14 Tahun Mangkrak, Calon Stadion Termegah di Dunia Milik Valencia Bernasib Suram
INDOSPORT.COM – Nasib miris menimpa klub Liga Spanyol (La Liga), Valencia, yang tengah mencoba menyelesaikan pembangunan stadion baru, Nuevo Mestalla, di tengah bayang-bayang degradasi.
Klub Liga Spanyol, Valencia, kini tengah dalam kondisi yang mengenaskan, lantaran tertatih-tatih di kompetisi musim 2022-2023.
Diketahui, Valencia kini berada di peringkat ke-17 klasemen Liga Spanyol dengan mengumpulkan 33 poin dari 32 laga. Mereka baru saja kalah dari Cadiz dengan skor 1-2 pekan lalu dan sekarang dalam posisi yang berbahaya.
Selain soal performa, Valencia memang tengah membangun stadion yang dimulai pada Mei 2008. Proses pembangunan mengalami penundaan dengan beberapa kasus yang terjadi beberapa waktu belakangan.
Kabarnya, ada keruntuhan Scaffolding atau tiang penyangga stadiona setinggi 25 kaki yang menyebabkan dua pekerja tewas.
Memang, seperti dilansir The Sun, dua pekerja tersebut sempat terluka dan dilarikan ke rumah sakit, sebelum tewas paa hari berikutnya.
Saat kejadian tersebut, Valencia memberikan mengheningkan cipta untuk menghormati para pekerja yang membangun stadion Nuevo Mestalla.
Selepas kejadian, ada investigasi yang dilakukan pada perusahaan konstruksi dan para pekerja yang turun dalam pembangunan Nuevo Mestalla.
1. Temui Batu Sandungan
Hanya saja, pembangunan stadion Nuevo Mestalla kini sudah berjalan 14 tahun dan belum juga diselesaikan. Valencia sendiri saat ini masih bermarkas di Stadion Mestalla yang berkapasitas 49,430 penonton.
Sebelumnya, ada beberapa kesepakatan yang dilakukan oleh Valencia dengan penyandang dana demi menyelesaikan Nuevo Mestalla.
Los Che sendiri sempat disebut sepakat dengan salah satu penyandang dana asal Spanyol, Bankia yang sepakat untuk menyelesaikan stadion hingga Desember 2011.
Selepas kesepakatan tersebut, ada beberapa persetujuan yang dilakukan oleh Valencia untuk menyelesaikan kandang barunya.
Valencia kemudian berusaha menyelesaikan pembangunan stadion pada 2017 dan ada prospek dengan beberapa kerja sama keuangan.
Harapan ini sebenarnya terjadi ketika Valencia diambil alih oleh pengusaha asal Singapura, Peter Lim yang hingga kini tak memberikan dana segar.
Salah satu yang menjadi masalah untuk menyelesaikan stadion adalah absennya Valencia untuk bermain di Eropa yang terjadi sejak musim 2019-2020 lalu.
Tentu saja, dengan kondisi ini, Valencia harus bekerja keras untuk kembali ke papan atas Liga Spanyol dan bersaing dengan Barcelona dan Real Madrid, terutama di musim 2023/2024 nanti.
Kini, Valencia dilatih oleh sang legenda, Ruben Baraja untuk mengarungi sisa musim Liga Spanyol 2022-2023.
Sumber: The Sun