Imigran Florida di Amerika Khawatir Operasi ICE Saat Nonton Piala Dunia 2026
INDOSPORT.COM - Organisasi Koalisi Imigran Florida (FIC) menyuarakan kekhawatiran menjelang Piala Dunia 2026. Mereka meragukan jaminan pemerintah Amerika Serikat bahwa agen imigrasi (ICE) tidak akan beroperasi di stadion selama turnamen berlangsung.
Koalisi Imigran Florida bersama sejumlah organisasi lain menyampaikan sikap skeptis pada Jumat (08/05) waktu setempat. Mereka menilai pernyataan lisan belum cukup memberi rasa aman bagi keluarga imigran.
Kekhawatiran itu mencuat setelah komentar Ketua Komite Tuan Rumah Miami untuk Piala Dunia, Rodney Barreto. Ia mengatakan mendapat jaminan langsung dari Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio.
Menurut Barreto, Rubio memastikan agen U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE) tidak akan berada di stadion. Ia menegaskan turnamen bukan ajang razia imigrasi.
"Banyak orang membicarakan soal ICE di stadion. Saya sudah bicara dengan Marco Rubio, dan ICE tidak akan berada di sana," kata Barreto.
Ia juga menyebut turnamen akan menjadi pengalaman menyenangkan bagi semua pihak. Barreto menilai dukungan pemerintah federal penting untuk menjamin keamanan kota tuan rumah.
Namun pernyataan itu belum menenangkan kelompok advokasi. Mereka menuntut jaminan tertulis, bukan sekadar komunikasi personal.
Koordinator Florida untuk American Friends Service Committee, Yareliz Zamora, menilai janji informal tidak cukup kuat. Ia meminta pemerintah menetapkan kebijakan resmi.
"Jaminan pribadi bukanlah kebijakan, dan itu bukan perlindungan," ujar Zamora. Menurutnya, moratorium resmi harus diumumkan untuk melindungi imigran dan pengunjung internasional.
Analis kebijakan Koalisi Imigran Florida, Thomas Kennedy, menyoroti ketakutan keluarga berstatus campuran. Kehadiran aparat, menurutnya, bisa memicu kecemasan besar.
"Di Florida, ini bukan sekadar soal ICE. Polisi lokal kini banyak bertindak sebagai agen imigrasi," kata Kennedy.
Ia merujuk pada perjanjian 287(g) antara polisi lokal dan ICE. Skema itu memberi wewenang aparat daerah menjalankan fungsi penegakan imigrasi federal.
Seluruh 67 wilayah administratif Florida telah menandatangani kesepakatan tersebut. Kebijakan ini menjadi bagian strategi deportasi agresif Presiden Donald Trump.
Kelompok advokasi mendesak moratorium penegakan imigrasi selama turnamen. Mereka juga meminta panduan publik yang jelas untuk stadion, zona fan, hotel, dan pusat transportasi.
Selain itu, mereka menuntut transparansi terkait peran aparat lokal. Keterbukaan dianggap penting agar publik merasa aman menghadiri pertandingan.
Piala Dunia 2026 berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Turnamen digelar di kota-kota tuan rumah di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Di Florida, Hard Rock Stadium menjadi venue utama. Stadion berkapasitas 65 ribu penonton itu akan menggelar empat laga fase grup dan sejumlah pertandingan penting dari babak sistem gugur.
Laga di Miami dijadwalkan berlangsung antara 15 hingga 27 Juni. Stadion itu juga akan menggelar perempat final dan perebutan tempat ketiga pada 18 Juli 2026.