x

Masuk Skema Revolusi Barcelona Versi Laporta, Jordi Cruyff Beri Jawaban Mengejutkan

Selasa, 30 Maret 2021 13:03 WIB
Penulis: I Made Dwi Kardiasa | Editor:
Jordi Cruyff anak Johan Cruyff beri jawaban mengejutkan ketika diminta Joan Laporta untuk ambil bagian dalam revolusi raksasa LaLiga Spanyol, Barcelona.

INDOSPORT.COM - Revolusi sedang digalakkan oleh Joan Laporta untuk ikut serta membantu raksasa LaLiga Spanyol, Barcelona bangkit seperti sedia kala. Ambil bagian dari rencana itu, anak legenda Johan Cruyff yakni Jordi Cruyff beri jawaban ini.

Bukan suatu rahasia lagi krisis memang menyertai Catalan sejak beberapa tahun terakhir. Bukan cuma masalah minim prestasi saja, Lionel Messi dan koleganya menderita masalah finansial imbas hutang 1,2 miliar euro (Rp20 triliun).

Baca Juga
Baca Juga

Hasilnya? Sepak terjang tim tak seperti sedia kala ketika ditukangi oleh Ronald Koeman diawal musim. Bayang-bayang kegagalan pertahankan LaLiga Spanyol dan insiden memalukan dibantai 2-8 oleh Bayern Munchen di Liga Champions kerap menghantui mereka.

Tentu saja harapan satu-satunya saat ini ialah sosok pemimpin yang mampu mengayomi dan membimbing Barcelona kembali ke jalan yang benar setelah mundurnya Josep Maria Bartomeu. Laporta pun sukses menjabat kursi pemerintahan tertinggi lagi dalam ajang pemilu.

Sosok yang tak asing pada periode 2003-2010 ini nyatanya 'cerdik' memanfaatkan peluang mulai dari pemilihan pelatih seperti Frank Rijkaard hingga Pep Guardiola begitupun dengan staf kepelatihan terbaik. Tak heran, klub langsung mampu menangi 12 gelar juara.

Baca Juga
Baca Juga

Tak ayal, ia dipercaya oleh Messi sebagai orang nomor satu di Barca lagi setelah punya rencana jangka panjang membangkitkan tim. Mampu menyelesaikan masalah finansial, gagasan cemerlang datangkan Jordi Cruyff sebagai direktur olahraga yang baru.

Sebelumnya, ia sudah resmi tunjuk Mateu Alemany selaku mantan direktur olahraga Valencia untuk mengatasi permasalahan transfer. Namun, meski dapat mandat dari Laporta, Cruyff justru lebih memilih fokus di di Liga China bersama Shenzen FC.


1. Jordi Cruyff Ingin Menunggu Lebih Dulu Sebelum Gabung Barcelona

Impian Joan Laporta mengajak Jordi Cruyf jadi bagian dari skemanya di raksasa LaLiga Spanyol, Barcelona, harus menunggu sejenak.

Mengutip Football Espana dinukil dari Cadena Ser, Jordi Cruyff berkata: "Masa depan saya di Barca? Ayo kita tunggu dan lihat. Sekarang saya akan lebih fokus lebih dulu di China," merujuk kontraknya yang masih tersisa di sana.

Tak cuma itu, ada kans ia memang berminat untuk ambil bagian dari proyek besar Barcelona lewat komentarnya terkait Koeman. Jordi menyatakan: "Koeman sudah bekerja keras tidak cuma soal sepak bola setahun ini. Ia pantas dapatkannya."

Sama seperti ayahnya Johan yang meninggal 2016 lalu, mantan winger ini habiskan delapan tahun masa baktinya di Camp Nou dengan statistik 11 gol dalam 54 pertandingan. Setelah pensiun, ia punya pengalaman mumpuni sebagai direktur olahraga.

Sebut saja ketika gabung AEK Larnaca dan Maccabi Tel Aviv, berlanjut ke karier kepelatihan saat gabung Chongqing Dangdai Lifan, Ecuador, dan Shenzen hingga kini. Sosoknya sendiri diharapkan bisa jadi tangan kanan Koeman.

Terlepas dari potensi hadirnya Jordi Cruyff, Barcelona yang baru mulai tunjukkan tajinya ketika Ronald Koeman berhasil bangkit di LaLiga Spanyol. Siapa tahu? Era kepresidenan Joan Laporta benar-benar akan terulang lagi.

BarcelonaLaLiga SpanyolRonald KoemanPep GuardiolaJohan CruyffJoan LaportaJordi CruyffLiga SpanyolJosep Maria BartomeuSepak Bola

Berita Terkini