x

Pernah Dituduh Lakukan Match Fixing, Begini Pengalaman Suram Diego Michiels

Senin, 15 November 2021 11:35 WIB
Penulis: Martini | Editor: Indra Citra Sena

INDOSPORT.COM - Pembahasan mengenai match fixing atau pengaturan skor masih ramai di Indonesia. Begini pengalaman suram dari bek Arema FC, Diego Michiels.

Diego Michiels sudah bersinar sejak muda, dan kerap menjadi andalan di timnas Indonesia, termasuk saat Kualifikasi Piala Dunia 2014 saat menghadapi Bahrain.

Meski belum marak pengaturan skor, saat itu timnas Indonesia sempat dituduh melakukan praktek match fixing sehingga kalah telak 0-10 dari tuan rumah Bahrain.

Baca Juga
Baca Juga

"Saya belum pernah (ditawari ikut match fixing), tapi kita pernah kalah 10-0, kita kalah lawan Bahrain 10-0," curhat Diego Michiels saat jadi bintang tamu di Youtube KR TV.

Setelah kekalahan menyakitkan itu, skuat timnas Indonesia justru diperiksa oleh kepolisian internasional. Setiap pemain diinterogasi dan riwayat keuangan mereka pun diperiksa.

"Pas kita pulang ke Indonesia, tiba-tiba di Jakarta kita diperiksa sama interpol dari Inggris. Kita dikumpulkan di hotel, satu per satu harus masuk kamar," jelas Diego.

"Kita disuruh duduk di kamar gitu, mereka putar video pertandingan, mereka tanya, mengapa tidak begini, mengapa tidak lari. Kata saya, waduh, mending saya dapat uang saja kalau begini. Mereka tanya saya, kamu terima uang nggak, tidak ada, serius," jelasnya.

Baca Juga
Baca Juga

Bahkan, menurut Diego Michiels yang memiliki darah Belanda, pengalaman kalah 0-10 dari Bahrain membuatnya malu dan menjadi bahan olokan di kota kelahirannya.

"Sampai orang di Belanda ngetawain saya, sampai Belanda beritanya keluar, Indonesia kalah 10-0 buat Kualifikasi Piala Dunia," cetusnya.


1. Tak Terbukti

Latihan Timnas Indonesia di Turki

Namun, setelah penyelidikan oleh pihak kepolisian, Timnas Indonesia dinyatakan bersih dari match fixing, dan itu menjadi pengalaman suram bagi Diego Michiels.

"Saya nggak tahu kenapa waktu itu bisa kalah telak. Baru main berapa menit, kiper sudah kartu merah, mereka (Bahrain) juga dapat lima penalti. Tapi saya tidak takut, karena saya tahu di tim saya tidak ada yang aneh-aneh begitu," kenang Diego lagi.

Diego Michiels sendiri masih betah berkarier sebagai pesepak bola di usianya yang telah mencapai 31 tahun, walaupun ia sudah tak lagi dipanggil ke timnas Indonesia.

Diego MichielsPengaturan Skor Pertandingan (match fixing)Timnas IndonesiaLiga IndonesiaBahrainBerita Timnas Indonesia

Berita Terkini