x

Liga 1: Bos Madura United Puas, Kontrak Pelatih Brasil Diperpanjang?

Minggu, 3 April 2022 12:55 WIB
Kontributor: Ian Setiawan | Editor: Indra Citra Sena
Presiden Madura United, Achsanul Qosasi.

INDOSPORT.COM - Madura United kemungkinan besar tetap memakai jasa pelatih Fabio Araujo Lefundes untuk kompetisi Liga 1 2022-2023.

Sinyal itu tercermin dari program evaluasi yang dipaparkan tim pelatih bersama manajemen, Jumat (1/4/22), tepatnya respons dari bos Madura United sendiri.

Baca Juga

"Semua dijelaskan dengan detail akurat," tutur Presiden Madura United, Achsanul Qosasi melalui akun Instagram pribadinya, Sabtu (2/4/22).

"Kepentingan klub menjadi prioritas utama, karier pemain juga menjadi pertimbangan penting," sambung pria yaang akrab disapa AQ tersebut. 

Baca Juga

Lebih dari itu, Achsanul Qosasi bahkan sudah punya gambaran perihal bagaimana kekuatan timnya untuk musim depan. Dia percaya sepenuhnya kepada pemain-pemain pilihan Fabio Lefundes.

"Saya menyerahkan sepenuhnya kepada pelatih tentang pemilihan pemain untuk musim depan," ujar Achsanul Qosasi dengan mantap.

Baca Juga

Fabio Lefundes sendiri telah membuktikan kapasitasnya dengan mampu mengangkat prestasi tim. Madura United yang semula terjebak di zona degradasi secara perlahan menemukan jati dirinya.

Tangan dingin pelatih berkebangsaan Brasil itu berujung hasil yang cukup memuaskan. Fabio Lefundes membawa Laskar Sape Kerrab finis di peringkat ke-9 klasemen akhir Liga 1 2021-2022 dengan raihan 41 poin.


1. Perilaku Jadi Prioritas

Laga antara Borneo FC vs Madura United di BRI Liga 1, Jumat (25/03/22). Foto: ligaindonesiabaru

Achsanul Qosasi tak lupa menyisipkan misi dan visi penting bagi Fabio Lefundes jika memang bertahan sebagai pelatih Madura United.

"Kepada pelatih, saya hanya menitipkan syarat attitude harus menjadi pertimbangan utama dalam perekrutan pemain baru," ungkap AQ.

Baca Juga

Ya, tingkah laku pemain menjadi prioritas utama klub dalam mewujudkan rekomendasi Fabio Lefundes saat membentuk tim asuhannya musim depan.

"Pelatih berbicara tentang kebutuhan dan skema tim, saya berbicara tentang kehormatan dan marwah Madura United," jelas Achsanul Qosasi.

Baca Juga

"Keduanya harus bertemu dalam skill dan attitude. Itulah yang disebut dengan pesepak bola profesional," tuntas Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga tersebut.


2. Penghargaan Fair Play Liga 1

Skuat Madura United dalam pertandingan Liga 1 kontra Persebaya Surabaya.

Madura United mendapat penghargaan cukup bergengsi setelah dinobatkan sebagai tim paling fair play sepanjang gelaran Liga 1 2021-2022. 

Penghargaan tim fair play tersebut diberikan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada Kamis (31/3/22) malam. Pada acara yang sama juga dilakukan selebrasi juara yang dilakukan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar.

Dalam penghargaan itu, papan nama bertuliskan tim fair play diterima Kadek Raditya. Laskar Sape Kerrab juga diganjar hadiah berupa uang tunai sebesar Rp100 juta.

Baca Juga

"Kami berterima kasih yang setinggi-tingginya," bilang Chief Financial Officer Madura United, Ziaul Haq Abdurrahim melalui rilis klub.

Baca Selengkapnya

BrasilAchsanul QosasiMadura United FCLiga IndonesiaLiga 1Bola IndonesiaBerita Liga 1BRI Liga 1 2021-2022Fabio Araujo Lefundes

Berita Terkini