Dihukum Dua Laga Tanpa Penonton, Ini Reaksi PSS Sleman
INDOSPORT.COM - PSS Sleman mendapat kabar kurang baik jelang lawatan ke markas Madura FC pada lanjutan Grup B babak 8 besar Liga 2 di Stadion Ahmad Yani, Sumenep, Senin (12/11/2018).
Komisi Disiplin (Komdis) PSSI melalui surat yang diputuskan, 8 November 2018 menghukum larangan penonton tim Super Elang Jawa memasuki stadion sebanyak dua pertandingan.
Artinya, skuat asuhan Seto Nurdiyantoro tak akan didampingi suporter setianya saat menjalani laga kontra Madura FC dan Persita Tangerang. Belum lagi, hukuman tersebut tidak dapat diajukan banding sesuai dengan Pasal 119 Kode Disiplin PSSI.
Hukuman tersebut buntut kericuhan yang terjadi setelah laga PSS vs Madura FC di Sleman, Selasa (6/11/2018). Saat itu, terjadi keributan di lorong menuju ruang ganti dan muncul kabar jika sejumlah pemain tim tamu saat itu mendapat pukulan dari oknum suporter.
Menanggapi hal itu, manajer PSS Sleman, Sismantoro, cukup kecewa dengan sanksi tersebut. Apalagi pihak manajemen tidak diperbolehkan banding sesuai dengan surat putusan.
"Ya memang disayangkan karena kami tidak didampingi penonton selama dua pertandingan. Bagaimana lagi dan kami harus menerima," ungkap Sismantoro, Jumat (09/11/2018).
Dia mengakui, larangan hadirnya penonton ke stadion, tentu akan merugikan timnya. Meski demikian, dirinya memastikan seluruh pemain akan tampil fight untuk memenangkan pertandingan.
"Apalagi di laga kandang terakhir melawan Persiraja Banda Aceh kami sudah bisa didampingi penonton," kata pria yang juga Lurah Candibinangun, Pakem, Sleman tersebut.
Terus Ikuti Berita Sepak Bola dan Berita Olahraga Lain Serta Serba-serbi Liga Indonesia di INDOSPORT.