x

Butuh Keajaiban, Bagaimana Cara Juventus untuk Lolos ke Liga Champions?

Senin, 18 Mei 2026 00:51 WIB
Editor: Redaksi
Dusan Vlahovic merayakan gol pertama bersama rekan tim Andrea Cambiaso pada laga Serie A Italia di Stadion Allianz, Italia, Minggu (26/11/23). (Foto: REUTERS/Massimo Pinca)

INDOSPORT.COM - Peluang Juventus untuk lolos ke Liga Champions musim 2026/27 belum sepenuhnya tertutup, tetapi situasinya kini sangat rumit setelah kekalahan 0-2 dari Fiorentina pada pekan ke-37 Serie A. Hasil buruk itu membuat posisi Bianconeri melorot dan kini wajib bergantung pada bantuan tim lain di laga terakhir musim ini.

Kekalahan di Allianz Stadium menjadi pukulan telak bagi pasukan Luciano Spalletti dalam perburuan empat besar klasemen. Juventus kini duduk di peringkat keenam dengan koleksi 68 poin dan kalah head-to-head dari Como yang berada tepat di atas mereka.

Baca Juga

Situasi tersebut membuat Juventus tidak cukup hanya menang pada laga penutup Serie A melawan Torino. Mereka juga wajib berharap hasil dari para pesaing seperti Roma, Milan, dan Como berpihak kepada mereka.

Pada pertandingan terakhir nanti, Juventus harus meraih kemenangan atas Torino di Derby della Mole. Namun tiga poin itu tetap tak berarti apabila tim-tim di atas mereka juga meraih hasil positif secara bersamaan.

Roma saat ini memiliki peluang lebih besar karena hanya menghadapi Verona yang sudah terdegradasi. Jika Giallorossi menang, maka peluang Juventus otomatis semakin menipis untuk menyalip posisi empat besar.

Milan juga masih berada dalam jalur perebutan tiket Liga Champions dan memiliki jadwal relatif ringan. Rossoneri hanya perlu menjaga konsistensi agar tidak terpeleset pada pekan terakhir kompetisi.

Como menjadi ancaman besar lain bagi Juventus pada musim ini. Klub kejutan Serie A itu unggul secara rekor pertemuan, sehingga jika poin mereka sama di akhir musim, Juventus tetap berada di bawah mereka.

Skenario ekstrem bahkan bisa membuat lima tim finis dengan jumlah poin identik, yakni 71 angka. Dalam kondisi seperti itu, Serie A akan menggunakan klasemen mini berdasarkan head-to-head, bukan selisih gol.

Bagi Juventus, kegagalan lolos ke Liga Champions akan berdampak besar secara finansial. Klub berpotensi kehilangan pemasukan puluhan juta euro yang sangat penting untuk aktivitas transfer musim panas mendatang.

Absennya Juventus di kompetisi elite Eropa juga bisa memengaruhi strategi transfer mereka. Sejumlah target utama kemungkinan sulit direkrut tanpa jaminan tampil di Liga Champions musim depan.

Pelatih Luciano Spalletti sendiri mengakui performa timnya saat kalah dari Fiorentina sangat mengecewakan. Ia menegaskan akan mengevaluasi dirinya lebih dulu sebelum menyalahkan para pemain atas hasil buruk tersebut.

Kini, seluruh harapan Juventus bergantung pada satu syarat utama: menang atas Torino. Setelah itu, Bianconeri hanya bisa menunggu keajaiban dari hasil pertandingan lain demi menjaga asa tampil di Liga Champions musim depan.

JuventusLiga Italia

Berita Terkini