Manny Pacquiao dan Kekuatan Doa Mommy Dionisia
INDOSPORT.COM – Petinju Filipina Manny Pacquiao memang dikenal sebagai sosok yang taat agama. Sifatnya itu menurun dari sang ibu, Dionisia Dapidran-Pacquiao, yang bahkan membangun kapel atau gereja kecil di rumahnya. Sekitar 80 persen warga Filipina menganut agama Katolik, begitu pula dengan keluarga Pacquiao.
Kesuksesan di dunia tinju sempat menyeret Manny Pacquiao ke dalam gaya hidup yang urakan. Ia kerap berpesta dan bersenang-senang tanpa menghormati janji suci pernikahannya dengan Jinkee.
Di sisi lain, selayaknya seorang ibu, Dionisia tetap tak lepas dalam mendampingi langsung Manny ketika bertarung. Dalam beberapa kesempatan, justru wanita yang populer disebut Mommy Dionisia itu menjadi sosok yang mencuri perhatian.
Bagaimana tidak, ketika Manny sedang berjuang dengan melancarkan berbagai pukulan mematikan, sesekali kamera akan menyorot ke arah Mommy Dionisia. Apa yang dilakukan wanita berusia 71 tahun itu kadang membuat penonton mengerutkan dahi.
Pasalnya, Mommy Dionisia seperti terlihat serius merapalkan ‘mantra’, mengacung-acungkan rosario dan kartu bergambar tokoh suci, sambil sesekali menunjuk ke arah Manny dan lawannya yang sedang bergumul. Salah satu momen itu tertangkap kamera di laga Manny Pacquiao vs Lucas Matthysse di Malaysia pada 2009 silam.
Cuplikan momen Mommy Dionisia itu langsung viral di media sosial. Bahkan para netizen menyebut aksinya sebagai ritual voodoo. Namun ternyata ia hanya mendaraskan doa-doa, khususnya kepada Santo Nino, bukannya melontarkan mantra ke lawan anaknya.
Pindah Agama
Gaya hidup urakan Manny Pacquiao seketika berubah saat ia menemukan kepercayaan baru. Sekitar delapan tahun silam, Pacquiao mengaku sebagai Kristen yang terlahir-kembali.
"Saya mendengar suara Tuhan. Ketika saya mendengar suara-Nya, saya gemetar dan meleleh. Rasanya seperti saya sudah mati. Itu adalah pengalaman yang luar biasa," katanya ketika itu, dikutip dari Guardian.
Keputusannya untuk meninggalkan agama Katolik membuat sang ibu geram. Puncak kekesalan Mommy Dionisia tumpah ketika Pacquiao kalah secara mengejutkan dari petinju Meksiko, Juan Manuel Marquez, pada 8 Desember 2012. Pac-Man kalah KO dengan satu detik waktu tersisa di ronde keenam.
Kekalahan itu bahkan membuat para komentator menyarankan Pacquiao untuk segera pensiun dan lebih baik fokus ke karier politiknya.
Sementara itu, Mommy Dionisia tanpa tedeng aling-aling menyalahkan agama baru Manny Pacquiao sebagai biang keladi kekalahannya.
“Itulah yang dia dapatkan karena pindah agama. Sejak pendeta ‘Protestan’ masuk ke kehidupannya, dia tak lagi fokus di tinju. Mereka selalu berdoa dan Manny kekurangan waktu tidur,” tutur Mommy Dionisia kepada Inquirer Global Nation.
1. Agama sebagai Pegangan Hidup Manny Pacquiao
Meski masalah kepercayaan ini sempat membuat hubungan dengan sang ibu renggang, tetapi tak dapat dipungkiri Manny Pacquiao kini melakoni hidup yang lebih baik.
Sejak berpindah agama, Pacquiao meninggalkan gaya hidup lamanya yang sarat dengan perjudian, minuman keras, dan main perempuan. Meski begitu, kajian Alkitab yang sering berlangsung hingga larut malam membuat Pacquiao kehilangan waktu istirahat.
Namun sang pelatih, Freddie Roach, melihat keputusan Pacquiao ini merupakan hal yang bagus. Belasan tahun mendampingi sang petinju, ia sudah berkali-kali menyaksikan sederet ‘pencerahan’ yang dialami Pacquiao.
“Dia sangat berbeda dengan kebanyakan petinju. Dia selalu sibuk, seperti main basket di kampung dan sebagainya. Namun dia selalu berdiskusi tentang Alkitab saat kami terbang, bertanya apa makna dari ini dan itu. Kadang pertanyaannya bikin geli, tapi kadang masuk akal juga,” papar Roach, sebagaimana dilansir Guardian.
“Beberapa petarung mendalami agama, karena ini adalah bisnis yang keras. Mereka sering mencari sesuatu yang dapat dijadikan pegangan. Mungkin itulah mengapa ia melakukannya,” lanjut Roach.
“Dia dan istrinya kini lebih bahagia. Dia tak lagi berpesta dan minum-minum. Ia hidup sehat dan tak bermain-main dengan perempuan. Jadi ada banyak hal bagus yang terjadi.”
Kini Manny Pacquiao pun dikabarkan siap untuk naik ring lagi dan bakal melakoni superfight melawan Conor McGregor pada awal tahun 2021 nanti.