter PSIM tak hanya berdamai dengan suporter Persis Solo, namun juga dengan suporter PSS Sleman.


1. Demi Kemajuan Sepak Bola Indonesia

Doa bersama yang digelar suporter PSIM, Brajamusti, turut dihadiri ribuan suporter PSS Sleman dan Persis Solo

Tak sedikit korban jiwa atas rivalitas antara suporter PSIM dan PSS. Bahkan, pada bulan Agustus lalu, ada dua anggota suporter PSS yang menjadi korban kekerasan yang diduga merupakan oknum suporter PSIM.

Kini, permusuhan itu sudah menjadi masa lalu. Teco berharap perdamaian ini bisa dimanfaatkan dengan baik untuk kemajuan sepak bola Indonesia.

Baca Juga

"Ini kesepakatan yang tidak boleh disia-siakan untuk membuat sepak bola Indonesia lebih aman," tutur Teco.

Sementara itu, penyerang Bali United, Ilija Spasojevic, memberikan respons lewat emoticon di instagram. Spaso memberikan komentar ketika perdamaian ini diangkat akun instagram, "pengamatsepakbola".

Baca Juga

Spaso memberi respons dengan gambar tepuk tangan, hati dan bendera Indonesia. Respons Spaso disukai 1115 akun Instagram.

Biasanya, deklarasi damai dimulai dari kepengurusan dua kelompok suporter yang bertikai. Namun, perdamaian yang melibatkan tiga kelompok suporter ini cukup berbeda.

Baca Juga

Justru perdamaian ini merupakan desakan dari "akar rumput" kelompok suporter Persis Solo, PSIM Yogyakarta dan PSS Sleman. Mereka sudah lelah ketika sepak bola terus mengabarkan berita duka.


2. Bukan Pengurus

Doa bersama yang digelar suporter PSIM, Brajamusti, turut dihadiri ribuan suporter PSS Sleman dan Persis Solo

Fakta ini diungkapkan pentolan Brigata Curva Sud (BCS) Sleman, Zulfikar. Makanya, tugas para pengurus sejatinya lebih mudah atas perdamaian bertajuk "Mataram is Love" ini.

"Kita bersyukur dengan momen ini. Ini kan organik dari teman-teman yang di bawah, sudah klik. Kita teman-teman di sini tinggal mengamini saja, tinggal menggongkan saja," kata Zulfikar saat acara doa bersama lalu.

Tiga kelompok ini kemungkinan bakal bertemu lagi di Stadion Maguwoharjo Sleman. Ketika doa bersama di Mandala Krida lalu, Zulfikar memastikan akan ada acara yang turut mengundang suporter Indonesia, termasuk PSIM dan Persis Solo.

PSIM YogyakartaPersis SoloPasoepatiLiga IndonesiaStefano Cugurra TecoBrajamusti

Berita Terkini