Liga 1 Indonesia

Komdis Kembali Bertaring, Manahati dan Boaz Absen Bermain

  • Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kembali menyidangkan sejumlah pelanggaran disiplin yang dilakukan pemain dan pelatih di kompetisi Tanah Air.
  • Manahti Lestusen mendapat hukuman sementara yang paling signifikan dalam putusan ini.

Jumat, 19 Mei 2017 07:16 WIB
Penulis: Zainal Hasan | Editor: Rizky Pratama Putra
Herry Ibrahim/INDOSPORT
Boaz Solossa (kanan) berbicara dengan Manahati Lestusen saat menjalani latihan bersama Timnas Indonesia. Copyright: Herry Ibrahim/INDOSPORT
Boaz Solossa (kanan) berbicara dengan Manahati Lestusen saat menjalani latihan bersama Timnas Indonesia.

Insiden pencekikan yang dilakukan Manahati Lestusen terhadap Marc Klok berbuah larangan bermain sebanyak 3 laga. Pemain PS TNI ini dinyatakan bersalah atas peristiwa yang terjadi pada laga melawan PSM Makassar, Senin (15/05/17) lalu.

Putusan tersebut merupakan hasil sidang Komdis PSSI yang berlangsung pada Kamis (18/05/17) kemarin. Dalam sidang kali ini sendiri, dipimpin langsung Ketu Komdis PSSI, Asep Edwin dan wakil Ketua Umar Husin, dan para anggota yakni Yusuf Bachtiar, Dwi Irianto, dan Eko Hendro Prasetyo.

Selain hukuman larangan bermain, Manahati juga mendapat denda. Pemain Timnas Indonesia ini terpaksa harus membayar denda sebesar Rp 10 juta akibat perbuatannya.

Selain Manahati, hukuman serupa juga dijatuhkan kepada Indra Setiawan, yang merupakan pemain Mojokerto Putra. Indra diketahui sengaja mengangkat kaki terlalu tinggi saat timnya bertemu dengan Mojokerto Putra.

Indra pun dijatuhi hukuman larangan bermain sebanyak 3 laga di Liga 2. Indra juga harus membayar denda sebanya Rp10 juta.

Boaz Solossa juga mendapat hukuman akibat ulahnya melakukan protes berlebihan kepada asisten wasit 2. Kapten Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura ini harus absen membela klubnya sebanyak 2 laga.

Insiden kontra Perseru Serui, Pemain PSM Makassar nyaril meninggal. Copyright: Muhammad Nur Basri/INDOSPORTInsiden kontra Perseru Serui, Pemain PSM Makassar nyaris meninggal.

Hukuman terberat justru diterima oleh pemain Perseru Serui, Mochamad Zawnuri yang melakukan sikutan kepada Reinaldo da Costa. Zawnuri harus menepi sebanyak 5 laga dan didenda Rp10 juta karena ulahnya yang membuat penyerang PSM Makassar tersebut masuk rumah sakit setelah menerima sikutannya.

Selain pemain, pelatih Borneo FC, Dragan Djukanovic, juga mendapat hukuman dari Komdis PSSI. Dragan dilarang menemani skuatnya dalam 2 laga ke depan dan mendapat denda Rp10 juta akibat melakukan protes berlebihan kepada wasit.