x

Hajar OG, Tundra Esports Buka Kampanye di Dota Pro Circuit dengan Manis

Rabu, 25 Januari 2023 16:55 WIB
Penulis: Fahri Atilla | Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
Tundra Esports pemenang The International 11 2022 di Singapura, kalahkan Team Secret. (Foto: Instagram@dota2)

INDOSPORT.COMTundra Esports nampaknya tidak mengendor sedikitpun usai berhasil menghajar salah satu tim raksasa, OG, pada DPC 2023.

Tundra Esports sendiri merupakan tim yang dijagokan dan membawa beban ekspetasi yang cukup berat setelah memenangkan gelaran The International 11 kemarin.

Meski begitu, lawan yang berhasil mereka kalahkan kali ini adalah tim yang juga dulunya pernah memenangkan The International Dota 2.

Tim OG merupakan salah satu tim tersukses di panggung Dota 2 dengan memenangkan The IIternational 8 dan The International 9.

Kemenangan beruntun mereka ini adalah yang pertama kalinya terjadi dalam sejarah The International Dota 2.

Baca Juga

Sayangnya, mereka gagal pada The International 10 setelah kalah 0-2 melawan Team Spirit yang pada saat itu akhirnya keluar sebagai sang juara.

Kembali dikalahkan sang juara, OG kini kalah telak atas Tunda Esports dengan skor 2 – 0 pada Dota Pro Circuit 2023.

Baca Juga

Tidak dapat dipungkiri bahwa OG tidak dalam performa mereka seperti halnya saat mereka menang The International 2 tahun lalu dengan hilangnya midlaner andalan mereka, Topson.

Topson sendiri merupakan midlaner terbaik yang pernah berseragam OG yang sekarang sudah bergabung dengan Old G.

Meski begitu, OG masihlah tim kuat yang kini bertengger di posisi lima sebagai tim terbaik di dunia dengan Tundra Esports tentu menjadi pemuncaknya.

Baca Juga

1. Tim yang Dipandang Sebelah Mata, Kini Mendominasi

Dota 2

Tundra Esports kini berada dipuncak sebagai tim Dota 2 terbaik di dunia setelah berhasil menyabet piala Dota 2 tertinggi, The International.

Mereka sebenarnya bukan tim yang dijagokan dan bahkan bisa dibilang sama sekali tidak diperhitungkan dalam gelaran TI 11 kemarin.

Dipandang sebelah mata, Tundra Esports ternyata malah berhasil menjadi kuda hitam pada TI yang berlangsung di Singapura tersebut.

Meski tak terkalahkan di Upper Bracket The International 11, para penonton masih menjagokan tim-tim besar daripada harus menaruh harapan pada tim antah berantah.

Team Spirit, Team Secret, dan Team Liquid tentu menjadi tim yang paling dijagokan dalam gelaran kemarin dan memang ketiga tim ini berhasil bermain apik.

Baca Juga

Terutama Team Secret yang akhirnya berhasil melaju ke final dengan lineup mereka yang sangat-sangat berpengalaman.

Sebut saja kapten mereka, Clement ‘Puppey’ Ivanov, yang selalu berhasil menembus gelaran The International yang tentu tidak mudah.

Baca Juga

Rekor 11 penampilan dari 11 gelaran The International ini juga menjadi yang pertama kalinya dalam sejarah Dota 2.

Namun, harapannya untuk mengangkat piala TI 11 kali ini harus dihentikan oleh Tundra Esports yang awalnya mereka anggap enteng.

Sebagai tambahan, Team Secret sendiri kini nampaknya akan turun ke divisi 2 setelah mengalami beberapa kekalahan memalukan dan bisa menjadi kala pertama Puppey absen dalam The International.

Sumber: player.one

eSportsDota 2Berita eSportsTundra Esports

Berita Terkini