Lolos Risk Assessment, Markas Gresik United Siap Gelar Liga 2 Musim Ini
INDOSPORT.COM - Usai mendapat peninjauan dari Tim Risk Assessment Mabes Polri, kini markas dari Gresik United yakni Stadion Gelora Joko Samudro dinilai layak menggulirkan kompetisi Liga 2 musim 22/23.
Sebagai informasi, penilaian venue dalam menggelar laga-laga sepak bola tak hanya dialami oleh klub-klub yang berkompetisi di Liga 1 musim ini saja.
Namun, penilaian yang dilakukan Tim Risk Assessment dari Mabes Polri tersebut juga menyasar pada markas klub-klub yang berlaga di Kompetisi Liga 2.
Tim Risk Assessment yang dipimpin Kombes Pol Ferdinan Pasaribu, kali ini melakukan kunjungan kepada Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) Gresik.
Dalam dua hari pemantauan, markas Gresik United itu dinilai layak untuk menggelar laga-laga sepak bola di Liga 2 mendatang.
"Stadion Gelora Joko Samudro Gresik masih yang terbaik. Itu merupakan temuan kami saat melakukan risk assessment," ucap Ferdinan sebagaimana dilansir situs Gresik United, Sabtu (31/12/22).
"Skor tertinggi berasal dari sistem manajemen keamanan dengan bobot penilaian 30 persen. Resiko kompetisi 20 (persen) dan infrastruktur 20," imbuh dia.
Tim Risk Assessment yang dipimpin Kombes Pol Ferdinan Pasaribu mendapat tugas dalam menilai kondisi terkini 3 stadion di Jawa Timur.
Sebelumnya, dua venue yang menjadi markas Madura United sudah dipantau. Yaitu Stadion Gelora Ratu Pamelingan di Pamekasan dan juga Gelora Bangkalan.
Dari tiga stadion yang dipantau pihaknya, semua tetap ada plus dan minus. Tugas klub maupun panpel tinggal membenahi saja ke depan.
"Stadion Gelora Joko Samudro masih lebih baik dibanding dua stadion di Madura," bilang Ferdinan.
1. Sejumlah Kekurangan
Kendati mendapatkan penilaian yang baik, namun bukan berarti Stadion Gelora Joko Samudro tidak mendapatkan catatan penting.
Markas Gresik United itu setidaknya harus memperbaiki beberapa poin. Salah satunya fasilitas hydrant yang belum dialiri air.
"Kekurangannya tinggal melengkapi kalau ada pengecekan lagi," beber Ketua Tim Assessment, Kombes Pol Ferdinan Pasaribu.
Sementara pihak Gresik United juga menyambut baik atas penilaian. Lantaran ini menjadi acuan penting agar markas mereka bisa menggelar laga kompetisi Liga 2.
"Kalau sudah dinilai kelayakannya, suporter yang hadir melihat pertandingan, datang dan pulang dengan selamat," tutur Ketua Panpel GU, Syamsul Dluha.