x

Pelatih Klub Eropa Kecam Aksi Terorisme di Surabaya, Ini Alasannya

Senin, 14 Mei 2018 17:07 WIB
Penulis: Annisa Hardjanti | Editor: Juni Adi

Surabaya hingga kini masih terus diselimuti duka setelah sejumlah ledakan akibat bom bunuh diri terjadi di sejumlah lokasi di Surabaya. 

Tak hanya sampai di situ, aksi oknum tak bertanggung jawab itu pun kembali terjadi pada Senin (14/05/18) pagi ini. Sebuah bom meledak di depan Mako Polrestabes Surabaya, tepatnya pada pukul 08:50 WIB.

Baca Juga

1. Disorot Pelatih Klub Eropa

Jhonny van Beukering

Tragedi tersebut rupanya banyak menarik perhatian dari bintang sepakbola yang wara wiri di klub Eropa. Salah satunya adalah pelatih klub Belanda, MASV yang juga mantan pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2012, Jhon van Beukering.

Lewat akun Instagram pribadinya, Jhon sendiri mengungkapkan keprihatinannya terhadap aksi terorisme yang terjadi di Surabaya hingga memakan korban nyawa tersebut. Ia berharap masyarakat di Indonesia tetap kuat dan tenang. 

Keprihatinannya itu berangkat dari sang nenek yang ternyata berasal dari Surabaya. Hal itu juga turut ia sampaikan dalam caption foto yang ia unggah di media sosialnya tersebut. "Stay Safe, Stay Strong. Pray for Surabaya," katanya di unggahan tersebut.


2. Menarik Simpati Bintang AS Roma

Radja Nainggolan vs Liverpool.

Bukan cuma Jhon van Beukering, bintang AS Roma Radja Nainggolan ikut prihatin. pesepakbola keturunan batak yang berkarier di Liga Italia pun menunjukkan sikap simpati melalui media sosial pribadinya.

Dirinya tidak menuliskan kata-kata di dalam postingannya tersebut. Namun gelandang AS Roma tersebut hanya mencantumkan hashtag ‘#PrayforSurabaya #PrayforIndonesia’ dengan emot tangan yang sedang berdoa.


3. Pelatih Persija Angkat Bicara

Jumpa pers Persija Jakarta jelang lawan Madura United: Pelatih Stefano Cugurra Teco dan Novri Setiawan.

Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco mengungkapkan rasa duka mendalam atas insiden ledakan bom yang terjadi di Surabaya. Teco memang memiliki ikatan emosional dengan Kota Surabaya. Sebab pria asal Brasil ini sempat mengabdi selama lima tahun di Persebaya Surabaya sejak 2003-2007.

Teco menilai kejadian ini mencoreng nama Indonesia di mata dunia. Baginya hal ini sangat merugikan bagi Indonesia. "Ini tidak bagus untuk nama Indonesia. Semoga tidak ada lagi kejadian seperti ini (bom)," ujarnya.

SurabayaBola InternasionalLiga BelandaJhonny van Beukering

Berita Terkini