x

Para Pesepak Bola Jebolan YouTube yang Namanya Justru Tenggelam

Jumat, 15 September 2023 19:15 WIB
Editor: Nugrahenny Putri Untari
Hachim Mastour, salah satu jebolan YouTube yang jadi pemain sepak bola. Foto: Alessandro Sabattini/Getty Images.

INDOSPORT.COM - YouTube bisa menjadi platform populer bagi pesepak bola untuk memamerkan keahilan mereka ke khalayak ramai.

Dulu, sebelum penggunaan media sosial makin menggila seperti sekarang, tren mengunggah konten sudah bukan hal yang aneh.

Bahkan di sepak bola, ada beberapa pemain yang mendapat atensi besar berkat video mereka yang viral dan ditonton oleh jutaan orang.

Tidak sedikit pula, pemain-pemain yang kemudian mendapat batu loncatan yang sangat besar berkat unggahan mereka tersebut.

Akan tetapi, jelas tidak semuanya memiliki perjalanan karier yang mulus. Mereka yang bukan jebolan YouTube saja sering mengalami pasang surut dan menjadi pemain gagal.

Nah, jika bicara soal jebolan YouTube, sejumlah pemain ternyata ada yang tidak mampu menampilkan performa serupa saat mereka populer di dunia daring dulu.

Baca Juga

Yang paling mengenaskan, mungkin Hachim Mastour, yang dulu sempat bermain untuk raksasa Serie A Liga Italia, AC Milan.

Hachim Mastour sendiri sempat dijuluki Bocah Ajaib dan Bocah YouTube, namun pada akhirnya harus berakhir pahit karena karier yang anjlok sebagai pemain.

AC Milan adalah klub besar pertama yang berhasrat menggunakan jasa pemuda kelahiran 15 Juni 1998 ini. Mereka meminangnya dari Reggiana pada 2012.

Kedatangannya pun disambut baik oleh para penggemar Rossoneri. Mereka menaruh harapan besar padanya usai menonton video yang viral dan jadi pembicaraan publik.

Ya, video skill olah bola Hachim Mastour memang sangat laku keras dengan viewers mencapai ratusan ribu.

Baca Juga

Bahkan salah satu konten yang menampilkan adu juggling-nya dengan Neymar telah ditonton sampai jutaan orang.

Berkat aksi menakjubkan di dunia maya itulah, ia sempat pula digadang-gadang sebagai penerus Lionel Messi.

Akan tetapi, Hachim Mastour pun hanya bisa gigit jari jika harus membandingkan dirinya yang dulu dengan ia setelahnya.

Sebagai pemain muda, ia cukup sering menjadi pengangguran tanpa klub. Jika tidak, ia hanya singgah di klub-klub yang tidak banyak dikenal orang.

Teranyar, ia masih cukup beruntung lantaran menemukan tempat bermain di klub Maroko bernama Union de Touarga pada 2023 ini. 

Baca Juga

1. Pemain-Pemain Lainnya

Freddy Adu, mantan DC United yang sempat disebut-sebut sebagai titisan Pele. Foto: Instagram@freddy_adu.

Selain Hachim Mastour, tentu masih ada pemain-pemain lainnya yang tidak kalah menarik untuk dibahas di daftar ini.

Salah satunya adalah Freddy Adu, yang oleh banyak penikmat sepak bola sering dicap sebagai pemain paling tidak beruntung sedunia.

Ia sempat menjadi sensasi di kancah sepak bola saat masih berusia 14 tahun dan digadang-gadang sebagai titisan legenda Brasil, Pele.

Saat usianya 14 tahun itulah ia bergabung dengan klub Amerika Serikat, DC United, dan merengkuh popularitas sesudahnya.

Akan tetapi, segalanya berubah saat ia berada di Benfica. Alih-malih makin sukses, Freddy Adu malah menjadi pemain spesialis pinjaman.

Lalu ada Yasin Ben El-Mhanni, yang dulu sempat bermain futsal di jalanan saat masih kecil. Rekaman aksi-aksinya inilah yang kemudian mencuri perhatian di YouTube.

Baca Juga

Tidak hanya berkarier sebagai pemain sepak bola setelahnya, ia juga mendapat keuntungan buntut popularitasnya tersebut, dengan tampil sebagai model iklan.

Ia merapat ke Newcastle United pada 2016 namun tidak memiliki karier yang cemerlang bersama The Magpies.

Hari demi hari pun ia lalui sebagai pemain yang biasa-biasa saja, hingga kini mendarat di klub antah-berantah.

Yasin Ben El-Mhanni saat ini tercatat sebagai pemain Arbroath yang berpartisopasi di kompetisi semi-profesional di Skotlandia.

Baca Juga

Newcastle United menjadi satu-satunya klub ‘terkenal’ yang pernah ia singgahi satu kali sepanjang kariernya.

Selanjutnya ada Kerlon, sosok yang terkenal karena seal dribble-nya bertahun-tahun lalu. Ia sempat menjadi pemain Inter Milan namun selalu dikirim keluar sebagai pinjaman.

Setelah pensiun sebagai pesepak bola, Kerlon memilih tinggal dan menjadi pelatih akademi sepak bola di Amerika Serikat. 

Baca Juga
Hachim MastourBola InternasionalYoutubeIndepth

Berita Terkini