Timnas U-19 Pukul Perseden Denpasar, Indra Sjafri Sebut Dua PR yang Wajib Dibenahi

  • Timnas U-19 berhasil memukul Perseden Denpasar dengan skor 2-0 di laga uji coba.
  • Indra Sjafri belum puas dengan kemenangan 2-0 atas Perseden Denpasar.
  • Ia menyebut setidaknya ada dua pekerjaan rumah yang harus segera digarap.

Jumat, 19 Mei 2017 21:06 WIB
Editor: Gregah Nurikhsani Estuning
Herry Ibrahim/Indosport
Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri memantau anak asuhnya usai internal game di Lapangan ATang Sutresna, Cijantung. Copyright: Herry Ibrahim/Indosport
Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri memantau anak asuhnya usai internal game di Lapangan ATang Sutresna, Cijantung.

Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 berhasil memetik kemenangan di laga uji coba melawan Perseden Denpasar dengan skor 2-0 pada hari Jumat, (19/05/17). Kendati begitu, pelatih kepala Indra Sjafri merasa ada dua pekerjaan rumah yang wajib dibenahi.

Bertanding di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Skuat Garuda Muda membuka skor melalui Witan Sulaiman di pertengahan babak pertama. Feby Eka Putra lalu mengunci kemenangan lewat upaya Feby Eka Putra menit 79.

Usai pertandingan, Indra menilai jika anak asuhnya sudah bermain bagus. Hanya saja, ia masih menganggap skuat besutannya masih lemah di berbagai faktor, salah satunya adalah penyelesaian akhir.

"Saya pikir mereka sudah senang, nyaman bermain tetapi maklum anak muda jadi kurang bisa. Ini lawannya siapa, kita bukan main-main dia, tapi seolah-olah dimainin tapi akhirnya lawan main fox dan ada beberapa pemain yang harus diganti karena cedera. Ini yang harus kita perbaiki nanti," kata Indra.

Eks pelatih Bali United itu tak hanya geregetan dengan finishing touch. Ia melihat adanya komunikasi yang putus antara lini pertahanan dengan penjaga gawang.

"Yang kedua, organisasi defend dalam bertahan, komunikasi dengan penjaga gawang juga harus diperbaiki," sambungnya.

"Terus kiper keempat kita yang turun juga, karena memang tidak boleh sama kita pemain-pemain, karena ini latihan, bukan pertandingan resmi, dia dapat bola itu langsung ke depan dan itu tidak boleh dan itu komitmen kita, dan harus build up, kita mau belajar, dan risikonya itu, orang pressure, dia terlambat antisipasi dan bola dicuri lawan. Semua taktik pasti ada risikonya," ketus Indra lagi.

Keesokan harinya, Timnas U-19 akan melakukan pemulihan kondisi di hotel. Dilanjut dengan wisata pada siang sampai sore, Indra Sjafri dan timnya akan kembali ke Jakarta pada malam hari sekaligus menyudahi rangkaian pemusatan latihan di Bali.

Iklan

Tulis Komentar Anda