x

Cocoklogi Piala Dunia U-20 Batal Digelar di Indonesia, Netizen: Gara-gara Oknum Bea Cukai?

Sabtu, 1 April 2023 14:32 WIB
Penulis: Martini | Editor: Prio Hari Kristanto
Sejumlah netizen membuat cocoklogi mengapa Piala Dunia U-20 batal digelar di Indonesia dan benarkah gara-gara oknum Bea Cukai yang sedang viral?

INDOSPORT.COM - Sejumlah netizen membuat cocoklogi mengapa Piala Dunia U-20 batal digelar di Indonesia. Benarkah gara-gara oknum Bea Cukai yang sedang viral?

FIFA membuat pernyataan resmi pada Rabu (29/03/23) malam, yang menyatakan bahwa Piala Dunia U-20 2023 batal dilangsungkan di Indonesia.

"FIFA telah memutuskan, karena keadaan saat ini, untuk membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah FIFA U-20 World Cup 2023," demikian keterangan dari situs FIFA.

FIFA menyatakan tanggal turnamen tidak akan berubah, yakni pada 20 Mei hingga 11 Juni 2023, tapi hanya tempatnya saja yang dialihkan, bukan lagi di Indonesia.

Banyak spekulasi bermunculan, mulai dari ketidaksiapan venue pertandingan, adanya Tragedi Kanjuruhan yang memakan korban, hingga penolakan Israel di Piala Dunia U-20.

Baca Juga

Namun, ada satu lagi cocoklogi dari netizen, yang mengungkapkan mengapa Piala Dunia U-20 batal dilangsungkan di dalam negeri, yakni karena adanya oknum Bea Cukai.

Beberapa waktu lalu, Bea Cukai ramai menjadi sorotan karena banyaknya oknum yang menarik pajak dari barang-barang tak bernilai, termasuk hadiah dan penghargaan.

Baca Juga

Fatimah Zahratunnisa curhat jika piala kemenangan yang didapatkannya dari ajang menyanyi di Jepang, tiba-tiba saja dipatok biaya Bea Cukai saat tiba di Indonesia.

Lalu, perusahaan Kris Antoni memenangkan Flash Game Summit di San Francisco, dan pialanya dikirim ke Indonesia. Tetapi di Bea Cukai, ia diminta membayar satu juta lebih.

Masih banyak lagi kisah-kisah netizen yang mengaku pernah dimintai uang oleh oknum Bea Cukai. Apakah hal ini yang membuat FIFA enggan menggelar Piala Dunia U-20 di Indonesia?

Baca Juga

1. FIFA Takut 'Dipalak' Oknum Bea Cukai?

Rombongan PSSI, Kemenpora dan PUPR meninjau kondisi Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (11/03/23), yang menjadi venue Piala Dunia U-20 2023. Sayangnya, FIFA Telah membatalkan ajang ini di Indonesia.

Salah satu netizen pengguna akun Twitter @id_** juga mengaitkan batalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia dengan kasus oknum Bea Cukai yang sedang viral.

"Penyebab sebenarnya ga jadi Piala Dunia U-20 adalah pas FIFA mau bawa pialanya masuk sini, disuruh bayar 4 juta sama Bea Cukai," tulis akun Football Manager ID.

Dalam cuitan itu, terdapat cuplikan dari akun Twitter Bea Cukai RI yang menyatakan bahwa setiap barang masuk ke Indonesia, dianggap sebagai barang impor dan dikenakan pajak, termasuk hadiah.

Alhasil, netizen pun maklum akan keputusan FIFA, karena akan ada banyak barang yang masuk ke Indonesia selama Piala Dunia U-20, dan akan dikenakan pajak tinggi.

"Wah itu baru piala, belum bola, jersey, alat alat latihan dll," komentar dari akun Twitter @warih_**** sembari tertawa.

Baca Juga

"Pialanya plating emas, belum medalinya juga yang emas. Impor emas berapa kuintal tuh. Bisa 10 miliar pajaknya kalo lewat jalur resmi," balas akun Twitter @revma****.

"Nanti pas trofi Piala Dunianya dikirim dari Zurich ke Jakarta auto dicekat sama Bea Cukai, habis itu FIFA disuruh bayar 50 juta dulu, kalo gak nanti trofinya 'diamankan' sama mereka," tulis @muammarfad*****.

Baca Juga

"Kabarnya jersey, sepatu, dan perlengkapan para peserta juga kena bea masuk, akhirnya FIFA nyerah," timpal akun @applet**** dengan menambahkan emoji tertawa.

Meski demikian, hal itu hanyalah cocoklogi dari netizen. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir telah mengumumkan alasan pembatalan ini adalah karena FIFA menilai Indonesia belum siap menggelar Piala Dunia U-20 2023.

Baca Juga
FIFAPiala Dunia U-20Indonesia - FIFABola InternasionalNetizenPiala Dunia U-20 2023

Berita Terkini