x

Liga 1: Sapu Bersih Poin Jadi Cara Arema FC Obati Duka Tragedi Kanjuruhan

Jumat, 9 Desember 2022 15:35 WIB
Penulis: Ian Setiawan | Editor: Indra Citra Sena
Arema FC resmi mengangkat Wiebie Dwi Andriyas sebagai manajer tim gantikan M. Ali Rifki. (Foto: MO Arema FC)

INDOSPORT.COM - Arema FC sukses mengawali lanjutan Liga 1 Indonesia 2022-2023 lewat kemenangan menyakinkan 2-0 atas Dewa United FC pada pekan ke-12, Rabu (7/12/22).

Hasil ini pun sangat disyukuri oleh segenap komponen tim. Baik pelatih, pemain hingga manajemen, kompak mempersembahkan tiga angka bagi korban Tragedi Kanjuruhan.

Manajer Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas, juga mengakui bahwa jalan satu-satunya untuk menghapus duka yang menyelimuti adalah kemenangan.

"Jadi saya berharap tim ini bisa lebih konsisten di jalur kemenangan. Segera menyudahi euforia kemenangan ini," ucap Wiebie Dwi Andriyas. 

Sehingga, dia semakin optimistis untuk mencapai misi pertamanya selepas didapuk menggantikan Muchamad Ali Rifki sebagai manajer Arema FC.

Baca Juga

Pengusaha gila bola terkenal di Malang itu meyakini pasukan Javier Roca dapat melakukan aksi sapu bersih poin dalam lima laga sisa hingga paruh musim Liga 1 2022-2023.

Laga terdekat, tim berjulukan Singo Edan akan menghadapi Persis Solo pada lanjutan pekan ke-13 Liga 1 di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (11/12/22).

Baca Juga

"Saya bilang, sudahi euforia yang tinggi, karena menghadapi Persis Solo kami harus kembali meraih tiga poin," tegas Wiebie Dwi Andriyas.

Sementara target yang diusung Wiebie untuk Arema FC, adalah aksi sapu bersih semua poin. Upaya ini tidak lain untuk menghapus duka Tragedi Kanjuruhan.

"Semua pertandingan harus dimenangi. Karena ini akan meredakan situasi yang tengah terjadi di Malang saat ini," tambah Wiebie Dwi Andriyas.

Baca Juga

1. Penuh Semangat

Penyerang Arema FC, Dedik Setiawan, mendapat perawatan. (Foto: Nofik Lukman Hakim/INDOSPORT)

Optimisme Wiebie Dwi Andriyas dalam mencapai target perbaikan prestasi Arema FC di Liga 1, juga didukung dari kondisi skuat yang lebih stabil saat ini.

Tentu bukan hal yang mudah. Lantaran Johan Ahmad Farizi dkk. sempat terpuruk secara mental akibat menjadi saksi hidup terjadinya Tragedi Kanjuruhan, 1 Oktober silam.

Baca Juga

"Mereka punya semangat yang tinggi untuk membuktikan bisa mengobati (duka keluarga korban Tragedi Kanjuruhan)," tandas owner klub Liga 3, NZR Sumbersari, tersebut.

Satu langkah dalam misi perbaikan prestasi setidaknya sudah tercapai, ketika Arema FC mengalahkan Dewa United 2-0. Artinya, masih ada lima laga lain dengan potensi 15 poin.

Baca Juga

Jika misi sapu bersih tercapai, besar kemungkinan Arema FC akan kembali ke jalur persaingan juara Liga 1 2022-2023, minimal menembus 5 besar klasemen paruh musim kompetisi.

Liga IndonesiaArema FCLiga 1Bola IndonesiaBerita Liga 1Dewa United FCLiga 1 2022-2023One FootballTragedi Kanjuruhan

Berita Terkini