All England 2017

Indonesia Cuma Dua Wakil di Perempatfinal All England, PBSI Angkat Bicara

  • Indonesia hanya punya dua wakil di perempatfinal All England 2017, yakni Kevin Sanjaya/Marcus Gideon dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
  • Susy Susanti mewakili PBSI menganggap terdapat peningkatan dari pebulutangkis Indonesia selama di All England 2017.

  • Jumat, 10 Maret 2017 14:33 WIB
    Editor: Ivan Reinhard Manurung
    Humas PP PBSI
    Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon salah satu wakil Indonesia yang lolos ke perempatfinal All England 2017. Copyright: Humas PP PBSI
    Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon salah satu wakil Indonesia yang lolos ke perempatfinal All England 2017.

    Pada babak pertama kejuaraan bulutangkis All England, Indonesia mengirimkan sebanyak 17 wakilnya yang terbagi ke dalam lima nomor, yakni tunggal putra/i, ganda putra/i, dan juga ganda campuran.

    Sayangnya pada babak pertama saja, sebanyak sembilan wakil Tanah Air langsung tersingkir dan gagal melangkah ke babak kedua. Salah satu wakil yang angkat koper adalah andalan di nomor ganda campuran, Praveen Jordan/Debby Susanto yang notabene meraih gelar juara di All England 2016.

    Praveen/Debby yang juara bertahan ganda campuran harus terhenti di babak pertama All England 2017.

    Kini, di babak perempatfinal sendiri, tercatat Indonesia hanya menyisakan dua wakil saja. Mereka adalah Kevin Sanjaya/Marcus Gideon dari nomor ganda putra dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dari nomor ganda campuran.

    Terkait banyaknya wakil Indonesia yang gagal melangkah ke babak perempatfinal, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PBSI, Susy Susanti akhirnya angkat bicara.

    Menurut wanita yang pernah meraih medali emas di Olimpiade 1992, meskipun banyak yang berguguran, pihaknya melihat para wakil Indonesia sudah menunjukkan permainan yang baik.

    "Sejauh ini pemain-pemain kita penampilannya cukup baik. Pada beberapa nomor bahkan ada peningkatan, seperti di tunggal putri dengan performa pemain-pemain muda seperti Fitriani dan Dinar Dyah Ayustine, walau pada akhirnya memang harus berakhir di putaran 16 besar," kata Susy seperti dikutip dari Antara.

    Kendati masih ada harapan gelar juara di nomor ganda putra dan campuran, Susy menegaskan atlet-atlet Indonesia tetap harus bekerja keras meningkatkan kualitas individunya untuk mengejar prestasi di gelaran-gelaran selanjutnya.

    "Sekarang kita harus terus fokus kerja keras untuk meningkatkan performa dan power dari atlet-atlet kita, sehingga semoga ke depannya lebih baik lagi di ajang berlevel setingkat All England," papar wanita kelahiran 11 Februari 1971 tersebut.

    Susy mengaku cukup puas dengan performa wakil Indonesia di All England 2017.

    Setelah All England, Susy juga menegaskan bahwa PBSI akan menyasar prestasi lagi pada beberapa turnamen yaitu Kejuaraan Dunia di Skotlandia, Piala Sudirman serta Kejuaraan Asia Junior dan Kejuaraan Dunia Junior bagi pemain pratama.

    "Kami dan seluruh masyarakat Indonesia juga saya kira, berharap pemain-pemain kita semakin banyak minimal bisa menembus delapan besar atau bahkan semifinal dan final di turnamen-turnamen ke depannya," tutup istri Alan Budikusuma tersebut.

    Tulis Komentar Anda