x

2 Masalah Nyata AC Milan dalam Perburuan Gelar Scudetto

Rabu, 3 Maret 2021 13:16 WIB
Editor: Prio Hari Kristanto
Meski mampu memutus tren negatif di laga melawan Roma, AC Milan nyatanya belum sepenuhnya telah keluar dari masalah dalam perjalanan merebut gelar juara Liga Italia,

INDOSPORT.COM - Meski mampu memutus tren negatif di laga melawan Roma, AC Milan nyatanya belum sepenuhnya telah keluar dari masalah dalam perjalanan merebut gelar juara Liga Italia. 

AC Milan melakoni kebangkitan gemilang saat bertandang ke markas AS Roma di Stadion Olimpico. Pada laga pekan ke-24 Liga Italia itu, Milan sukses menang dengan skor 2-1. 

Respons positif ini diberikan setelah rangkaian hasil buruk yang menimpa Milan di Serie A dan Liga Europa. I Rossoneri kalah dua kali beruntun masing-masing dari Spezia (2-0) dan Inter Milan (0-3). 

Jika ditotal dengan laga kontra Red Star di Liga Europa, maka Milan cuma meraih 2 seri dan 2 kekalahan dari empat laga terakhir mereka. Dengan kata lain, untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, Milan gagal menang di 4 laga terakhirnya. 

Baca Juga
Baca Juga

Meski mampu memutus tren negatif di laga melawan Roma, AC Milan nyatanya belum sepenuhnya telah keluar dari masalah. Masih ada pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan oleh Stefano Pioli. 

Masalah ini pun bisa langsung dirasakan AC Milan menjelang partai pekan ke-25 kontra Udinese. Lagi-lagi AC Milan dihadapkan pada masalah terbesarnya musim ini, yakni badai cedera. 

Baru saja Zlatan Ibrahimovic dan Hakan Calhanoglu bisa bermain bersama-bersama untuk Milan, mereka sudah harus kembali menepi karena cedera. 

Melansir laman Sempre Milan, tiga pemain AC Milan harus absen dalam beberapa laga ke depan. Mereka adalah Zlatan Ibrahimovic, Hakan Calhanoglu, dan Mario Mandzukic. 

Tentu ini jadi kabar yang sangat buruk. Sebab liga sudah memasuki pekan ke-25 dan Milan kini tertinggal 4 poin dari Inter Milan di puncak. 

Itu artinya, tiap laga saat ini begitu penting untuk dimenangkan. Ketika Milan tidak bisa tampil dengan skuad terbaik, tentu akan menipiskan peluang mereka merebut gelar juara. 

Setidaknya, meski Ibrahimovic dan Mandzukic tak selalu mencetak gol, ketersediaan keduanya di lini depan bisa memberikan keleluasaan bagi Stefano Pioli dalam menyusun taktik. 

Baca Juga
Baca Juga

Apalagi, pekan depan AC Milan akan melakoni laga krusial babak 16 besar Liga Europa menghadapi tim kuat, Manchester United. Stefano Pioli saat ini dipaksa untuk memutar otak agar bisa membuat Milan tampil semaksimal mungkin. 


1. 2 Masalah Nyata AC Milan dalam Perburuan Gelar Scudetto

Pemandangan pertandingan Serie A Italia antara AS Roma vs AC Milan, Minggu (28/2/21).

Masalah berikutnya yang berpotensi menggagalkan usaha Milan merebut scudetto adalah merosotnya pertahanan AC Milan. Pada paruh pertama lalu AC Milan sempat menjadi tim dengan pertahanan terbaik di Liga Italia. 

Bahkan, sampai pekan awal tahun 2021 pertahanan Milan masih tergolong impresif. Namun dalam waktu satu setengah bulan terakhir gawang Gianluigi Donnarumma begitu mudah dijebol. 

Buruknya angka kebobolan Milan bukan berdasarkan akumulasi keseluruhan, melainkan per pertandingan. Untuk pertama kalinya pada musim ini, AC Milan kalah dengan kebobolan tiga gol, dan semua terjadi dalam waktu dekat yakni saat melawan Juventus (1-3, pekan 16), Atalanta (0-3, pekan ke-19), dan Inter Milan (0-3, pekan ke-24). 

Tiga kekalahan itu diderita dalam kurun waktu satu setengah bulan. Faktor cedera menjadi penyebab utama krisis lini belakang yang menimpa Milan. 

Namun, baru-baru ini terkuak fakta baru dari jebloknya pertahanan Rossoneri. Ironisnya, sosok yang patut disalahkan atas buruknya pertahanan Milan adalah sang kapten tim, Alessio Romagnoli. 

Romagnoli benar-benar mengalami kemerosotan performa tahun ini. Dalam kekalahan yang diderita Milan dari Spezia dan Inter, ada andil besar dari permainan buruk dirinya. 

Davide Calabria (kanan) dan Romagnoli berselebrasi usai AC Milan mengalahkan Sampdoria

Sebetulnya, tanda-tanda tersebut sudah terlihat sejak Romagnoli pulih dari cedera. Ia berulangkali kali gagal mengantisipasi tembakan atau pun bola operan lawan yang membahayakan gawang tim. Romagnoli juga begitu mudah terkena kartu. 

Untungnya Milan masih punya Fikayo Tomori. Bek muda yang baru didatangkan Milan dari Chelsea pada bursa transfer musim dingin itu mampu membayar kepercayaan yang diberikan Stefano Pioli. Ia tampil begitu impresif pada laga terakhir melawan Roma. 

Jelang kontra Udinese, pelatih Stefano Pioli diyakini bakal kembali memainkan Fikayo Tomori sebagai starter berduet dengan Simon Kjaer. 

Namun tetap saja, kehilangan Romagnoli tentu menjadi masalah baru bagi Milan. Selama ini Milan begitu bergantung pada performa terbaik dari Romagnoli. 

Dengan melempemnya penampilan bek Italia itu, Milan kini amat berharap banyak pada duet Fikayo Tomori dan Simon Kjaer. Jika salah satu dari keduanya cedera maka kekuatan lini belakang Milan akan kembali merosot. 

Semoga di sisa waktu ini Romagnoli dapat kembali menemukan sentuhan terbaiknya dan bisa kembali mengimbangi Tomori untuk menjadi andalan lini belakang AC Milan. Dengan begitu, pelatih Stefano Pioli bakal lebih tenang dalam meracik tim di persaingan juara Liga Italia.  

AC MilanAS RomaStefano PioliAlessio RomagnoliLiga ItaliaBerita Liga Italia

Berita Terkini