Petarung Indonesia-Belanda Janji Banggakan Merah Putih

Petarung berdarah Indonesia-Belanda, Anthony "Archangel" Engelen menyatakan siap membela Tanah Air di ajang tarung bebas (MMA) One Championship di Jakarta Convention Center (JCC), 14 Januari mendatang, Senin (09/01/17).

Senin, 9 Januari 2017 09:00 WIB
Editor: Arum Kusuma Dewi
Thomson Reuters
Petarung kelas bulu berdarah Indonesia-Belanda, Anthony Engelen Copyright: Thomson Reuters
Petarung kelas bulu berdarah Indonesia-Belanda, Anthony Engelen

Petarung berusia 31 tahun ini akan berhadapan dengan petarung Malaysia, AJ "Pyro" Lias Mansor. Engelen pun mengaku tak sabar untuk mengharumkan nama Indonesia.

"Indonesia telah menjadi rumah bagi saya selama beberapa tahun terakhir. Melihat dan mendengar fans saya di Indonesia bersorak sebelum, selama, dan setelah pertarungan adalah hal yang menakjubkan," ungkap Anthony Engelen dalam keterangan tertulisnya.

Meski Engelen lahir dan besar di Ermelo, kota di Belanda, ia selalu merasa bangga setiap diberi kesempatan membawa warisan darah Indonesia-nya. Apalagi pertarungannya diselenggarakan di Jakarta.

"Untuk bisa mewakili setengah dari warisan darah saya dan membuat mereka bangga adalah dorongan yang sangat besar bagi saya dalam semua pertarungan. Apalagi karakter lawan juga cukup dikenal," tambahnya.


Anthony Engelen (kanan) saat melawan petarung Singapura, Christian Lee.

Melawan petarung veteran Malaysia, Engelen menjanjikan pertarungan menarik bagi para penggemarnya di Indonesia. Ia mengharapkan pertarungan baik dari Mansor yang kerap dipuji memiliki keunggulan dalam menyerang dan bergulat itu.

"Sama seperti semua pertarungan saya di masa lalu dan masa depan, saya mengharapkan pertarungan yang baik dan penuh hormat dengan lawan yang sama baiknya dan saya hormati. Saya pikir AJ Lias Mansor adalah petarung yang hebat dengan banyak pengalaman," ujarnya tentang Mansor.

Selain pertandingan Engelen melawan mansor, turnamen One Championship akan mempertemukan juara tuan rumah, Sunoto yang turun di kelas bantam menghadapi petarung Kamboja, Chan Heng.