x

Usai Raih Emas SEA Games 2021, Pelari Maraton Kritik Pedas Kepemimpinan Ketum Luhut Binsar Panjaitan

Jumat, 20 Mei 2022 13:01 WIB
Penulis: Martini | Editor: Prio Hari Kristanto
Odekta Elvina Naibaho, pelari putri peraih medali emas SEA Games 2021

INDOSPORT.COM - Usai meraih medali emas di SEA Games 2021, pelari maraton Indonesia, Odekta Elvina Naibaho memberi kritik pedas kepada Ketum Luhut Binsar Panjaitan.

Cabang olahraga atletik baru menyumbang dua emas kedua dari delapan target yang dicanangkan di gelaran SEA Games 2021.

Salah satu dari dua emas itu disumbangkan oleh Odekta Elvina Naibaho dari nomor maraton putri, hari Kamis (19/5/22) lalu.

Baca Juga

Setelah membuktikan jika ia berprestasi di tengah keterbatasan, barulah Odekta Elvina bicara. Ia memberi kritik pedas pada Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Panjaitan.

Menurut Odekta, kinerja Ketua Umum PB PASI tidak maksimal, berbeda jauh dengan saat kepemimpinan alm. Bob Hasan, Ketua Umum PB PASI sebelum Luhut terpilih.

Baca Juga

Odekta merasakan kekecewaan mendalam. Dia harus berjuang maksimal sendiri, serta bekerja keras meskipun tidak mendapatkan ganti biaya dari PB PASI selama dua bulan.

Odekta jelas merasa kecewa, karena sejatinya ia sudah mengorbankan emosi, materi, masa muda, dan juga keluarganya.

"Saya ingin menyampaikan bahwa jangan hanya peduli ketika kami berhasil, tetapi ketika gagal dibuang," blak-blakan Odekta.

Baca Juga

"Tolong untuk pengurus federasi (PB PASI) dan siapa pun yang bersangkut paut di kepengurusan," katanya kepada media.

Walau tidak secara blak-blakan menyebut nama Luhut, tapi sebagai Ketua Umum PB PASI, tentu ia juga ikut bertanggung jawab.


1. Odekta Berikan Emas, Baru Layangkan Kritik

Odekta Elvina Naibaho, pelari putri peraih medali emas SEA Games 2021

Ada banyak kritik pedas dan keluhan yang disampaikan Odekta Elvina Naibaho, terkait PB PASI yang mengalami kemunduran dari era sebelum Luhut Binsar memimpin.

Bahkan, Odekta membeberkan mulai dari urusan kecil seperti butuh untuk pijat, tapi fasilitas itu tidak diberikan oleh federasi.

Baca Juga

Kemudian, Odekta memilih untuk menyewa apartemen agar bisa tinggal di Jakarta dan fokus melanjutkan pemusatan latihan yang sebelumnya berlangsung di Pangalengan.

Tetapi, hal yang membuat Odekta terkejut, invoice tagihan pengeluarannya untuk sewa apartemen itu tidak diganti oleh PB PASI.

Baca Juga

Padahal, seperti diketahui, pasca MoU dengan Kemenpora, pembiayaan keperluan atlet sudah dibayar lewat rekening PB PASI.

"Namun, buat apa mempermasalahkan itu sebelum ada hasil," blak-blakan Odekta.

"Saya ingin memperlihatkan hasil dulu, dan pengorbanan saya akhirnya terjawab ketika saya ikhlas. Ini pelajaran buat mereka, ayo kerja sama-sama," ujar sang peraih medali emas.

Baca Juga

Bukan hanya Odekta, ada juga atlet lain yang enggan menyebutkan namanya, ia menilai bahwa ada perbedaan besar dari era Bob Hasan dan Luhut Binsar Panjaitan.

"Kalau dulu, kekurangan itu dipenuhi terlebih dulu, jadi latihan nyaman. Kalau boleh membandingkan, memang beda di era sekarang dengan saat ketua yang dulu."


2. Luhut Cs Belum Berikan Jawaban

Kongres PB PASI 2021

Sayangnya, saat coba dikonfirmasi awak media, manajer atletik untuk SEA Games 2021, Aulia Ibrahim Ilyas, belum memberi penjelasan terkait keluhan para atletnya.

Demikian juga dengan Sekjen PB PASI, Tigor Tanjung, yang sampai kini tak kunjung mengangkat teleponnya saat dihubungi. 

Memang, cabor atletik saat ini mengalami penurunan prestasi. Jika sebelumnya bisa meraih lebih dari tiga emas SEA Games, tahun ini hanya dua emas yang diraih.

Siapa yang patut disalahkan, Ketua Umum Luhut Binsar Panjaitan dan jajarannya, atau atlet yang telah bekerja keras dan berlatih sepenuh hati demi prestasi Indonesia?

SEA GamesLariMaratonPB PASISEA Games 2021Luhut B. Pandjaitan

Berita Terkini