PSM Pindah Rumah ke Stadion BJ Habibie, Pelatih Portugal Terkesima Atmosfer Suporter
INDOSPORT.COM – Usai menjalani uji coba melawan Sulut United, pelatih klub Liga 1 PSM Makassar, Bernardo Tavares, terpukau dengan atmosfer suporter.
Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares sangat terkesima melihat atmosfer suporter yang memadati laga uji coba kontra Sulut United di Stadion BJ Habibie, Parepare, Senin (06/06/22) malam.
Pelatih asal Portugal ini takjub dengan loyalitas fans yang rela menempuh perjalanan kurang lebih 154 kilometer atau selama 4 jam demi menyaksikan klub idolanya beraksi di rumah barunya.
Oleh karena itu, skuat PSM Makassar tampil sangat spartan meski hanya mampu menang tipis 1-0 lewat gol tendangan jarak jauh Bryan Cesar di menit ke-54 di Stadion BJ Habibie, Parepare.
“Semangat pemain berkobar sepanjang laga karena dukungan suporter sangat fantatis. Pemain sangat menikmatinya,” ungkap Bernardo Tavares kepada redaksi INDOSPORT pasca laga.
“Sangat berbeda jika kami bermain tanpa kehadiran para suporter. Hari ini, suporter sangat-sangat luar biasa dan semua sangat senang,” tambah juru taktik berusia 42 tahun ini.
Sebagaimana diketahui, Stadion Andi Mattalatta alias Mattoangin yang merupakan kandang legendaris PSM Makassar sejak era perserikatan, telah rata dengan tanah sejak tahun 2020 lalu.
Rupanya, Bernardo Tavares sangat prihatin dengan nasib apes yang dialami oleh PSM Makassar yang hadus kehilangan rumahnya sejak dua tahun silam.
“Pemain kami sangat ingin bermarkas di sini agar didukung langsung oleh ribuan suporter. Kami ingin mewakili kota ini (Parepare) meski saya pikir itu hal yang cukup sulit,” tutur Tavares.
1. Jadi Opsi Utama Kandang Baru
Sekadar informasi, Kota Parepare juga memiliki klub sepakbola profesional sejak era perserikatan, yakni Persipare, yang pernah berlaga di Divisi 1 (Liga 2) musim 2007 silam dan kini mentas di Liga 3.
Adapun markas Persipare, Stadion BJ Habibie, yang dahulu bernama Gelora Mandiri, kini dijadikan opsi utama oleh PSM Makassar sebagai kandang untuk mengarungi Liga 1 2022/23.
Sebagai balasan atas antusiasme yang begitu tinggi untuk PSM Makassar, Bernardo Tavares pun dengan lantang menghaturkan terima kasih sebagai bentuk apresiasinya kepada seluruh suporter.
“Sebagai pelatih klub ini, saya harus mengucapkan terima kasih banyak untuk atmosfer luar biasa di uji coba tadi yang dihadirkan oleh para suporter,” ujar juru taktik berkepala plontos ini.
Setelah menggelar uji coba melawan Sulut United sekaligus uji kelayakan Stadion BJ Habibie, PSM Makassar langsung menatap turnamen pramusim Piala Presiden 2022 yang akan dimulai 11 Juni nanti.
2. Liga 1: Belum Sebulan Melatih PSM, Pelatih Portugal Sudah 'Dikerjai' Wasit
Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, mulai mendapat kesan buruk dari kinerja wasit Indonesia meski baru melakoni dua laga uji coba pramusim.
Sejak menggelar latihan perdana menyambut musim baru pada 11 Mei lalu, Pasukan Ramang telah menggelar empat uji coba untuk menyusun kerangka skuat.
Ada pun dua uji coba awal berlangsung di Bosowa Sport Center, Makassar, melawan klub Liga 3, yakni Persim Maros (4-0) dan OTP 37 FC (1-1).
Sementara dua laga uji coba selanjutnya diadakan di markas lawan, yakni Stadion Jatidiri milik PSIS Semarang, dan Indomilk Arena, kandang dari Persita Tangerang.
Menghadapi sesama kontestan Liga 1 2022-2023, hasil yang diraih PSM Makassar terbilang kurang memuaskan setelah digebuk 1-2 oleh Laskar Mahesa Jenar dan imbang 1-1 kontra Pendekar Cisadane.
Baca selengkapnya: Belum Sebulan Melatih PSM, Pelatih Portugal Sudah 'Dikerjai' Wasit