Deretan Trio Gelandang Terbaik yang Pernah Ada, Hasilkan Banyak Gelar!
INDOSPORT. COM - Pentas sepak bola pernah beberapa kali dihiasi oleh aksi menawan dari kerja sama ciamik para trio gelandang.
Kehebatan sebuah tim sepak bola salah satu faktor pentingnya terletak pada kemampuan lini tengah dalam memenangkan duel dengan lawan.
Ketika lini tengah yang solid bisa melaksanakan hal itu, niscaya perjalanan tim buat memenangkan laga bakal lebih mudah.
Era sepak bola modern cenderung memaksimalkan kinerja lini tengah melalui penerapan strategi menempatkan tiga gelandang.
Tim-tim yang kemudian hari meraih kesuksesan besar, biasanya turut dibarengi momen lahirnya kerja sama ciamik trio gelandang andalan mereka.
Berikut INDOSPORT coba merangkum deretan trio gelandang hebat yang kerja sama apiknya pernah menggemparkan panggung sepak bola dunia.
Casemiro, Luka Modric, Toni Kroos (Real Madrid)
Kinerja apik kerja sama trio Casemiro, Modric dan Toni Kroos membawa Los Merengues mendominasi sepak bola Eropa, menghasilkan empat gelar Liga Champions.
Madrid pernah meraih trofi Liga Champions pada 2015-2016, 2016-2017, 2017-2018 dan terakhir 2021-2022 setelah mengalahkan Liverpool untuk kedua kalinya dalam empat tahun.
1. Sergio Busquets, Xavi Hernandez, Andres Iniesta (Barcelona)
Sebelum munculnya trio Madrid, Barcelona lebih dulu memiliki trio lini tengah yang mengerikan buat lawan.
Mereka adalah Sergio Busquets, Xavi Hernandez, dan Andres Iniesta yang dihimpun di awal kedatangan Pep Guardiola dan masih berlanjut kejayaannya di era kepelatihan Luis Enrique.
Trisula ini mengantarkan Barcelona tiga kali menjuarai Liga Champions, pada 2008-2009, 2010-2011, dan 2014-2015.
Dua gelar pertama diraih di bawah Pep Guardiola, yang terakhir dengan Luis Enrique di kursi kepelatihan.
Javier Zanetti, Esteban Cambiasso, Wesley Sneijder (Inter Milan)
Trio gelandang lain yang memesona pecinta sepak bola adalah milik Inter Milan. Trio tersebut dihuni Javier Zanetti, Esteban Cambiasso, dan Wesley Sneijder.
Mereka sukses mengantarkan Inter Milan menjadi tim pertama dan sejauh ini satu-satunya di Liga Italia yang meraih Treble, termasuk Liga Champions pada musim 2009-2010.
Marcel Desailly, Demetrio Albertini, Zvonimir Boban (AC Milan)
Tetangga Inter AC Milan juga memiliki trio lini tengah yang dahulu kinerja kerja samanya sangat ditakuti, yakni Marcel Desailly, Demetrio Abertini dan Zvonimir Boban.
Pada masa jayanya mereka, trio gelandang tersebut sukses mengantarkan Rossoneri menjuarai Liga Champions musim 1993-1994.
2. Terry McDermott, Graeme Souness, Ray Kennedy (Liverpool)
Sejak kedatangan Jurgen Klopp di Anfield, permainan Liverpool dinilai sangat menarik dan sangat ditakuti lawan.
Mereka dengan gemilangnya mampu menjuarai Liga Inggris 2019-2020 dan mengangkat trofi Liga Champions 2018-2019.
Namun suporter The Reds tidak akan pernah melupakan bahwa mereka pernah memiliki trio Terry McDermott, Graeme Souness dan Ray Kennedy.
Berkat kinerja ciamik trio gelandang tersebut, The Reds dua kali merasakan momen indah juara Liga Champions pada 1977-1978 dan 1980-1981.
David Beckham, Paul Scholes, Ryan Giggs (Manchester United)
Keberhasilan Manchester United menjuarai Liga Champions pada tahun 1999, terjadi lewat kemenangan dramatis atas Bayern Munich.
Gelar juara tersebut sungguh berkesan hingga sekarang bagi para penggemar MU yang zaman itu sudah eksis menonton pertandingan sepak bola.
Momen jaya The Red Devils tahun 199, dihiasi oleh kinerja trio lini tengah yang menawan, yakni David Beckham, Paul Scholes dan Ryan Giggs.
Berkat bantuan kehebatan mereka, Sir Alex Ferguson selaku pelatih Man United, sukses mengawinkan gelar Liga Champions 1998-1999 dengan dua gelar bergengsi lainnya, alias treble winners.