x

Sedih dan Kecewanya Jokowi Usai Indonesia Batal jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Kamis, 30 Maret 2023 18:19 WIB
Penulis: Zainal Hasan | Editor: Prio Hari Kristanto
Presiden RI, Joko Widodo, mengaku sedih dan kecewa setelah mendapatkan kabar mengenai dicabutnya status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Foto: BPMI Setpres/Kris

INDOSPORT.COM - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, mengaku sedih dan kecewa setelah mendapatkan kabar mengenai dicabutnya status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Namun Jokowi meminta semua masyarakat bisa menerima keputusan FIFA.

FIFA memang telah mengambil keputusan pahit bagi kancah sepak bola Indonesia. FIFA mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

Situasi tersebut mendapat perhatian langsung dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Presiden yang kerap disapa Jokowi ini pun mengaku merasakan kesedihan yang sama seperti dirasakan oleh masyarakat Indonesia.

"Tadi malam saya sudah mendapat laporan dari ketua umum PSSI bahwa FIFA sudah membatalkan Piala Dunia U-20 di Indonesia," buka Jokowi dalam keterangan resminya.

Jokowi pun meminta masyarakat Indonesia bisa menghormati keputusan yang telah diambil oleh FIFA. Meskipun memang rasa kesal dan sedih menggelayuti pencinta sepak bola Indonesia.

Baca Juga

"Tentunya kita harus menghormati keputusan tersebut. Saya tahu keputusan ini banyak membuat masyarakat kecewa, saya pun sama merasakan hal itu kecewa dan sedih," kata Jokowi.

Namun presiden Jokowi meminta masyarakat Indonesia tidak habis energi dengan saling menyalahkan satu sama lain.

"Tapi jangan menghabiskan energi untuk saling menyalahkan satu sama lain. Sebagai bangsa yang besar kita harus melihat ke depan jangan ke belakang."

Baca Juga

"Jadikan hal ini jadi pembelajaran berharga bagi persepakbolaan Indonesia," pinta Jokowi.

Jokowi juga meminta kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, untuk terus berdiskusi dengan FIFA agar sepak bola Indonesia tidak dijatuhi sanksi.

"Saya meminta kepada ketua umum PSSI, Bapak Ercik Thohir untuk sepak bola Indonesia tidak kena sanksi dan masih bisa menjadi tuan rumah event-event internasional lainnya," ujar Jokowi.

Baca Juga

1. Ngerinya Potensi Sanksi FIFA

Waketum PSSI, Zainudin Amali.

Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, merasa ketar-ketar menanti sanksi dari FIFA untuk Indonesia usai dicabut sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

FIFA memang telah resmi mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Keputusan ini dinyatakan FIFA melalui pernyataan resminya pada Rabu (29/03/23) malam.

Memang dalam pernyataan resminya FIFA tidak menjabarkan secara jelas alasan mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

FIFA hanya menulis melihat dari situasi perkembangan yang terjadi belakangan ini di Indonesia.

"Jadi kan kita sudah tahu keputusan FIFA bahwa kita dicabut ketuanrumahan kita," buka Zainudin Amali.

Baca Juga

Zainudin Amali mengatakan saat ini memang Indonesia sedang ketar-ketir menanti keputusan lainnya yang dikeluarkan FIFA terkait apakah akan ada sanksi tambahan untuk Indonesia.

"Tinggal yang ditunggu tindakan susulan. Tentu saya berharap jangan sampai kita kena sanksi berat," kata Amali.

Memang Zainudin terngiang akan hukuman berat yang sempat diterima Indonesia oleh FIFA pada 2015 lalu. Di mana saar Indonesia sempat di banned FIFA karena dinilai mendapat intervensi dari pemerintah.

Baca Juga

Saat ini menurut Zainudin situasinya berbeda dan terdapat potensi hukuman yang lebih berat.

"Kita tahu kita tidak bisa (gelar Piala Dunia U-20), maka tak bisa main di pertandingan yang diatur oleh FIFA di semua level dunia maupun ASEAN."

"Kita sudah tak bisa lagi melaksanakan FIFA Matchday. Negara lain yang anggota FIFA juga enggak mungkin datang ke sini, kita enggak bisa (main) keluar," ucap Waketum PSSI, Zainudin Amali.

Baca Juga
FIFAPSSIPiala Dunia U-20Joko WidodoLiga IndonesiaZainudin Amali

Berita Terkini