5 Petinju Wanita Top Dunia (Bagian II)
Dunia tinju yang menampilkan banyak kekerasan, lebih identik dengan kaum lelaki. Namun hal ini tidak menghilangkan kemungkinan bagi kaum wanita untuk menggeluti olahraga tersebut.
Terbukti lima orang wanita ini mampu tidak hanya menggeluti dunia tinju, tapi juga menunjukkan prestasi di dunia tersebut.
Meski demikian, terjunnya mereka dalam dunia yang lebih banyak diisi oleh para lelaki, tidak menjadikan mereka berubah menjadi lelaki. Para atlet tinju ini tetap wanita yang tampil cantik, dan berpasangan dengan lelaki. Diantara mereka bahkan ada yang telah menikah dan memiliki anak.
Setelah sebelumnya INDOSPORT sajikan 5 petinju wanita hebat kelas dunia, berikut ini adalah lanjutannya.
1. Noriko Kariya
Karena Kakaknya adalah para pemain hoki profesional, Noriko Ann Kariya juga menekuni olahraga ini. Petinju asal Kanada ini memulai olahraga tinju secara tak sengaja saat dia kuliah di Amerika Serikat. Dia mengikuti latihan tinju untuk menjaga kebugaran tubuhnya, namun kemudian dia putuskan untuk diseriusi.
Kariya memulai karier profesionalnya sebagai petinju di tahun 2005. Sejauh ini, Kariya telah memenangkan 8 pertarungan dengan 2 kekalahan dan 1 kali seri.
2. Marcela Acuna
Penampilan impresif Marcela Eliana Acuna di atas ring membuatnya dijuluki sebagai La Tigresa, atau Harimau Betina. Meski ibunya adalah seorang Balerina profesional, Marcela justru tak tertarik dengan dunia tari. Di usia 7 tahun, dia telah menunjukkan minat pada beladiri dan mulai berlatih karate.
Di usia 12 tahun, dia telah mendapat ban hitam dan menjadi jawara karate Amerika Selatan dua tahun kemudian. Setelah menikah dengan pelatihnya dan hamil pada 1995, dia memutuskan untuk berhenti. Namun kecintaannya pada dunia beladiri membuatnya beralih menekuni tinju.
Sepanjang kariernya di dunia tinju, Marcela telah memenangkan 41 dari 48 pertarungan yang ia jalani, 6 kali kalah da 1 kali seri. Marcela memegang adalah pemegang gelar WBA, WBC dan WBO Super Bantam.
3. Laila Ali
Laila adalah anak dari petinju legendaris, Muhammad Ali. Sebelum terjun ke dunia tinju di usia 20, Laila menekuni manicure dan memiliki salon sendiri. Dia juga kuliah di bidang bisnis.
Laila menjalani laga pertamanya saat berusia 21 tahun. Sepanjang kariernya, dia mencatat menjalani 24 pertarungan tanpa sekalipun terkalahkan. Laila merupakan pemegang gelar juara Super Middleweight IBA pada 2002 dan Super Middleweight IWBF 2005.
4. Cecilia Braekhus
Petinju Norwegia kelahiran Colombia ini memiliki nama lengkap Cecilia Carmen Linda Braekhus. Sebelum terjun ke dunia tinju, Cecilia adalah jawara kick boxing Eropa dan Dunia.
Cecilia merupakan pemegang gelar juara kelas welterweight WBA, WBC, WBO, dan IBF. Pada 14 September 2014, Cecilia menjadi orang Norwegia pertama sekaligus wanita pertama sedunia yang memegang semua gelar tinju di kelas yang ia tekuni.
5. Natascha Ragosina
Natascha adalah petinju profesional asal Rusia yang sebelumnya menekuni kick boxing. Pada 1996 dan 1998, dia meraih gelar juara dalam kejuaraan Kick Boxing Eropa. Setelah serius menekuni tinju pada 1999, Natascha menjadi petinju terbaik Eropa pada 2003.
Pada 2009, dia mengalahkan petinju wanita juara dunia kelas heavyweight, Pamela London secara KO. Kemenangan tersebut membuatnya mendapat dua gelar kelas heavyweight WIBF dan WBF.
Sepanjang kariernya, Natascha memenangkan semua sabuk juara kelas super middleweight dan dua gelar heavyweight; IWBF, WIBF, WIBA, WBC, WBA, WIBC, dan Global Boxing Union. Natascha mencatat rekor tak terkalahkan dalam 22 pertandingan yang dia jalani, dengan 13 kemenangan diantaranya diraih dengan KO.