Lalui Kisah Hidup yang Berat, Aprilio Manganang Curhat di Media Sosial
INDOSPORT.COM - Mantan atlet voli, Aprilio Manganang mencurahkan isi hatinya setelah melalui perjalanan hidup yang berat.
Seperti yang telah diketahui, Aprilio Manganang dan sang kakak yang bernama Amasya Manganang mengidap penyakit hipospadia.
Dilansir dari Alodokter, Hipospadia adalah suatu kelainan yang menyebabkan letak lubang kencing (uretra) laki-laki menjadi tidak normal.
Penyakit tersebut membuat Aprilio Manganang dianggap sebagai perempuan. Sejak saat itulah Manganang mengalami kesulitan dalam hidupnya.
Kamis (29/07/21), mantan atlet voli itu mencurahkan isi hatinya melalui sebuah postingan di media sosial Instagram.
"Saya tau rasa sakit yang kamu jalanin selama ini. Tetapi kamu harus tau kamu membukakan jalan yang terbaik. Pasti mereka tidak tau apa yang kamu rasakan. Jujur kamu sangat kuat jalani perjalanan hidup kamu demi orang tua dan kamu sudah buktikan itu," tulis Aprilio Manganang.
"Dengan omangan-omongan yang sangat sakit, caci maki dan kamu sendiri gak bisa jadi diri kamu sendiri, tapi kamu bisa lewatin semua itu. Sampai kamu membuka mata ini, bahwa kamu layak untuk hidup lebih baik dan dihargai."
"Kamu membuktikan kesuksesan bukan berarti apa yang kita punya melainkan kebahagian jati diri dan hidup yang sesungguhnya, thanks Aprilia Santini Manganang," pungkasnya.
Aprilio Manganang memberikan apresiasi kepada dirinya sendiri yang telah melalui masa-masa berat. Kini Manganang menjalani jati diri yang baru sebagai laki-laki setelah melakukan operasi di RSPAD, Jakarta. Sang kakak, Amasya Menganang pun juga sudah melakukan hal yang sama.
1. Perjalanan Aprilio Manganang
Aprilia Manganang yang sudah pensiun sebagai atlet voli diketahui bergabung menjadi bagian dari TNI Angkatan Darat (TNI AD).
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Andika Perkasa, menyatakan secara resmi mengenai identitas baru Aprilia sebagai seorang pria.
Aprilia pun menjalani operasi yang dikenal sebagai corrective surgery sebanyak dua kali untuk mengobati kelainan hipospadia yang dialaminya sejak lahir.
Sejak masih aktif bermain voli, identas Aprilia Manganang sering dipertanyakan. Meski demikian, ia sudah menorehkan sejumlah prestasi di dunia voli.
Juara Proliga 2015 dan 2016 sudah pernah direngkuhnya. Manganang kemudian memutuskan untuk pensiun dari dunia voli pada 10 September 2020.