x

Barito Kena Comeback Lagi, Djanur: Asyik Menyerang, tapi Lupa Bertahan!

Sabtu, 16 Oktober 2021 09:15 WIB
Penulis: Martini | Editor: Indra Citra Sena
PSS Sleman vs Barito Putera.

INDOSPORT.COM - Barito Putera lagi-lagi menelan kekalahan di pekan ketujuh Liga 1 2021-2022 di Stadion Manahan Solo, Jumat (15/10/21) semalam. Mereka digebuk PSS Sleman 2-3.

Pelatih Barito Putera, Djajang Nurdjaman, kecewa lantaran anak asuhnya kebobolan tiga gol dan harus takluk dengan skor 2-3. Padahal, mereka memimpin terlebih dulu di babak pertama.

Laskar Antasari membuka skor lewat sepakan jarak jauh Beni Oktovianto memanfaatkan situasi buntu dari pemain asing, Rafinha, pada menit ke-17.

Namun, keunggulan Laskar Antasari tidak bertahan lama, sebab Irfan Jaya langsung menyamakan kedudukan tak sampai semenit kemudian (18').

Siapa sangka, lima menit berselang, Irfan Jaya lagi-lagi menjebloskan gol ke gawang Aditya Harlan. Kedudukan berbalik unggul 2-1 untuk PSS Sleman di babak pertama.

Memasuki babak kedua, Barito Putera pun mendapat harapan lewat sundulan Dandi Maulana yang berbuah gol, dan sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Baca Juga
Baca Juga

Nahas, kebiasaan Barito Putera kebobolan menjelang bubaran lagi-lagi muncul. Kali ini giliran Jose "Juninho" Barbosa yang membuat Aditya Harlan memungut bola di gawangnya pada menit ke-84.

Merasakan kekalahan kelima dari tujuh laga yang sudah dijalani di Liga 1 2021-2022, tentu menjadi beban tersendiri bagi pelatih Barito Putera, Djajang Nurdjaman, dan anak asuhnya.

"Hari ini kami kembali menelan kekalahan, saya pikir situasinya semakin kurang bagus untuk Barito Putera," ucap Djanur, sapaan akrabnya, dalam sesi konferensi pers pasca-laga, Jumat (15/10) malam.

Merasakan kekalahan kelima dari tujuh laga yang sudah dijalani Barito Putera di Liga 1 musim ini tentu menjadi beban tersendiri bagi Djajang Nurdjaman.

"Hari ini kami kembali menelan kekalahan, saya pikir situasinya semakin kurang bagus untuk Barito Putera, tapi kami bertekad untuk memperbaiki di pertandingan berikut. Kami belum menyerah," cetus Djanur. 

"Tadi karena ketidakdisiplinan pemain belakang kami, sehingga PSS bisa unggul 3-2. Padahal, setelah menyamakan kedudukan, kami menekan terus, tapi itulah sepak bola," lanjut pelatih berlisensi AFC Pro tersebut.


1. Berbenah Diri

Pelatih Barito Putera, Djajang Nurdjaman.

Djanur menjelaskan jika mereka sempat kehilangan konsentrasi, terutama setelah gol pertama PSS Sleman dan di menit-menit akhir. Hal ini akan menjadi evaluasi utama untuk tim.

Menurut Djanur, pemain Barito Putera terlalu asyik menyerang ketika keadaan berimbang 2-2, sehingga akhirnya langsung kecolongan gol dari Juninho di menit akhir pertandingan.

"Kami harus berbenah lagi, berbenah terus, terutama di sisi konsentrasi dan fokus yang selalu terjadi, seperti tadi, dua gol dalam kurun waktu tujuh menit," cecar Djajang Nurdjaman.

Baca Juga
Baca Juga

"Gol ketiga PSS terjadi saat kita sedang menekan, setelah menyamakan kedudukan, semua ingin terus menekan, sehingga lupa pertahanan padahal cuma satu orang," pungkasnya.

Dengan hasil ini, Barito Putera tertahan di zona merah rawan degradasi, menempati urutan ke-17 dari 18 total peserta Liga 1 2021-2022. Mereka baru mengoleksi empat poin dari tujuh pertandingan.

Barito PuteraDjajang NurdjamanPSS SlemanLiga IndonesiaLiga 1Bola IndonesiaBerita Liga 1Aditya HarlanBRI Liga 1 2021-2022

Berita Terkini