x

Meski Awalnya Menjanjikan, Xavi Disebut Lebih Buruk dari Ronald Koeman

Senin, 17 Oktober 2022 18:44 WIB
Penulis: Yudha Riefwan Najib | Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
Akibat kekalahannya dari Real Madrid dalam lanjutan Liga Spanyol (La Liga) 2022/23.Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez kini menjadi sorotan.

INDOSPORT.COM – Akibat kekalahannya dari Real Madrid dalam lanjutan Liga Spanyol (La Liga) 2022/23.Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez kini menjadi sorotan.

Meski membuat awalan yang menjanjikan di putaran awal kompetisi musim ini bersama Barcelona. Terbukti dengan melumat Real Sociedad, dengan skor 1-4. Kemudian menghajar Sevilla, 0-3.

Baca Juga

Bahkan, mereka melanjutkan dominasinya dengan menghabisi Viktoria Plzen, 5-1, di Liga Champions 2022/23. Serta menghabisi Cadiz di Liga Champions, dengan skor 0-3.

Namun, nyatanya akhir-akhir ini tim yang bermarkas di Stadion Spotify Camp Nou tersebut mencatatkan rentetan hasil yang buruk.

Terakhir, tim besutan Xavi Hernandez harus rela mengakui keunggulan rivalnya di Liga Spanyol, Real Madrid dalam laga yang bertajuk ‘El Clasico’.

Baca Juga

Pasalnya, tim yang berjuluk La Blaugrana tersebut kalah 3-1, dalam pertandingan yang tersaji di Stadion Santiago Bernabue, pada Minggu (16/10/22) malam tadi.

Sekaligus gagal lolos dari babak penyisihan grup Liga Champions musim ini. Mengingat mereka gagal menang di dua laga melawan Inter Milan yakni, kalah 1-0, dan imbang 3-3.

Selain itu, meski tampil dengan kekuatan terbaiknya, pasukan Robert Lewandowski dkk, gagal menjalankan misi balas dendam terhadap Bayern Munchen.

Baca Juga

Mengingat dalam matchday kedua Grup C Liga Champions musim ini, Barcelona harus kalah ketika melawat ke Stadion Allianz Arena, dengan skor 2-0.

Hal tersebut tentunya mencoreng catatan apik yang dibuat oleh Xavi Hernandez pada awal kompetisi musim ini berjalan.


1. Kegagalan Xavi Hernandez

Aksi Xavi Hernandez kala memimpin Barcelona di laga kontra Atletico Madrid (06/02/22). (Foto: REUTERS/Albert Gea)

Meski, Xavi Hernandez memiliki kemampuan dalam melatih yang baik. Tebukti, dengan catatan suksesnya bersama Al-Sadd.

Mengingat dirinya mampu mempersembahkan 2 gelar juara Liga Qatar 2019/20, 2020/21. Serta dua Piala Qataryakni, tahun 2019/20, dan 2020/21.

Baca Juga

Namun, Entrenador asal Spanyol tersebut disebutkan sebagai pelatih yang termasuk gagal dalam menangani tim sekelas Barcelona.

Melansir dari Marca, Xavi Hernandez dianggap tidak bisa lebih baik dari pendahulunya sebagai pelatih La Blaugrana. Setelah ‘El Clasico’ malam tadi yang merupakan laga ke-50 Xavi.

Hal tersebut mengacu pada 50 pertandingan awal yang dilakoni oleh setiap pelatih kala menangani tim yang bermarkas di Spotify Camp Nou.

Baca Juga

Pasalnya, dari seluruh laga tersebut, pelatih kelahiran Terrassa pada 25 Januari 1998 tersebut hanya membukukan 28 kemenangan, sebelas hasil imbang, dan 11 kali kalah.

Berbeda dengan catatan yang dibuat oleh pelatih sebelumnya, Ronald Koeman. Mengingat pelatihasal Belanda tersebut mampu meraih 33 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 10 kali kalah.

Bahkan hasil yang dibuat oleh Xavi juga masih kalah mantan pelatihnya dulu, Luis Enrique. Pasalnya pria yang saat ini menangani Timnas Spanyol menang 37 kali, 8 kali imbang, dan hanya kalah 5 kali.

Baca Juga

Selain itu, penampilan awal Xavi Hernandez juga tidak lebih baik dari Pep Guardiola, karena pelatih Manchester City itu mampu meraih 37 kemenangan, delapan seri, dan kalah 5 kali.

Kendatidemikian, Xavi Hernandez merupakan satu-satunya pelatih yang tidak menggunakan jasa dari pemain fenomenal,Lionel Messi.

Real MadridBarcelonaLaLiga SpanyolRonald KoemanXavi HernandezPep GuardiolaLuis EnriqueLiga SpanyolBerita Liga SpanyolOne Football

Berita Terkini