Superkomputer Prediksi Juara Liga Inggris Musim Ini, Siapa Pemenangnya?
INDOSPORT.COM - Persaingan gelar Premier League musim 2025–2026 memasuki fase penentuan, dengan Arsenal kini difavoritkan untuk menjadi juara berdasarkan prediksi superkomputer Opta. Keunggulan ini muncul setelah kemenangan tipis 1–0 atas Newcastle United yang membawa Arsenal kembali ke puncak klasemen.
Meski demikian, pelatih Mikel Arteta mengingatkan bahwa perjalanan menuju gelar tidak akan mudah.
Berdasarkan simulasi Opta, Arsenal diperkirakan memiliki peluang juara sebesar 70,85 persen, jauh di atas Manchester City yang berada di angka 29,15 persen.
Secara proyeksi, Arsenal akan mengumpulkan sekitar 81,52 poin, sementara City diprediksi finis dengan 79,35 poin. Keunggulan ini tidak lepas dari faktor jadwal pertandingan, di mana Arsenal dinilai menghadapi lawan yang relatif lebih ringan di sisa musim dibandingkan City yang masih harus menghadapi tim-tim papan atas seperti Brentford, Bournemouth, dan Aston Villa.
Di luar perebutan gelar, persaingan menuju zona Liga Champions juga mulai mengerucut. Manchester United, Liverpool, dan Aston Villa diprediksi hampir pasti finis di lima besar dengan peluang di atas 96 persen.
Namun demikian, skenario tambahan masih terbuka jika Aston Villa menjuarai Liga Europa, yang berpotensi membuka peluang bagi tim posisi keenam untuk ikut tampil di Liga Champions musim depan.
Sementara itu, perebutan posisi keenam menjadi salah satu yang paling ketat. Brighton & Hove Albion saat ini menjadi kandidat terkuat untuk finis di posisi tersebut, meski masih dibayangi oleh beberapa tim lain seperti Bournemouth, Chelsea, Brentford, dan Fulham. Performa yang tidak stabil membuat persaingan di zona ini sulit diprediksi hingga akhir musim.
Di papan bawah, situasi tidak kalah menegangkan. Burnley dan Wolverhampton Wanderers telah dipastikan terdegradasi, sementara satu slot tersisa masih diperebutkan oleh Tottenham Hotspur dan West Ham United.
Tottenham berada dalam tekanan lebih besar dengan peluang degradasi mencapai 58,57 persen, sementara West Ham sedikit lebih aman dengan 38,26 persen. Selisih poin yang tipis membuat setiap pertandingan sisa menjadi krusial bagi kedua tim.
Dengan hanya beberapa laga tersisa, musim ini dipastikan akan berakhir dramatis. Arsenal memang diunggulkan oleh superkomputer, tetapi jarak poin yang tipis dengan Manchester City membuat segala kemungkinan masih terbuka.
Persaingan di papan atas, perebutan tiket Eropa, hingga pertarungan menghindari degradasi menjadi bukti bahwa Premier League musim ini tetap menjadi salah satu kompetisi paling kompetitif di dunia.