Ingin Berlaga di Level Asia, AFC Beri Syarat untuk Klub Indonesia

  • Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) dan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) melakukan pertemuan dengan agenda membahas lisensi klub yang berlaga di level Asia.
  • Pertemuan ini juga menelurkan 5 gagasan utama dalam menjawab permasalahan lisensi tersebut.

Sabtu, 4 Maret 2017 18:47 WIB
Editor: Rizky Pratama Putra
PSSI
Pertemuan PSSI dan AFC soal lisensi klub. Copyright: PSSI
Pertemuan PSSI dan AFC soal lisensi klub.

Pertemuan antara PSSI dan AFC yang diwakili Mahajan Vasudevan Nair sebagai Head of Club Licensing AFC dan Visakan Subramanian, Development Officer AFC sendiri berlangsung di Kantor PSSI, Grand Rubina, Kuningan, Jakarta Selatan. Sementara PSSI diwakili oleh Ade Wellington selaku Sekretaris Jenderal PSSI dan perwakilan dari klub yang akan berlaga di Liga 1 Indonesia.

Pertemuan ini membahas tindak lanjut perwakilan Indonesia yang ingin berkompetisi di Liga Champions Asia dan AFC Cup. AFC sendiri akan mewajibkan setiap klub Liga 1 untuk melakukan lisensi AFC untuk bertarung di kedua ajang tersebut.

Sementara PSSI telah melakuakn sosialisasi kepada perwakilan klub untuk segera mengambil lisensi. Tenggat pendaftaran lisensi AFC sendiri akan berlangsung 31 Oktober 2017 mendatang. 

Suasana pertemuan antara PSSI dengan perwakilan dari AFC.

Hal ini membuat klub Indonesia masih tidak akan tampil di level Asia pada tahun 2017 ini. Jika tidak ada lagi masalah, maka klub Indonesia baru bisa bertarung di level Asia pada tahun 2018 mendatang.

Berikut 5 poin hasil pertemuan AFC, PSSI, dan perwakilan klub Liga 1 Indonesia:

  1. Klub-klub di Indonesia membutuhkan lisensi AFC untuk dapat berpartisipasi di kompetisi Piala AFC dan Liga Champions Asia di tahun 2018.
  2. PSSI lewat pertemuan ini telah mulai mensosialisasikan kepada perwakilan klub mengenai persyaratan dan timeline yang harus dikejar oleh klub-klub agar dapat berpartisipasi di turnamen AFC tahun depan.
  3. Timeline pengajuan seluruh syarat yang dibutuhkan untuk mendapatkan lisensi AFC bagi klub-klub dimulai tanggal 1 April dan ditutup pada tanggal 31 Oktober 2017.
  4. Penerapan lisensi AFC ini sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas kompetisi, manajemen klub dan industri sepakbola Indonesia secara keseluruhan dan berkala untuk masa yang akan datang. 
  5. Terkait prakteknya, AFC akan kembali datang ke Indonesia di awal April untuk menjelaskan secara detail dalam pertemuan yang akan berlangsung antara PSSI-BOPI-Kemenpora, agar tidak terjadi salah tafsir terkait syarat-syarat yang dimaksudkan oleh AFC dalam proses untuk mendapatkan lisensi. 

Komentar