Pemilik Nomor 'Keramat' di Timnas U-19 Optimistis Pulangkan Thailand Lebih Awal

  • Timnas Indonesia U-19 lolos ke semifinal Piala AFF U-18 tahun ini usai menggasak Brunei di laga terakhir Grup B.
  • Di semifinal, Timnas U-19 akan bertemu Thailand. Namun hal itu dinilai tidak jadi masalah besar.  
Kamis, 14 September 2017 12:05 WIB
Penulis: Petrus Manus Da' Yerimon | Editor: Arum Kusuma Dewi
© Instagram @rachmatirianto
Kapten Timnas Indonesia U-19, Rachmat Irianto. Copyright: © Instagram @rachmatirianto
Kapten Timnas Indonesia U-19, Rachmat Irianto.

Timnas Indonesia  U-19 telah memastikan diri tampil di babak semifinal Piala AFF U-18 yang tengah berlangsung di Myanmar. Pada babak empat besar itu, Skuat Garuda Nusantara akan bertemu salah satu tim kuat, Thailand, Jumat (15/09/17) pukul 15.30 WIB di Stadion Thuwunna, Yangon.

Kepastian lolosnya Timnas U-19 terjadi usai anak asuh Indra Sjafri membantai Brunei dengan skor 8-0, Rabu (13/09/17) di partai terakhir Grup B. Hasil itu juga menempatkan Indonesia sebagai juara Grup B (ditemani Myanmar) dan akan berjumpa Thailand yang merupakan runner up Grup A.

Skuat Timnas U-19. Copyright: PSSISkuat Timnas U-19.

Meksi dihadapkan dengan lawan yang tidak mudah, kapten Timnas Indonesia U-19, Rachmat Irianto menegaskan ia dan rekan-rekannya tidak gentar. Pemilik nomor punggung 'keramat' 13 yang sering disebut angka sial itu optimistis Skuat Garuda Nusantara bisa memulangkan Thailand lebih cepat.

"Di semifinal, kami akan bertemu Thailand, kita tahu mereka tim kuat. Tapi kami optimistis dapat mengalahkan mereka," tutur Rian, sapaan akrab putra Bejo Sugiantoro itu.

Hal senada sebelumnya juga diungkapkan pencetak dua gol ke gawang Brunei, Witan Sulaeman. Pemain kelahiran Palu, Sulawesi Tengah itu mengaku tak peduli siapa pun lawan di semifinal. Witan menegaskan siap untuk membawa Indonesia ke partai final.

Witan Sulaiman selebrasi. Copyright: IstimewaWitan Sulaiman selebrasi.

"Malaysia atau Thailand yang jadi lawan di semifinal? Siapa sajalah, kami siap menghadapi siapa pun lawannya!" tutup Witan Sulaeman.